Pembangunan SKPT Telan Anggaran 800 Juta, Bupati : Akan Dijadikan Tempat Menyiapkan Ikan Sebelum Diekspor

Minggu, 13 Juni 2021

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

BIAK NUMFOR, SUARAUTARA.COM Progres pekerjaan bangunan Unit Pengelolaan Ikan (UPI) di Sentra Kawasan Perikanan Terpadu (SKPT) Kabupaten Biak Numfor terus dikebut dan diupayakan tuntas diakhir bulan Juni 2021 ini.
Pasalnya, unit pengelolaan ikan itu akan digunakan untuk menampung ikan dan meyiapkan ikan sebelum dikirim atau dimasukan ke Cold Storage (gudang pendingin/beku).
Kepala Dinas Kelautan dan Perikanan Kabupaten Biak Numfor Efendi Igirisa, S.Pi.,MM mengatakan, pekerjaan bangunan yang dijadikan sebagi UPI harus tuntas sebelum bulan Juli 2021. Pasalnya, bangunan yang dianggarkan kurang lebih sebesar Rp. 800 juta itu akan dijadikan sebagai tempat menyiapkan ikan yang akan dikirim atau diekspor ke luar negeri nantinya.
“Kalau tidak ada halangan, maka pengiriman perdana ikan ke luar negeri akan dilakukan sekitar bulan Juli, ya paling lambat awal Agustus, untuk itu maka bangunan untuk UPI harus selesai secepatnya dan saat ini pekerjaannya dikebut,” kata Efendi Igiriza disela-sela mendampingi Bupati Herry Ario Naap, S.Pi.,M.Pd memantau dari dekat perkembangan pekerjaan UPI di SKPT Biak, kemarin.
Ditempat yang sama, Bupati Herry Ario Naap mengatakan, pembangunan UPI merupakan salah satu bagian dari upaya mendukung keberadaan SKPT yang didalamnya sudah ada Cold Storage berkapasits 200 ton, dan secara khusus lagi untuk mendukung suksesnya rencananya ekspor ikan ke luar negeri yang akan dilakukan secara perdana dalam waktu dekat.
Demikian halnya, UPI tersebut juga akan menjadi bagian dari upaya meningkatkan produktivitas pengelolaan ikan di Kabupaten Biak Numfor, sehingga masyarakat nelayan diharapkan juga terus meningkatkan produktivitas hasil tangkapannya, karena pemerintah daerah bersama mitra terkait pada dasarnya siap menampung dan membeli ikan masyarakat secara langsung berapapun jumlahhnya.
“Keberadaan UPI tentunya akan memback up upaya peningkatan pengelolaan sector perikanan, ya salah satunya disiapkan untuk mendukung suksesnya ekspor ikan ke luar negeri, ya termasuk pengirim ikan ke sejumlah daerah di Indonesia, salah satunya ke Surabaya yang sudah mulai dilakukan,” tandas Bupati Herry Naap.(HUMAS)

Berita Terkait

Portal Pasar Simpong Diprotes Komisi III DPRD Banggai Minta Pemkab Evaluasi Kebijakan
Pemda Banggai Perkuat Keamanan Pangan Lewat Program Germas SAPA dan Sinergi Lintas Sektor
Tahap Akhir Seleksi JPTP Banggai Wabup Furqanuddin Dorong Lahirnya Pemimpin Birokrasi Teladan
Wabup Touna Apresiasi Bantuan Bank Indonesia untuk Pengembangan Desa Wisata
Bupati Touna Letakkan Batu Pertama Pembangunan Ruang Kelas Baru SD IT Al Wahdah
124 Calon Jamaah Haji Asal OKU Timur Resmi Dilepas
Pemerintah Pusat dan Daerah Perkuat Langkah Antisipatif Hadapi Bencana Elnino
Babinsa Suboh Bersama Warga Gotong Royong Bangun Saluran Air, Wujud Nyata Dukung Ketahanan Pangan

Berita Terkait

Sabtu, 25 April 2026 - 14:02 WITA

Portal Pasar Simpong Diprotes Komisi III DPRD Banggai Minta Pemkab Evaluasi Kebijakan

Sabtu, 25 April 2026 - 12:38 WITA

Pemda Banggai Perkuat Keamanan Pangan Lewat Program Germas SAPA dan Sinergi Lintas Sektor

Sabtu, 25 April 2026 - 12:28 WITA

Tahap Akhir Seleksi JPTP Banggai Wabup Furqanuddin Dorong Lahirnya Pemimpin Birokrasi Teladan

Sabtu, 25 April 2026 - 10:29 WITA

Wabup Touna Apresiasi Bantuan Bank Indonesia untuk Pengembangan Desa Wisata

Jumat, 24 April 2026 - 11:10 WITA

124 Calon Jamaah Haji Asal OKU Timur Resmi Dilepas

Berita Terbaru