SUARAUTARA, Buol – Ketua Angkatan Muda Penggerak Partai Demoerat (AMPDD) Kabupaten Buol Sulawesi Tengah Dian Prasetyo, SH menyampaikan bahwa bersatu padu adalah harga mati untuk membangun pertanian nasional yang tangguh. Ketangguhan dan persatuan adalah kekuatan untuk melakukan pembangunan peradaban yang unggul sebagai eksistensi bangsa Indonesia lebih khusus di Sulteng dan Kabupaten Buol-Tolitoli.

Momen peringatan hari Sumpah Pemuda, harus dimaknai oleh generasi hari ini untuk menginternalisasi bagaimana para founding fathers telah membangun persatuan yang kokoh. “Mereka begitu hebat. Mampu melebur dalam keragaman suku, budaya dan agama demi satu tujuan besar bagaimana bangsa Indonesia bisa sejajar dengan bangsa-bangsa lain,” kata Dian Kamis (10/12/2022).
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Saat ini, salah satu tujuan besar persatuan yakni menyediakan kebutuham pangan di Indonesia dan Sulteng. Oleh karena itu, Dian melanjutkan, kiprah para pendahulu itu bisa dilakukan oleh generasi sekarang, utamanya stakeholders pertanian dengan terus berupaya memastikan ketersediaan kebutuhan bahan pangan pokok apalagi kedepan ini Sulteng termasuk kabupaten Buol dan Tolitoli adalah wilayah penyangga Ibu Kota Negara (IKN).
“Perjuangan itu tidak selalu mengangkat senjata. Kita berada di lapangan, di sawah-sawah, di kebun, itu nilainya sama saja dengan perjuangan yang telah dilakukan para pejuang kemerdekaan. Maka, hargailah para petani,” kata Dian Prasetyo.
” Semoga dengan peringatan hari sumpah pemuda ini bisa menumpukan rasa cinta kita sebagai pemuda kepada para petani di negeri ini untuk menujang ketahanan pangan sambut era globalisasi,” tutup Dian.
[erpe]






















