Sepakat Soal Tapal Batas, Bupati Touna dan Morut Teken MoU

Senin, 4 Agustus 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Sepakat Soal Tapal Batas, Bupati Touna dan Morut Teken MoU

Sepakat Soal Tapal Batas, Bupati Touna dan Morut Teken MoU

TOUNA, Suarautara.com – Pemerintah Kabupaten Tojo Una-Una (Touna) dan Morowali Utara (Morut) telah bersepakat terkait penegasan batas wilayah administrative yang ditandai dengan penandatanganan berita acara oleh kedua kepala daerah yang berlangsung di ruang kerja Bupati Morowali Utara, Senin (4/8/25).

Bupati Morut Dr. dr. Delis Julkarson Hehi, MARS., dan Bupati Touna Ilham Lawidu, SH, bersama jajaran perangkat daerah masing-masing. Dari Touna turut hadir Ketua TP-PKK Hajar Lawidu, Kadis PUPRKPR Hamid Lasodi, Kabid PIK Bapperida, Kabag Tata Pemerintahan, dan Kasubag Administrasi Kewilayahan. Sementara dari Morowali Utara tampak hadir Kaban BKPSDM, Kadis PUPR, dan Kaban BPKAD.

Penandatanganan kesepakatan ini sekaligus menjadi bagian dari proses Rencana Revisi Peraturan Menteri Dalam Negeri (Permendagri) Nomor 9 Tahun 2015 tentang Batas Daerah Kabupaten Morowali Utara dengan Kabupaten Tojo Una-Una. Dengan adanya kesepakatan ini, diharapkan substansi revisi regulasi tersebut akan memiliki dasar yang sah, kuat, dan diterima kedua belah pihak.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Bupati Morowali Utara, Dr. Delis Julkarson Hehi, menyampaikan bahwa penandatanganan ini merupakan tonggak sejarah yang sangat penting bagi kedua kabupaten.

“Hari ini adalah sebuah catatan sejarah penting bagi dua daerah, yakni Kabupaten Tojo Una-Una dan Kabupaten Morowali Utara. Setelah melalui proses yang sangat panjang, akhirnya kedua belah pihak sepakat dalam penentuan batas daerah. Alhamdulillah, puji Tuhan, ini sudah selesai,” ungkapnya.

Ia menegaskan bahwa kesepakatan tersebut membawa kejelasan hukum yang dibutuhkan masyarakat.

“Ini bukan hanya dokumen, tapi sebuah penegasan yang memberikan kepastian hukum mana wilayah Kabupaten Touna dan mana wilayah Kabupaten Morowali Utara. Dengan begitu, pembangunan, pelayanan, dan administrasi bisa berjalan lebih tertib dan terarah,” tegas Delis.

Senada dengan itu, Bupati Tojo Una-Una, Ilham Lawidu, SH, menyambut baik tercapainya penegasan tapal batas yang dinilai sangat krusial bagi masyarakat.

“Alhamdulillah, kegelisahan masyarakat Touna akhirnya terjawab. Ini adalah momen yang sangat penting, bukan hanya bagi pemerintah daerah, tetapi juga bagi masyarakat yang selama ini hidup dalam ketidakpastian administratif,” ucap Ilham.

Ia menambahkan bahwa penegasan batas ini akan memperkuat pelayanan publik dan menjamin hak-hak warga yang tinggal di perbatasan.

“Kita ingin semua masyarakat, terutama yang tinggal di wilayah perbatasan, mendapatkan kepastian dan rasa aman. Batas wilayah yang jelas akan berdampak langsung pada hak-hak dasar mereka, termasuk akses pelayanan dan pembangunan,” terangnya.

Bupati Ilham juga menyampaikan apresiasi yang mendalam atas sikap terbuka dari Pemerintah Kabupaten Morowali Utara.

“Ini adalah momen yang tidak bisa kami lupakan. Kami sangat mengucapkan terima kasih kepada Bupati Morowali Utara beserta seluruh jajarannya, serta kepada masyarakat Kabupaten Morowali Utara yang telah bersama-sama menunjukkan semangat kebersamaan dan keterbukaan. Ini bukan soal batas semata, tapi tentang bagaimana dua daerah bisa saling menghormati dan berjalan berdampingan demi kebaikan masyarakat. Semoga ini menjadi awal dari kerja sama lintas kabupaten yang lebih kuat dan produktif,” pungkasnya.

Dengan adanya penegasan batas ini, diharapkan tidak hanya memperjelas aspek administratif dan hukum, tetapi juga membuka ruang baru bagi sinergi pembangunan antar wilayah yang saling menghormati dan menguatkan.

Dalam suasana penuh kekeluargaan dan semangat kebersamaan, kedua bupati juga bersepakat membangun jalan akses penghubung antara wilayah Kabupaten Touna dan Kabupaten Morowali Utara. Kesepakatan ini mu…

Berita Terkait

Bupati Buol Hadiri Rakor Pencegahan Korupsi Pelayanan Publik Bidang Pertanahan se-Sulawesi Tengah
Hari Keenam Operasi Sar, Tim Gabungan Perluas Area Pencarian Ferdiyansyah di Perairan Teluk Tomin
Korban Penganiayaan, Kades Bongka Koy Serahkan Bukti Tambahan ke Polres Touna
Efisiensi Anggaran 2026, Pemkab Tojo Una-Una Tegaskan Komitmen Layanan Publik Tetap Prioritas
Polres Touna Ungkap 32 Kasus Narkoba Selama Januari–Juni 2026
Sosialisasi Hukum Pidana Dan Perdata, Kades Ihram: Wujudkan Desa Sadar Hukum
Antisipasi Bencana, Disdamkarmat dan BPBD Edukasi Mitigasi Kebakaran Saat Reses Ketua DPRD Tojo Una-una
Ketua BPD Bantuga Tegaskan Tidak Pernah Setujui Penjualan Sapi Pejantan

Berita Terkait

Rabu, 29 Juli 2026 - 12:46 WITA

Bupati Buol Hadiri Rakor Pencegahan Korupsi Pelayanan Publik Bidang Pertanahan se-Sulawesi Tengah

Rabu, 29 Juli 2026 - 11:38 WITA

Hari Keenam Operasi Sar, Tim Gabungan Perluas Area Pencarian Ferdiyansyah di Perairan Teluk Tomin

Jumat, 24 Juli 2026 - 19:44 WITA

Korban Penganiayaan, Kades Bongka Koy Serahkan Bukti Tambahan ke Polres Touna

Minggu, 19 Juli 2026 - 15:26 WITA

Efisiensi Anggaran 2026, Pemkab Tojo Una-Una Tegaskan Komitmen Layanan Publik Tetap Prioritas

Jumat, 17 Juli 2026 - 21:52 WITA

Polres Touna Ungkap 32 Kasus Narkoba Selama Januari–Juni 2026

Berita Terbaru