Pj Bupati Jusnan Periksa Kesehatan Bocah Viral Sebut Tidak Stunting

Jumat, 31 Mei 2024

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SUARAUTARA.COM, BOLMONG – Penjabat (Pj) Bupati Bolaang Mongondow (Bolmong) Jusnan Mokoginta, turun langsung melihat video bocah di desa Domisil, Kecamatan Sangtombolang, Jumat (31/5/2024).

Turut mendampingi Pj Bupati Bolmong, Kepala Dinas Ketahanan Pangan I Wayan Mudiyasa, Kepala Dinas Sosial Erni Mokoginta, Kepala Dinas Kesehatan I Ketut Kolak dan, Camat Sangtombolang Mansur Paputungan.

Bupati sendiri langsung turun memeriksa kesehatan bocah dan sambil bercakap – cakap dengan ibu kandung bocah yang baru berumur (18) tahun.

Saat diwawancarai sejumlah wartawan, Bupati Bolmong Jusnan Mokoginta, mengatakan kondisi kesehatan bocah baik-baik dan tidak ada potensi kekurangan gizi.

“Sejak bayi ini Viral kami dari Pemkab Bolmong sudah mengirimkan bantuan-bantuan. Dan hari ini saya datang melihat langsung,” katanya.

Jusnan menjelaskan bayi ini sudah diperiksa kesehatannya secara medis anak tersebut lahir 3,2 kilo gram dengan normal. Artinya sejak lahir dalam keadaan sehat. Kemudian saat ini berat badannya 7,9 kilo gram. Ketika dihitung – hitung bayi ini bukan tergolong kurang gizi atau stunting.

“Saya sudah melakukan pemeriksaan, anak bayi ini dalam keadaan sehat. Supaya tidak bias info bahwa kurang gizi. Hanya saja kondisi keadaan tempat tinggal yang tidak layak dihuni seorang bayi seperti ini,” ungkap Jusnan.

Kata Jusnan, Diperiksa seperti bunyi jantungnya baik, hanya masalahnya kondisi keluarga yang kekurangan. Kemudian bayi ini tidak lengkap di posyandu masalahnya apa kita belum tau harusnya bayi ini wajib ke posyandu.

“Jadi saya melihat bukan faktor makanan tapi kondisi air bersih dan mereka juga mandi di sungai. Karena faktor air bersih juga mempengaruhi kesehatan, tapi kami bila perlu kirimkan dokter untuk menangani,” ujar Jusnan.

Lanjut Jusnan, keberadaan bayi ini faktor dari problem sosial seperti kurangnya edukasi, tingkat pendidikan orang tua rendah, dan kawin muda.

“Saya bersyukur bayi ini Viral dan ini hanya sebagai pemicu agar kita pemerintah apalagi instansi terkait untuk lebih pekah terhadap kondisi di masyarakat,” pungkasnya.

Bupati dalam kesempatan itu, menyerahkan bantuan kepada keluarga berupa bahan pangan beras dan lain – lain. (Yono).

Berita Terkait

Edukasi Hukum Sejak Bangku Sekolah Polsek Lamala  Wayan Sukarman Jalankan Program Polisi Peduli Pendidikan
Kapolresta Banggai Sambangi Pura Agung Padma Buana Warga Keluhkan Solar hingga Narkoba
Hariadi Bola Gerakkan Tim Dinsos Yudi Serahkan  Bantuan Bupati Banggai Langsung pada Korban Kebakaran Paisubuloli
Dukung Ketahanan Energi Nasional DSLNG Sabet Penghargaan Komersialisasi Gas Domestik dari SKK Migas
Menembus Keterisolasian Dinsos Banggai Bawa Bantuan Layanan Kesehatan hingga Pendataan Warga
Dua Kelurahan Bersatu Bersihkan Sungai Soho, Wujud Dukungan Nyata Menuju Adipura Banggai
Jalan Dusun Krajan Diperbaiki, Babinsa Jatibanteng Ajak Warga Perkuat Gotong Royong
DINSOS SIGAP Hariadi Bola Gerak Cepat Jalankan Instruksi Bupati Salurkan Bantuan bagi Korban Kebakaran di Toili Jaya
Tag :

Berita Terkait

Senin, 2 November 2026 - 15:22 WITA

Edukasi Hukum Sejak Bangku Sekolah Polsek Lamala  Wayan Sukarman Jalankan Program Polisi Peduli Pendidikan

Senin, 2 November 2026 - 09:15 WITA

Hariadi Bola Gerakkan Tim Dinsos Yudi Serahkan  Bantuan Bupati Banggai Langsung pada Korban Kebakaran Paisubuloli

Minggu, 1 November 2026 - 21:55 WITA

Dukung Ketahanan Energi Nasional DSLNG Sabet Penghargaan Komersialisasi Gas Domestik dari SKK Migas

Sabtu, 31 Oktober 2026 - 19:56 WITA

Menembus Keterisolasian Dinsos Banggai Bawa Bantuan Layanan Kesehatan hingga Pendataan Warga

Sabtu, 31 Oktober 2026 - 15:17 WITA

Dua Kelurahan Bersatu Bersihkan Sungai Soho, Wujud Dukungan Nyata Menuju Adipura Banggai

Berita Terbaru