Suarautara.com, Banggai – Pemerintah Kabupaten Banggai melalui Dinas Ketahanan Pangan menggelar Sosialisasi Komunikasi, Informasi, dan Edukasi (KIE) Keamanan Pangan 2025, Kamis (4/12/2025), bertempat di Hotel Santika Luwuk Selatan.
Kegiatan ini dibuka secara resmi oleh Sekretaris Daerah Kabupaten Banggai, Ir. Moh. Ramli Tongko, S.Sos., S.T., M.Si, mewakili Bupati Banggai.
Kegiatan turut dihadiri Kepala Dinas Ketahanan Pangan, Drs. H. Alfian Djibran, M.M., perwakilan OPD, narasumber, akademisi, pelaku UMKM, TP-PKK, dan peserta sosialisasi lainnya.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Dalam sambutannya, Kadis Alfian Djibran menekankan pentingnya kegiatan ini sebagai ruang bertukar pikiran dan memperkuat literasi masyarakat terkait pola konsumsi pangan sehat dan aman.
“Setelah pelatihan ini, kita harapkan peserta dapat memahami komunikasi dan edukasi pangan agar terbiasa mengonsumsi makanan yang sehat,” ujarnya.
Sekda Ramli Tongko saat membacakan sambutan Bupati mengatakan bahwa keamanan pangan adalah aspek fundamental dalam membentuk masyarakat yang sehat, produktif, dan berdaya saing. Hal ini menjadi prioritas pembangunan daerah tahun 2025.
Ia menegaskan bahwa pemerintah wajib memastikan sistem keamanan pangan berjalan efektif mulai dari produksi, distribusi, pengolahan, hingga konsumsi masyarakat.
“Dengan meningkatnya pemahaman masyarakat mengenai pangan higienis dan standar regulasi, kita berharap daya saing pelaku usaha pangan lokal juga semakin meningkat,” ucapnya.
Sekda Ramli mengajak peserta untuk mengikuti kegiatan dengan sungguh-sungguh sebagai langkah pencegahan pangan berbahaya, stunting, penyakit bawaan makanan, dan gangguan kesehatan lainnya.
Pemkab Banggai, kata dia, terus berkomitmen memperkuat pengawasan dan edukasi keamanan pangan melalui fasilitas pengujian, pembinaan, serta sistem pengawasan berbasis masyarakat.
(.AM’oks69 )






















