Minta APH Sidik Lapangan Pondabo Desa Tutuyan

Senin, 4 April 2022

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kondisi Lapangan Pondabo di Desa Tutuyan Kecamatan Tutuyan Kabupaten Bolaang Mongondow Timur

Kondisi Lapangan Pondabo di Desa Tutuyan Kecamatan Tutuyan Kabupaten Bolaang Mongondow Timur

SUARAUTARA.COM, Boltim – Pembagunan Lapangan oleh raga ‘Pondabo’ di Desa Tutuyan Kecamatan Tutuyan, Kabupaten Bolaang Mongondow Timur (Boltim), Provinsi Sulawesi Utara (Sulut) yang menelan anggaran miliaran rupiah diduga bermasalah dan tidak sesuai Spec.

Pasalnya, lapangan yang dibangun belum berusian sepuluh tahun itu sudah lama disorot beberapa oleh LSM dan media hingga saat ini.

Konon katanya, proses pembangunan lapangan kebanggaan masyarakat desa Tutuyan itu diduga bermasalah dan beraroma korupsi, sehingga hal ini menjadi celah atau pintu masuk bagi Aparat Penegak Hukum (APH) untuk lakukan sidik terhadap oknum kontraktor maupun Kuasa Pengguna Anggaran (KPA) Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Boltim dinilai bertanggung jawab atas proyek itu.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Memang jika dikihat dari kasat mata, keberadaan bangunan fisiknya tidak selesai 100 %, apalagi penggunaan bahan kayu yang seharusnya menggunakan kayu kelas II, namun kenyataanya hanya kayu kelas III yang digunakan.

Tak hanya itu saja, Ring Balok kiri dan kanan tidak lurus, sehingga dapat membahayakan orang yang berada dibawahnya.

Untuk campuran speci pada Tembok di sisi lapangan, tak sesuai Spec, sehingga sudah dua kali Pagar tersebut roboh, dan terakhir roboh pada Sabtu (01/4/22).

Menurut masyarakat setempat, menyebutkan bahwa proyek tersebut terkesan asal jadi dalam pengerjaanya sehingga anggaran yang di gelontorkan miliaran rupiah pada pembangunan lapangan itu terkesan mubazir, ungkap warga setempat yang minta namanya tidak di publis.

Untuk diketahui, dahulu lapangan Pondabo sebelum di pugar, setiap sorenya selalu ramai dengan aktifitas olahraga dan selalu terawat, namun setelah di pugar oleh pemerintah daerah beberapa tahun lalu, lapangan itu sudah tidak pernah lagi ada aktifitas, bahkan terkesan terbengkalai, tegas warga.

 

(Rinto)

Berita Terkait

Portal Pasar Simpong Diprotes Komisi III DPRD Banggai Minta Pemkab Evaluasi Kebijakan
Pemda Banggai Perkuat Keamanan Pangan Lewat Program Germas SAPA dan Sinergi Lintas Sektor
Tahap Akhir Seleksi JPTP Banggai Wabup Furqanuddin Dorong Lahirnya Pemimpin Birokrasi Teladan
Pemerintah Pusat dan Daerah Perkuat Langkah Antisipatif Hadapi Bencana Elnino
Babinsa Suboh Bersama Warga Gotong Royong Bangun Saluran Air, Wujud Nyata Dukung Ketahanan Pangan
DANREM 044/Garuda Dempo Didampingi Bupati OKU Resmikan Jembatan Gantung Garuda di Desa Pusar, Buka Akses dan Dorong Perekonomian Warga
Wabup Furqanuddin Sampaikan LKP 2025 Kinerja PAD Banggai Naik Meski Transfer Turun
Proyek Air Bersih Desa Hunduhon Dua Kali Gagal Warga Desak Jalur Baru dan Transparansi
Tag :

Berita Terkait

Sabtu, 25 April 2026 - 14:02 WITA

Portal Pasar Simpong Diprotes Komisi III DPRD Banggai Minta Pemkab Evaluasi Kebijakan

Sabtu, 25 April 2026 - 12:38 WITA

Pemda Banggai Perkuat Keamanan Pangan Lewat Program Germas SAPA dan Sinergi Lintas Sektor

Sabtu, 25 April 2026 - 12:28 WITA

Tahap Akhir Seleksi JPTP Banggai Wabup Furqanuddin Dorong Lahirnya Pemimpin Birokrasi Teladan

Jumat, 24 April 2026 - 11:03 WITA

Pemerintah Pusat dan Daerah Perkuat Langkah Antisipatif Hadapi Bencana Elnino

Kamis, 23 April 2026 - 13:06 WITA

Babinsa Suboh Bersama Warga Gotong Royong Bangun Saluran Air, Wujud Nyata Dukung Ketahanan Pangan

Berita Terbaru