Kongres IX di Makassar Dinilai Gagal, Mesak Habari Cs Deklarasikan KP IPO LMND

Selasa, 27 Desember 2022

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Mesak Habari Didampingi Agung Trianto, Penggagas Komite Penyelamat Ideologi, Politik dan Organisasi Liga Mahasiswa Nasional untuk Demokrasi (KP-IPO LMND), pada saat Konferensi Pers, Jakarta 27 Desember 2022 di Caffe 1947.

Mesak Habari Didampingi Agung Trianto, Penggagas Komite Penyelamat Ideologi, Politik dan Organisasi Liga Mahasiswa Nasional untuk Demokrasi (KP-IPO LMND), pada saat Konferensi Pers, Jakarta 27 Desember 2022 di Caffe 1947.

SUARAUTARA, JAKARTA – Momentum pelaksanaan Kongres IX Liga Mahaiswa Nasional untuk Demokrasi (LMND) di Makassar, Sulawesi Selatan (Sulsel) telah membuka tabir kegagalan gerak Ideologi, Politik dan Organisasi LMND.

Selama 23 Tahun berdialektika, roh perjuangan sebagaimana tujuan awal LMND didirikan, di masa kepemimpinan Asrul dan Adina selama 3 tahun lamanya telah di padamkan dan dikhianati.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Demikian disampaikan Mesak Habari Penggagas Komite Penyelamat Ideologi, Politik dan Organisasi Liga Mahasiswa Nasional untuk Demokrasi (KP-IPO LMND), pada saat Konferensi Pers, di Jakarta 27 Desember 2022 tepatnya di Caffe 1947.

Lanjut Mesak, menyebutkan bahwa LMND sebagai organisasi gerakan yang memiliki kesadaran politik yang maju telah di mundurkan geraknya, oleh karena Pragmatisme dan subjektifitas, yaitu membawa LMND untuk kepentingan pribadi. Oleh karenanya, Kami dari Komite Penyelamat Ideologi, Politik dan Organisasi Liga Mahaiswa Nasional untuk Demokrasi (KP-IPO LMND) menilai serta mengevaluasi bahwa prinsip organisasi telah dilanggar.

“Dalam lapangan ideologi, beberapa catatan kawan-kawan KP-IPO, kegagalan kepengurusan kawan asrul dan kawan Adina. misalnya program ideologi berdasarkan ketetapan kongres tidak mampu dijalankan oleh Eksekutif nasional. Programatik ideologi yang di tetapkan pada kongres VIII Jakarta 2019 lalu. Budaya literatur dalam tubuh internal LMND yang mengendor akibat kurangnya kajian dan bacaan terhadap situasi Internasional maupun situasi Nasional,” ungkapnya.

Senada dengan Mesak Habari, Samsudin Saman Demosioner Eksekutif Nasional LMND mengatakan, Di bawah kepemimpinan politik Asrul, LMND telah dikerdilkan gagasan dan politiknya dengan terlibat aktif (mesra) dan terlalu mengutamakan kelompok konservatif dan elitis. Padahal, LMND adalah antitesa dari kelompok-kelompok konservatif itu. Sebagai organisasi politik mahasiswa ialah organisasi yang mempunyai kesadaran maju.

“Kesadaran yang maju itu telah di aktualisasi oleh kawan-kawan LMND dari seluruh daerah, dalam rapat Dewan Nasional (DN) menghasilkan suatu keputusan dalam menghadapi tahun politik 2024, LMND akan mengintervensi pemilu melalui partai alternatif yaitu Partai Rakyat Adil Mkamur (PRIMA), Dewan Nasional (DN) ialah ruang pengambilan keputusan tertinggi setelah kongres dimana Point itu juga telah di khinati dan tidak di jalankan secara organisasional,” ujarnya.

Kata dia, Semangat Mendegradasi gerakan LMND yang progresif itu dimanfaatkan, sampai dengan tidak di jalankannya kerja-kerja ideologi dan aktivitas politik sesuai dengan Konstitusi organisasi, dan ia pula telah meninggalkan kepentingan rakyat. Lemahnya pengelolahan organisasi telah menyebabkan ketidak maksimalnya dalam menjalankan prinsip-prinsip organisasi secara optimal.

“Adapun usaha melanggengkan cara-cara kotor yang berkhianat itu telah menemukan momentumnya dan terkuak melalui pelaksanaan Kongres IX LMND di Makassar. Pra-kondisi yang disiapkan terlihat jelas dan terkonfirmasi dalam pelaksanaan Kongres, baik dalam persidangan maupun di luar persidangan,” Jelasnya.

