Pemkab Buol Jenguk 15 WNA Filipina Korban Terombang-ambing di Laut, Pastikan Perawatan Maksimal di RSUD Mokoyurli

Jumat, 23 Januari 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

BuolPemerintah Kabupaten Buol menunjukkan kepedulian kemanusiaan dengan mengunjungi dan menjenguk 15 warga negara asing (WNA) asal Filipina yang tengah menjalani perawatan medis di RSUD Mokoyurli, setelah diselamatkan dari kondisi terombang-ambing di laut selama 13 hingga 14 hari.
Dalam kunjungan tersebut, Wakil Bupati Buol bersama jajaran pemerintah daerah memberikan dukungan moral langsung kepada para korban, khususnya anak-anak dan perempuan yang terlihat mengalami luka bakar matahari (sunburn) pada wajah dan tubuh akibat paparan cuaca ekstrem di laut lepas.
Wakil Bupati Buol menegaskan bahwa aspek kemanusiaan menjadi prioritas utama pemerintah daerah dalam menangani peristiwa tersebut.
“Atas nama Pemerintah Kabupaten Buol, kami memastikan seluruh korban mendapatkan perawatan medis yang layak serta tempat bernaung sementara yang aman. Nilai kemanusiaan adalah hal yang paling utama,” ujar Wabup Buol saat berada di RSUD Mokoyurli.
Apresiasi untuk Nelayan Penyelamat
Pemerintah Kabupaten Buol juga menyampaikan apresiasi dan ucapan terima kasih yang mendalam kepada nelayan lokal, khususnya Moh Rusman alias Cici, yang dengan sigap dan penuh keberanian menyelamatkan para korban di tengah laut.
“Tindakan kemanusiaan yang dilakukan nelayan kita patut diapresiasi setinggi-tingginya. Tanpa kepedulian mereka, keselamatan para korban belum tentu dapat terjamin,” tambahnya.
Kondisi Korban dan Penanganan Medis
Diketahui, dari total 15 WNA tersebut, terdiri atas 7 orang dewasa dan 8 anak-anak/balita. Saat ditemukan, seluruh korban dalam kondisi lemas, mengalami dehidrasi, serta kelaparan akibat kehabisan bekal selama berhari-hari di laut.
Pihak RSUD Mokoyurli memastikan seluruh korban menjalani pemeriksaan kesehatan secara intensif, termasuk pemantauan kondisi gizi, cairan tubuh, serta penanganan luka akibat paparan sinar matahari.
Koordinasi Lintas Instansi
Pemerintah Kabupaten Buol juga menyatakan telah melakukan koordinasi lintas instansi dengan pihak Imigrasi, TNI Angkatan Laut, serta Kepolisian guna proses pendataan dan penanganan lebih lanjut, termasuk rencana pemulangan para WNA ke negara asal melalui mekanisme resmi.
“Kami terus berkoordinasi dengan instansi terkait agar seluruh proses berjalan sesuai ketentuan hukum dan tetap mengedepankan prinsip kemanusiaan,” tegas Wabup Buol.
Kunjungan ini menjadi wujud nyata komitmen Pemerintah Kabupaten Buol dalam menjunjung tinggi nilai kemanusiaan serta kepedulian terhadap sesama, tanpa memandang kewarganegaraan.
(Diskominfo/red)

Berita Terkait

Tingkatkan Kualitas SDM, BLK Buol Hebat Raih 5 Paket Pelatihan Vokasi dari BBPVP Makassar
Perkuat Karakter ASN, Pemda Buol Gandeng MUI Gelar Zikir dan Doa Bersama di Masjid Agung
Persiapan POPDA XXIV Sulteng 2026 di Buol Memasuki Tahap Akhir
BPBD Buol Salurkan Bantuan Logistik untuk Terdampak Gempa di Desa Busak Satu
Pemkab Buol Dorong Ekonomi Hijau Lewat Pengembangan Tanaman Hias dan Buah
Manfaatkan Lahan Kosong, Dinas Kominfo Buol Gelar Aksi Tanam Pangan Mandiri
SMPN 1 Biau Resmi Menjadi Pelopor Kawasan Tanpa Rokok Pertama di Kabupaten Buol
Ubah Paradigma, Wakil Bupati Buol Ajak Masyarakat Bangun Budaya Sadar Bencana

Berita Terkait

Jumat, 24 Juli 2026 - 18:38 WITA

Tingkatkan Kualitas SDM, BLK Buol Hebat Raih 5 Paket Pelatihan Vokasi dari BBPVP Makassar

Kamis, 23 Juli 2026 - 21:10 WITA

Perkuat Karakter ASN, Pemda Buol Gandeng MUI Gelar Zikir dan Doa Bersama di Masjid Agung

Kamis, 23 Juli 2026 - 07:09 WITA

Persiapan POPDA XXIV Sulteng 2026 di Buol Memasuki Tahap Akhir

Rabu, 22 Juli 2026 - 13:47 WITA

BPBD Buol Salurkan Bantuan Logistik untuk Terdampak Gempa di Desa Busak Satu

Selasa, 21 Juli 2026 - 06:02 WITA

Pemkab Buol Dorong Ekonomi Hijau Lewat Pengembangan Tanaman Hias dan Buah

Berita Terbaru

Sastra Seni Budaya

Cerpen: “Penulis di Kota Tak Bernama”

Minggu, 26 Jul 2026 - 07:34 WITA