Buol, Suarautara.com – Ketua Komite Sekolah SMAN 1 Biau, Abdullah As Mangge S,Ag M.Si mendukung penuh ketegasan kepala sekolah melarang siswa kelas XII untuk melakukan konvoi dan aksi coret-coret seragam sekolah saat kelulusan nanti.
Menurut Plt Kadis Kominfo ini ketegasan pihak sekolah merupakan hal yang patut di contohi, sehingga budaya konvoi dan aksi coret-coret tidak terjadi lagi di masa mendatang.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Ia juga menyampaikan terimakasih atas dedikasi para guru dalam mendidik siswa selama 3 tahun terakhir. Mereka menilai bahwa, pendidikan yang diberikan tidak hanya berfokus pada pengetahuan akademik. tetapi juga pembentukan karakter dan kecakapan.
Ia Juga menegaskan bahwa, kelulusan dari jenjang SMA bukanlah akhir, melainkan awal dari perjalanan panjang menuju masa depan.
“Melanjutkan pendidikan adalah jalan paling mudah dan ringan untuk mengubah situasi menjadi lebih baik. Pilihan bekerja boleh. