Elemen Masyarakat Tiloan Tolak Sekolah Jarak Jauh SMAN I Momonu di Panilan Jaya

Selasa, 28 Mei 2024

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SUARAUTARA.COM, Buol – Rencana pembukaan sekolah jarak jauh oleh SMAN 1 Momunu di Wilayah Kecamatan Tiloan, tepatnya di Desa Panilan Jaya Kabupaten Buol, Sulawesi Tengah mendapat penolakan keras dari seluruh elemen Masyarakat setempat.

Aksi penolakan itu datang dari tokoh masyarakat termasuk Camat Tiloan, Jufrin LS lamadang, SE, Kepala Desa, BPD, Kepala SMP, KUA, MUI, Ketua PGRI Tiloan, Kapospol Tiloan, Babinsa, Kepsek SMKN 1 Tiloan, Alumni SMKN 1 Tiloan, komite sekolah dan Forum Kepala Desa se Kecamatan Tiloan, yang dilaksanakan di Aula kantor Camat Tiloan,Selasa (28/5/2024).

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Alasannya peno;akan pembukaan sekolah jarak jauh itu dinilai tidak wajar karena jumlah angka kelulusan Tingkat SMP belum memenuhi untuk di buka kelas jauh dan hal ini nantinya akan mempengaruhi Sekolah Sederajat yang ada di Wilayah kecamatan Tiloan.

Isi tuntutan aksi penolakan tersebut menginstrusksikan kepada pihak SMAN 1 Momunu untuk menghentikan penerimaan Siswa Baru kelas jauh di Panilan Jaya, Kecamatan Tiloan.

Menurut Murapto, M Toa, S.Pd., selaku Kepala SMKN 1 Tiloan, mengatakan jika dilihat saat ini dari rasio tingkat kelulusan di SMP 1 Tiloan, SMP 2 dan SMP 5 Tiloan belum mencukupi untuk dibukanya kelas jauh sehingga hal ini dikawatirkan  justru akan mematikan minat masyarakat dan siswa kepada SMKN 1 Tiloan, sebagai sekolah tingkatan diatasnya, ” terang Murapto. Selasa (28/5/2024).

Sementara itu, Camat Tiloan, Jufrin LS Lamadang, SE pada kesempatan itu juga melayangkan surat langsung ke Dinas Pendidikan Provinsi Sulawesi Tengah atas penolakan pembukaaan kelas jauh SMAN 1 Momunu di desa Panilan Jaya. *ucan

Berita Terkait

Dugaan Mahar Alsintan Rp150 Juta Mencuat Mentan Amran Minta Kapolresta Banggai Usut Tuntas
Petani Mengadu Soal Pupuk Bersubsidi Mentan Amran Copot Manajer Pupuk di Banggai
Bagikan Kebahagiaan Bersama 50 Anak Yatim Pertamina EP Donggi Matindok Catat 1,7 Juta Jam Kerja Selamat
Puluhan Kontraktor dan Pelaksana Ikuti Rapat Pre Construction Meeting di Aula Kantor DPUPP Situbondo 
Penyaluran Bantuan Pangan (Bapang) Beras di Situbondo Alokasi Juli – September 2026 di Desa Paowan 
Terbitkan SE Nomor 20 Tahun 2026, Kemendikdasmen Lindungi Siswa Terdampak Karhutla
Lagi Sengketa Tanah Maahas Berujung Pengaduan Polisi Steven Lianto Laporkan Dugaan Penyerobotan
PWI Pusat dan Provinsi Sulteng  Nyatakan 18 Wartawan Kompeten Sekaligus UKW di Banggai Resmi Berakhir

Berita Terkait

Sabtu, 12 September 2026 - 00:32 WITA

Dugaan Mahar Alsintan Rp150 Juta Mencuat Mentan Amran Minta Kapolresta Banggai Usut Tuntas

Jumat, 11 September 2026 - 20:49 WITA

Petani Mengadu Soal Pupuk Bersubsidi Mentan Amran Copot Manajer Pupuk di Banggai

Jumat, 11 September 2026 - 14:49 WITA

Bagikan Kebahagiaan Bersama 50 Anak Yatim Pertamina EP Donggi Matindok Catat 1,7 Juta Jam Kerja Selamat

Jumat, 11 September 2026 - 09:47 WITA

Puluhan Kontraktor dan Pelaksana Ikuti Rapat Pre Construction Meeting di Aula Kantor DPUPP Situbondo 

Kamis, 10 September 2026 - 11:27 WITA

Penyaluran Bantuan Pangan (Bapang) Beras di Situbondo Alokasi Juli – September 2026 di Desa Paowan 

Berita Terbaru

Nasional

Jabatan Adalah Amanah yang Harus Dipertanggungjawabkan

Sabtu, 12 Sep 2026 - 12:49 WITA