Septian Paat Demosioner Eksekutif Nasional menambahkan, Tindakan-tindakan intimidasi dan represi yang dilakukan terhadap kawan sendiri terlalu sering terjadi. Peserta yang adalah anggota dan representasi kolektif yang hadir, terlalu sering dijegal dan dibungkam untuk menyuarakan pendapatnya. Terutama terhadap poin-poin krusial dan prinsip dalam LMND.

“Hampir semua daerah menolak Kongres IX yang berlangsung di makassar awal Desember lalu dan tidak mengakui kepemipinan LMND sekarang yang tidak sesuai dengan Sentralisme Demokrasi Maupun Konstitusi organisasi (AD/ART),” ujarnya.

Kata dia, Kelompok kubuh kecil tersebut malakukan pembelotan Ideologi, Politik dan Organisasi LMND, Kegenitan tersebut semata untuk kepentingan dia sendiri, Kepemimpinan Muhammad Asrul dalam 3 Tahun terakhir tidak dapat uji dalam hal apapun, ia hanya melakukan kerja-kerja yang bersifat oportunis dan reaksioner.

“Oleh karena demikian sebagian besar Eksekutif wilayah, Eksekutif kota/kab yang tergabung dalam Komite Penyelamat Ideologi, Politik dan Organisasi Liga Mahasiswa Nasional untuk Demokrasi (KP-IPO LMND) sudah bersepakat serta membentuk Komite Penyelenggara Kongres (KPK), yang bertugas menyelenggarakan Kongres Persatuan pada bulan Februari. Kongres Persatuan ini sebagai sala satu cara menyatukan kembali Eksekutif wilayah yang pecah maupun yang sudah di bekukkan oleh kepemimpinan oportunis dan reaksioner,”Tegasnya.

Sikap ini kami siarkan, untuk memastikan dan menegaskan bahwa LMND akan terus ada di bawah panji-panji kebenaran, berdasarkan prinsip-prinsip organisasi, berada bersama rakyat tertindas dengan langkah demokratis

Berikut, kolektif Wilayah yang mendukung KP-IPO:

EW Aceh
EW Sumatera Utara
EW Sumatera Selatan
EW Lampung
EW Banten
EW DKI
EW Jawa Timur
EW Jawa Barat
EW Nusa Tenggara Timur
EW Nusa Tenggara Barat
EW Bali
EW Sulawesi Selatan
EW Sulawesi Barat
EW Sulawesi Tenggara
EW Sulawesi Utara
EW Sulawesi Tengah
EW Maluku Utara
EW Maluku
EW DIY
EW Gorontalo.

 

Editor : Uchan Panigoro

Berita Terkait

Jabatan Adalah Amanah yang Harus Dipertanggungjawabkan
Dugaan Mahar Alsintan Rp150 Juta Mencuat Mentan Amran Minta Kapolresta Banggai Usut Tuntas
Petani Mengadu Soal Pupuk Bersubsidi Mentan Amran Copot Manajer Pupuk di Banggai
Bagikan Kebahagiaan Bersama 50 Anak Yatim Pertamina EP Donggi Matindok Catat 1,7 Juta Jam Kerja Selamat
Semarak Hari Perhubungan Nasional 2026, KSOP Kelas IV Panarukan Gelar Beragam Kegiatan Bersama Stakeholder dan Masyarakat
Jaga Argopuro dari Amukan Api, Ws. Danramil Sumbermalang Perkuat Sinergi di Lapangan
Terpental, Rapat Formatur Pertama penyusunan Pengurus PBNU Melahirkan Kekecewaan yang Disikapi debgan Fitnah: PKB COME BACK
Terbitkan SE Nomor 20 Tahun 2026, Kemendikdasmen Lindungi Siswa Terdampak Karhutla

Berita Terkait

Sabtu, 12 September 2026 - 12:49 WITA

Jabatan Adalah Amanah yang Harus Dipertanggungjawabkan

Sabtu, 12 September 2026 - 00:32 WITA

Dugaan Mahar Alsintan Rp150 Juta Mencuat Mentan Amran Minta Kapolresta Banggai Usut Tuntas

Jumat, 11 September 2026 - 20:49 WITA

Petani Mengadu Soal Pupuk Bersubsidi Mentan Amran Copot Manajer Pupuk di Banggai

Jumat, 11 September 2026 - 14:49 WITA

Bagikan Kebahagiaan Bersama 50 Anak Yatim Pertamina EP Donggi Matindok Catat 1,7 Juta Jam Kerja Selamat

Jumat, 11 September 2026 - 10:54 WITA

Semarak Hari Perhubungan Nasional 2026, KSOP Kelas IV Panarukan Gelar Beragam Kegiatan Bersama Stakeholder dan Masyarakat

Berita Terbaru

Nasional

Jabatan Adalah Amanah yang Harus Dipertanggungjawabkan

Sabtu, 12 Sep 2026 - 12:49 WITA