/1/
Yearning for Love
Poem by Rajesh Sharma
_
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
In memories,
she still resides,
A presence felt,
though unseen guides.
Longing heart,
with tears that dry,
Yearning for her, passing by.
Time may pass,
but memories stay,
Echoes of love, in every way.
Sorrow’s grip,
it slowly does fade,
Leaving space for memories made.
In silence, her voice I hear,
Whispers of love, dispelling fear.
A gentle breeze, that soothes my soul,
Comforting me, making me whole.
Though she’s gone,
her love remains,
A legacy, that still sustains.
Guiding light, in darkest night,
Illuminating life’s plight.
_
Hanumakonda District, India, August 24th, 2025
—
/2/
Before I Let You Go
Poem by Rajesh Sharma
_
You’re everything to me,
a love so true,
At one point in time,
I thought we’d make it through,
I really did believe,
with all my heart and soul,
That we were meant to be,
and our love would make us whole.
I don’t know at which point,
I stopped believing,
The doubts crept in,
and our love started deceiving,
But I held on tight,
with all my might,
Hoping that our love would shine,
and everything would be alright.
I tried my best,
to make this work,
to make us strong,
But love’s not always easy,
and sometimes it’s wrong,
You can’t force compatibility,
it’s a feeling that grows,
And when it’s gone,
it’s hard to make it show.
Before I let you go,
I hope you know,
That I gave it my all,
and I’m letting go,
Not with anger, not with hate, but with love and grace,
I’ll move on, and find my place, in a different, better space.
_
Hanumakonda District, Telangana State, India
November 11th, 2025
——-
About the Poet: Rajesh Sharma (Poetry-Pen International Community: PPIC; ACC Shanghai Huifeng Literary International Association: ACC SHILA)
Rajesh Sharma is a bilingual Poet from Telangana, India. He authored an English Poetry book entitled “Hey Honey”. Many of his poems have been published in various international anthologies. He works as a Junior Assistant in ZPHS B SHAYAMPET SCHOOL in Hanumakonda District of Telangana State, INDIA. Rajesh Rasma is prolific poets in ACC Shanghai Huifeng International Community (ACC SHILA) & Poetry Pen International Community (PPIC).
——
Indonesian Version
/1/
Rindu Akan Cinta
Puisi: Rajesh Sharma
Penerjemah (Inggris-Indonesia): Leni Marlina
_
Dalam kenangan,
ia tetap menetap,
Hadir tanpa tampak,
menuntun jiwa yang rapuh.
Hati yang merindu,
air matanya kering sendiri,
Menanti kehadirannya yang lewat bagai angin.
Waktu boleh berlalu,
namun jejaknya tertinggal,
Gema cinta yang terus berdenting,
tak pernah hilang.
Genggaman duka perlahan memudar,
Menyisakan ruang bagi kenangan yang lahir abadi.
Dalam sunyi,
aku mendengar suaranya,
Bisikan cinta yang menyingkirkan takut.
Angin lembut menyejukkan kalbu,
Menghibur, menyatukan, membuatku utuh kembali.
Meski ia tiada,
cintanya tetap hidup,
Warisan yang terus menopang langkahku.
Cahaya penuntun di malam tergelap,
Menerangi liku-liku hidup yang tersamar.
_
Hanumakonda District, India, August 24th, 2025
—
/2/
Sebelum Ku Lepaskan Dirimu
Puisi: Rajesh Sharma
Penerjemah (Inggris-Indonesia): Leni Marlina
_
Kau segalanya bagiku,
cinta yang tulus dan nyata,
Dulu aku percaya,
kita bisa menembus segala rintangan.
Aku sungguh yakin,
segenap hati dan jiwaku,
Bahwa kita ditakdirkan,
dan cinta ini akan menyatukan kita.
Aku tak tahu di titik mana, keyakinan itu memudar,
Keraguan merayap,
dan cinta kita mulai menipu.
Namun aku tetap bertahan, sekuat tenaga,
Berharap cahaya cinta kita masih bisa menuntun segalanya.
Aku berusaha sekuat hati, membangun kita,
memperkuat kita,
Tapi cinta tak selalu mudah, kadang salah arah.
Tak bisa memaksa keserasian, karena ia tumbuh perlahan,
Dan saat ia hilang,
sulit untuk dipertahankan.
Sebelum ku lepaskan dirimu,
ku harap kau tahu,
Aku telah memberikan segalanya,
kini ku melangkah pergi.
Bukan dengan amarah,
bukan dengan dendam,
tapi dengan kasih dan maaf,
Ku akan menemukan jalanku,
di ruang lain yang lebih terang dan damai.
_
Hanumakonda District, Telangana State, India
11 November, 2025
——
Tentang Penyair & Penerjemah

Rajesh Rasma (Penyair India & Leni Marlina (Penyair Indonesia) merupakan penyair yang produktif menulis sajak dan tergabung dalam ACC Shanghai Huifeng International Community (ACC SHILA) & Poetry Pen International Community (PPIC).

Leni Marlina lahir di Baso, Agam, Sumbar, dan berdomisili di Padang. Ia merupakan penyair, penulis, dan dosen di Program Studi Sastra Inggris, FBS UNP Padang (sejak 2006).
Karya-karya terbarunya meliputi buku kumpulan puisi tunggal “The Beloved Teachers” (2025), “L-BEAUMANITY: Love, Beauty, and Humanity” (2025), serta trilogi “English Stories for Literacy” (2024-2025). Selain menulis puisi, ia aktif menulis cerpen, esai, kritik sastra, ulasan karya sastra, serta menerjemahkan beragam teks sastra dan jurnalistik.
Leni menerima penghargaan Penulis Berprestasi 2025 dari persatuan penukis SatuPena Sumbar pada International Minangkabau Literary Festival ke-3 (IMLF-3), penghargaan ACC International Literary Prize 2005 dari ACC Shanghai Huiyu International Literary Creative Media Centre, penghargaan dari komunitas sastra “The Rhythm of Vietnam” 2025.
Leni ditunjuk dan dipercayakan sebagai Indonesian Poetry Ambassador untuk ACC Shanghai Huifeng Internatioanl Literary Association (ACC SHILA), sekaligus the ASEAN Directors for ACC SHILA Poets sejak tahun 2025. Di tahun yang sama, Leni ditunjuk dan dipercayakan oleh Capital Writers International Foundation sebagai National Director (Indonesia) untuk Panorama International Literary Festival (PILF) Januari-Februari 2026 di India. (Informasi acara selengkapnya: www.panoramafestival.org).
























