Makanan MBG di SDN 2 Bokat Dikeluhkan, Ini Klarifikasi Kepala SPPG

Senin, 26 Januari 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Menu Telur Diduga Busuk Makanan Program MBG di SDN 2 Bokat Dikeluhkan (Foto Martinus SU)

Menu Telur Diduga Busuk Makanan Program MBG di SDN 2 Bokat Dikeluhkan (Foto Martinus SU)

Buol, Suarautara.com – Program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang dilaksanakan di SD Negeri 2 Bokat, Kecamatan Bokat, Kabupaten Buol, menuai sorotan dari para wali murid. Mereka mengeluhkan kualitas makanan yang dinilai tidak layak konsumsi serta penyajiannya yang dianggap kurang higienis.

Salah seorang wali murid SDN 2 Bokat berinisial MP mengungkapkan, anaknya sempat membawa pulang telur rebus dari menu MBG yang setelah diperiksa diketahui sudah tidak layak konsumsi.

“Telurnya busuk, baunya menyengat. Saya sempat merekam video kondisi telur busuk itu,” ungkap MP kepada Suarautara.com, Senin (26/1/2026).

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

MP mengaku khawatir dengan kondisi tersebut. Ia menilai pengelola dapur MBG dan Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) perlu lebih memperhatikan kualitas dan keamanan makanan yang diberikan kepada siswa.

“Kami sebagai orang tua tentu khawatir. Apalagi telur yang diberikan tidak dikupas, jadi tidak diketahui apakah kondisinya masih baik atau sudah busuk,” imbuhnya.

Sementara itu, pihak penyedia makanan atau dapur SPPG Bongo, Jefriyanto, saat dikonfirmasi media ini memberikan klarifikasi terkait temuan telur busuk tersebut. Menurutnya, telur yang diposting oleh salah satu wali murid tersebut dikonsumsi pada malam hari setelah dibawa pulang ke rumah, bukan saat dibagikan pada pagi hari di sekolah.

“Telur itu dikonsumsi malam hari, bukan saat pembagian MBG di sekolah. Jika ada laporan langsung pada saat pembagian, telur tersebut bisa langsung ditukar,” jelas Jefriyanto.

Jefriyanto (Kepala SPPG Bongo) Foto : Ist

Ia menambahkan, proses penyaluran menu MBG ke sekolah-sekolah dipantau langsung oleh dapur SPPG selaku penanggung jawab program hingga makanan diterima pihak sekolah.

“Jika ada menu yang tidak sesuai atau tidak layak konsumsi, seharusnya bisa ditindaklanjuti saat itu juga. Karena itu kami meminta pihak guru atau sekolah sebagai penyalur MBG agar ikut memperhatikan kondisi makanan,” tegasnya.

Jefriyanto juga menjelaskan bahwa sesuai standar operasional prosedur (SOP) program MBG, makanan yang dimasak harus dikonsumsi pada pagi hari di sekolah, dengan batas waktu konsumsi maksimal hingga pukul 10.00 WITA setelah disajikan.

“Makanan berpotensi terkontaminasi jika dibawa pulang ke rumah. Kami juga menyayangkan adanya unggahan di media sosial karena hal ini dapat merusak citra program MBG di mata masyarakat,” ujarnya.

Di sisi lain, para wali murid berharap pemerintah daerah dan instansi terkait segera melakukan evaluasi dan pengawasan lebih ketat agar kejadian serupa tidak terulang.

“Programnya sebenarnya sangat bagus jika dijalankan dengan benar. Tapi kalau makanannya justru membahayakan kesehatan anak-anak, tentu kami keberatan,” tutup MP.

Terpisah, Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Dikbud) Kabupaten Buol, Muhamad Singara, S.Ag., M.Si, saat dikonfirmasi Suarautara.com menegaskan bahwa pengelolaan dapur MBG yang berada di bawah pantauan SPPG harus dilakukan secara profesional dan teliti.

“Intinya, pihak terkait harus lebih profesional dan benar-benar selektif dalam menempatkan petugas yang bertanggung jawab pada pelayanan MBG di setiap sekolah,” singkatnya. [red]

Berita Terkait

Pemkab Buol Fasilitasi Pemasangan Jaringan Listrik Kementerian di Dua Desa
Pemkab Buol Teken MoU Pemanfaatan KIA untuk Tingkatkan Pelayanan Publik
Pastikan Pelayanan Optimal, Wakil Bupati Buol Gelar Sidak di RSUD Mokoyurli
Pemkab Buol Matangkan Persiapan Sholat Idul Adha 1447 H demi Kenyamanan Jamaah
Bupati Buol Beri Apresiasi Insan Pers di Hari Kebebasan Pers Sedunia 2026
Bupati Risharyudi Triwibowo: Generasi Muda Harus Jadi Agen Perubahan dan Penjaga Toleransi
Pemerintah Kabupaten Buol Gelar Upacara Hardiknas 2026
Dinas Perpustakaan Kabupaten Buol Dorong Transformasi Perpustakaan Desa Jadi Pusat Belajar Masyarakat

Berita Terkait

Jumat, 8 Mei 2026 - 16:08 WITA

Pemkab Buol Fasilitasi Pemasangan Jaringan Listrik Kementerian di Dua Desa

Kamis, 7 Mei 2026 - 10:12 WITA

Pemkab Buol Teken MoU Pemanfaatan KIA untuk Tingkatkan Pelayanan Publik

Selasa, 5 Mei 2026 - 19:23 WITA

Pastikan Pelayanan Optimal, Wakil Bupati Buol Gelar Sidak di RSUD Mokoyurli

Selasa, 5 Mei 2026 - 18:18 WITA

Pemkab Buol Matangkan Persiapan Sholat Idul Adha 1447 H demi Kenyamanan Jamaah

Minggu, 3 Mei 2026 - 11:51 WITA

Bupati Buol Beri Apresiasi Insan Pers di Hari Kebebasan Pers Sedunia 2026

Berita Terbaru

SITUBONDO

Sasar Aplikasi Judi Online, Kapolres Cek HP Anggota

Sabtu, 9 Mei 2026 - 15:32 WITA