Suarautara.com, Banggai – Respons cepat ditunjukkan Dinas Sosial Kabupaten Banggai dalam menangani warga yang tertimpa musibah kebakaran.
Kepala Dinas Sosial Kabupaten Banggai, Hariadi Bola, S.H., bersama tim tagana turun langsung ke Desa Lomba, Kecamatan Lamala, untuk menyalurkan bantuan sosial kepada keluarga yang terdampak.
Langkah tersebut merupakan tindak lanjut atas arahan Bupati dan Wakil Bupati Banggai agar pemerintah daerah hadir memberikan perhatian dan bantuan kepada masyarakat yang mengalami musibah.
Penyaluran bantuan dilaksanakan pada Senin, 26 Oktober 2026, dengan melibatkan tim Dinas Sosial, Taruna Siaga Bencana (TAGANA) Kabupaten Banggai, serta Tenaga Kesejahteraan Sosial Kecamatan (TKSK).
Kegiatan tersebut turut disaksikan Camat Lamala, Muhamad Saleh Padekes, S.Sos., pemerintah desa, serta petugas kepolisian dari Polsek setempat.
Berdasarkan laporan kejadian, kebakaran berlangsung sekitar pukul 12.40 WITA. Peristiwa itu mengakibatkan dua unit rumah terdampak dan lima anggota keluarga dilaporkan mengalami kerugian akibat musibah tersebut.
Salah satu rumah yang terbakar merupakan milik Yanto Kappe, 51 tahun. Api menghanguskan seluruh bagian rumah sehingga tidak ada barang yang berhasil diselamatkan. Dalam peristiwa tersebut, tidak dilaporkan adanya korban jiwa.
Kehadiran Dinas Sosial bersama unsur terkait menjadi bagian dari upaya penanganan awal terhadap warga yang terdampak bencana, terutama untuk membantu meringankan beban keluarga yang kehilangan tempat tinggal dan harta benda.
Melalui penyaluran bantuan ini, Pemerintah Kabupaten Banggai berupaya memastikan masyarakat yang mengalami musibah memperoleh perhatian dan dukungan untuk menghadapi kondisi darurat.
Sinergi antara Dinas Sosial, TAGANA, TKSK, pemerintah kecamatan, pemerintah desa, dan kepolisian juga menjadi bagian penting dalam mendukung penanganan bencana di wilayah Kabupaten Banggai.
Bagi warga yang tertimpa musibah, bantuan tersebut diharapkan dapat membantu memenuhi kebutuhan mendesak sekaligus memberikan dukungan agar mereka dapat kembali menata kehidupan setelah kebakaran.(AM’oks69).













