Kreatif! Pemuda Disabilitas Asal Paleleh Ini Tuangkan Ide Kerajinan Lewat Batok Kelapa

Kamis, 8 September 2022

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Rahul Paungan (21), Pemuda penyandang Disabilitas dari Desa Paleleh, Kecamatan Paleleh, Kabupaten Buol Sulawesi Tengah (Sulteng).

Rahul Paungan (21), Pemuda penyandang Disabilitas dari Desa Paleleh, Kecamatan Paleleh, Kabupaten Buol Sulawesi Tengah (Sulteng).

SUARAUTARA, Buol – Keterbatasan ternyata bukan menjadi halangan untuk berkreasi. Nilai itu tampaknya diyakini betul oleh Rahul Paungan (21), Pemuda penyandang Disabilitas dari Desa Paleleh, Kecamatan Paleleh, Kabupaten Buol Sulawesi Tengah (Sulteng).

Pria yang akrab disapa Rahul ini, adalah seorang pemuda desa yang peduli terhadap lingkungan sekitarnya.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Ia menjadi motor penggerak dan motivator bagi penyandang disabilitas lain yang ada di kampungnya, namun hingga saat ini belum mendapat tersentuh bantuan dari pemerintah maupun pihak swasta dalam mengembangkan usaha kerajinan tangannya dengan mengandalkan bahan batok kelapa yang diolah menjadi pernak-pernik kebutuhan rumah tangga seperti tempat sendok, asbak, garukan, gelang, cincin dan jenis produk kerajinan lainnya.

Rahul kepada suarautara.com sedikit menceritakan dimana ia berinisiatif memberdayakan bahan batok kelapa lantaran untuk mengisi kekosongan sehari-hari dan merasa dirinya ada kekurangan namun Ia ingin berguna bagi keluarga dan orang lain.

Rahul berpesan kepada para penyandang Disabilitas lainnya untuk tetap berusaha dalam memenuhi kehidupan, meski sering dikucilkan dalam masyarakat dan bahkan tak sedikit mereka mendapat cibiran.

Rahul yang sejak lahir tidak bisa berjalan hanya dibantu dengan tongkat yang selelu setia mendampingi dirinya jika hendak beraktifitas dengan katerbatasan ini, Rahul tidak serta merta mengharapkan belasan kasihan dari orang lain, tapi tetap berusaha memenuhi kebutuhan hidupnya.

Adapun produk yang dibuat berasal dari limbah batok kelapa dan bambu yang disulap menjadi beraneka ragam kerajinan bernilai ekonomi. Mulai dari asbak, mangkok, dan lain sebagainya kemudian dijual dengan harga bervariasi.

Berkat keterampilan yang dimilikinya, saat ini Rahul mampu merancang batok kelapa menjadi kerajinan tangan yang lumayan bagus hasilnya dan dipasarkan melalui akun facebook miliknya.

Rahul anak ketiga dari empat bersaudara ini memulai membuat kerajian dari Batok kelapa dimulainya sejak tahun 2021 di masa-masa pandemic Covid 19.

Ia berharap dengan adanya kekurangan dirinya mampu memberikan kelebihannya bagi orang lain serta bermanfaat untuk amal Jariah di akhirat nanti.

Soh, bagi pembaca yang ingin memesan produk dari Rahul Paungan bisa langsung kea kun facebook @Rahulpengrajinbatokkelapa dengan nomor telfon/wa  di : 082290879604 atau datang langsung ke Desa Paleleh Kompleks Istana (red)

 

Berita Terkait

Danrem 132/Tadulako Brigjen TNI Suntara Wisnu Kunker ke Banggai dan Balut Perkuat Sinergitas TNI-Pemda
Kementan RI Dinas TPHP Banggai dan AKPY-BPDP-Ditjenbun Dorong Kompetensi SDM Tingkatkan Produktivitas TBS Pekebun
HUT ke-21 PEP Pertamina EP Donggi Matindok Field Berbagi Santunan untuk Anak Yatim
Petani Mengadu Soal Pupuk Bersubsidi Mentan Amran Copot Manajer Pupuk di Banggai
Bagikan Kebahagiaan Bersama 50 Anak Yatim Pertamina EP Donggi Matindok Catat 1,7 Juta Jam Kerja Selamat
PWI Pusat dan Provinsi Sulteng  Nyatakan 18 Wartawan Kompeten Sekaligus UKW di Banggai Resmi Berakhir
Sudah Tiga Hari BBM di Situbondo Langka, Harga Pertamax di Kios Tembus Rp 30 Ribu per Botol 
Bupati Banggai Amirudin Resmikan Kantor Desa Singkoyo Guna Peningkatan Kualitas Layanan Publik

Berita Terkait

Rabu, 16 September 2026 - 00:55 WITA

Danrem 132/Tadulako Brigjen TNI Suntara Wisnu Kunker ke Banggai dan Balut Perkuat Sinergitas TNI-Pemda

Senin, 14 September 2026 - 13:49 WITA

HUT ke-21 PEP Pertamina EP Donggi Matindok Field Berbagi Santunan untuk Anak Yatim

Jumat, 11 September 2026 - 20:49 WITA

Petani Mengadu Soal Pupuk Bersubsidi Mentan Amran Copot Manajer Pupuk di Banggai

Jumat, 11 September 2026 - 14:49 WITA

Bagikan Kebahagiaan Bersama 50 Anak Yatim Pertamina EP Donggi Matindok Catat 1,7 Juta Jam Kerja Selamat

Rabu, 9 September 2026 - 16:56 WITA

PWI Pusat dan Provinsi Sulteng  Nyatakan 18 Wartawan Kompeten Sekaligus UKW di Banggai Resmi Berakhir

Berita Terbaru