SDN 2 Bokat Sosialisasikan Program Lima Hari Kerja Full Day School kepada Wali Murid

Selasa, 14 Oktober 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Suarautara.com, Buol — SDN 2 Bokat terus berinovasi dalam meningkatkan mutu pendidikan dan disiplin belajar siswa. Terbaru, sekolah ini melaksanakan sosialisasi penerapan sistem lima hari kerja atau full day school kepada para wali murid.

Kegiatan sosialisasi yang digelar di lingkungan sekolah tersebut dihadiri oleh kepala sekolah, dewan guru, dan puluhan wali murid. Kepala SDN 2 Bokat, Rahman A. Majid, S.Pd, menjelaskan bahwa penerapan sistem lima hari kerja ini resmi dimulai sejak hari Senin pekan lalu, dengan jam belajar berlangsung dari Senin hingga Jumat.

“Program full day school ini diharapkan mampu menumbuhkan kedisiplinan, tanggung jawab, dan semangat belajar anak-anak. Hari Sabtu dan Minggu mereka bisa lebih banyak waktu bersama keluarga,” jelas Rahman.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Dalam sosialisasi tersebut, pihak sekolah juga menegaskan bahwa jam masuk sekolah dimulai lebih awal. Para siswa diharapkan sudah tiba di sekolah sebelum pukul 07.10, karena apel pagi dimulai pukul 07.15. Sedangkan pada hari Jumat, kegiatan belajar selesai lebih awal, yakni pukul 11.30.

Selain membahas jadwal belajar, sekolah juga memperkenalkan program 7 Kebiasaan Anak Indonesia Hebat, yaitu:

  1. Bangun pagi

  2. Beribadah

  3. Berolahraga

  4. Makan sehat

  5. Gemar belajar

  6. Bermasyarakat

  7. Tidur cepat

Dalam sesi dialog, sejumlah wali murid menyampaikan pertanyaan dan saran, di antaranya terkait kesiapan sekolah dan porsi tugas rumah (PR) selama penerapan sistem lima hari belajar. Salah satu wali murid bernama Aco berharap agar sekolah tidak memberikan terlalu banyak PR agar anak-anak tidak kelelahan setelah pulang sekolah.

Menanggapi hal itu, Rahman menyampaikan bahwa pihaknya telah menyesuaikan beban belajar siswa.

“Kami akan mengurangi jumlah PR agar anak-anak tetap semangat belajar tanpa merasa terbebani. Yang biasanya sampai sepuluh tugas, sekarang dikurangi menjadi tiga atau empat saja,” ujarnya.

Sebagai Sekolah Pembina Kabupaten Buol sekaligus Sekolah Penggerak Kecamatan Bokat, SDN 2 Bokat terus berkomitmen menciptakan suasana belajar yang menyenangkan dan berkarakter.

“Kami percaya pendidikan bukan hanya soal nilai akademik, tetapi juga pembentukan karakter. Jika anak-anak dibiasakan disiplin, sopan, dan bertanggung jawab sejak dini, mereka akan tumbuh menjadi generasi hebat yang siap membangun bangsa,” tutup Rahman A. Majid, S.Pd   ]Martinus Palebangan]

Berita Terkait

Wakil Bupati Buol Canangkan Sensus Ekonomi 2026, Tekankan Akurasi Data untuk Kebijakan Daerah
Pemkab Buol Dorong Penyelesaian Konflik Koperasi Plasma Bukit Pionoto Lewat Musyawarah
Resmi Ditutup, Ini Daftar Lengkap Juara MTQ ke-31 Sulteng: Palu Juara Umum, Buol Masuk 10 Besar
Bupati Risharyudi Temui Wamenkop RI Guna Dorong Ekonomi Kerakyatan di Buol
Perkuat Ekonomi Daerah, Pemkab Buol Gandeng PIP Kemenkeu untuk Pembiayaan Sektor Produktif
Akselerasi Pembangunan Sekolah Rakyat, Pemkab Buol Kantongi Rekomendasi dari Sekjen Kemensos RI
Regu Fahmil Qur’an Buol Lolos ke Final MTQ Sulteng 2026 Usai Tekuk Morut dan Toli-Toli
Hari Pertama MTQ: Kafilah Kabupaten Buol Turunkan 13 Peserta Terbaik di Berbagai Arena Lomba

Berita Terkait

Jumat, 19 Juni 2026 - 17:11 WITA

Wakil Bupati Buol Canangkan Sensus Ekonomi 2026, Tekankan Akurasi Data untuk Kebijakan Daerah

Jumat, 19 Juni 2026 - 04:41 WITA

Pemkab Buol Dorong Penyelesaian Konflik Koperasi Plasma Bukit Pionoto Lewat Musyawarah

Minggu, 14 Juni 2026 - 08:29 WITA

Resmi Ditutup, Ini Daftar Lengkap Juara MTQ ke-31 Sulteng: Palu Juara Umum, Buol Masuk 10 Besar

Sabtu, 13 Juni 2026 - 14:25 WITA

Bupati Risharyudi Temui Wamenkop RI Guna Dorong Ekonomi Kerakyatan di Buol

Jumat, 12 Juni 2026 - 16:15 WITA

Perkuat Ekonomi Daerah, Pemkab Buol Gandeng PIP Kemenkeu untuk Pembiayaan Sektor Produktif

Berita Terbaru

Sastra Seni Budaya

Ngopi Bersama, Bangsa Berkarya: Ruang Dialog Kebangsaan dari Kota Batu

Rabu, 24 Jun 2026 - 22:51 WITA