Puisi Anies Septivirawan: “Indonesia Raya dan Mercusuar Perdamaian Dunia”

Minggu, 26 April 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

‎Indonesia Raya dan Mercusuar Perdamaian Dunia

‎Seperti sepasang arwah dan jasad

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

‎Tubuhku adalah Indonesia

‎Indonesia adalah rumah besar

‎Bagi inspirasi, inovasi, kreasi, motivasi, dan intuisi

‎yang  datang dari ruang sepi

‎Seperti sepasang arwah dan jasad

‎Aku telah jatuh cinta

‎Kepada Indonesia, aku telah

‎Memadu kasih asmara dengan Indonesia

‎Aku selalu menjadi dokter penyembuh bagi tubuhku dengan obat -obat sajak  dalam ramuan puisi

‎Aku selalu menjadi polisi pengaman

‎bagi niat-niat jahat yang bersemayam

‎Di dalam otak dan beranda hati

‎Hanya demi tubuh yang bernama Indonesia

‎Aku selalu berdoa bagi kesehatan tubuh

‎Setiap selepas subuh

‎Agar bermanfaat bagi diri dan semesta raya, Indonesia untuk dunia

‎Sepetti sepasang arwah dan jasad

‎Aku adalah arwah

‎Tubuhku adalah Indonesia

‎Yang telah menikah dan beranak – pinak

‎Mereka bernama keberagaman

‎Rasa cinta ini semakin dalam

‎Kepadamu, wahai Indonesia dan keberagaman

‎Kata orang, keberagaman

‎Adalah anugerah dari Tuhan

‎: indah dan cantik, sexy dipandang,

‎namun kadang pahit dirasakan

‎Karena  pahit getir yang terkandung

‎Dalam keberagaman itu

‎Kadang kita rasakan

‎Ketika hujan tidak adil menyiram bumi

‎Ketika para petani mengeluh

‎Tentang mahalnya harga pupuk

‎Dan panen padi tak sesuai ekspektasi

‎Karena pahit getir yang terkandung

‎Dalam keberagaman itu

‎Menumbuhkan tunas – tunas kecewa dan luka

‎Karena pahit getir yang terkandung dalam keberagaman itu selalu

‎Melahirkan anak-anak sungai air mata

‎Anak-anak sungai itu

‎Tulus menghanyutkan sampah – sampah mimpi,  angan, dan harapan – harapan

‎Menuju samudera raya

‎Yang di tengahnya berdiri kokoh

‎Mercusuar perdamaian bagi dunia (*)

‎Situbondo, 23 Oktober 23

 

Berita Terkait

Usai PENAS XVII Gorontalo Kadis TPHP Subhan Lanusi Bersama Kabid PSP dan Sekretaris KTNA Kawal Kepulangan Kontingen Banggai Hingga Tuntas
KAPAK PATAH: Jerit Alam Dalam Performance Art Ki Syamsu Soeid
Banggai Kreatif Go Internasional Rastono Sumardi Dipercaya Menjadi Pembicara Seminar Puisi Internasional di Padang
Tabligh Akbar Toili Barat Hadirkan Ustadz Abey Ghifran Camat Bambang Abdullah Mengajak Masyarakat Merajut Silaturahmi dan Keimanan
Berkantor Langsung di Desa Camat Bambang Abdullah Wujudkan Pelayanan Cepat dan Efektif Melalui CAKRA DESA
Ngopi Bersama, Bangsa Berkarya: Ruang Dialog Kebangsaan dari Kota Batu
Jadi Narasumber IKAMAJA VII di Gorontalo Irwanto Kulap Ajak Generasi Muda Tingkatkan SDM Pertanian Lewat Program Magang Jepang
Ibu dan Anak Kompak Kenalkan Pakaian Budaya di HUT “KOSOT” Tempurejo, Raih Door Prize Unik

Berita Terkait

Sabtu, 27 Juni 2026 - 16:32 WITA

Usai PENAS XVII Gorontalo Kadis TPHP Subhan Lanusi Bersama Kabid PSP dan Sekretaris KTNA Kawal Kepulangan Kontingen Banggai Hingga Tuntas

Sabtu, 27 Juni 2026 - 05:49 WITA

KAPAK PATAH: Jerit Alam Dalam Performance Art Ki Syamsu Soeid

Jumat, 26 Juni 2026 - 23:09 WITA

Banggai Kreatif Go Internasional Rastono Sumardi Dipercaya Menjadi Pembicara Seminar Puisi Internasional di Padang

Kamis, 25 Juni 2026 - 23:29 WITA

Tabligh Akbar Toili Barat Hadirkan Ustadz Abey Ghifran Camat Bambang Abdullah Mengajak Masyarakat Merajut Silaturahmi dan Keimanan

Kamis, 25 Juni 2026 - 18:49 WITA

Berkantor Langsung di Desa Camat Bambang Abdullah Wujudkan Pelayanan Cepat dan Efektif Melalui CAKRA DESA

Berita Terbaru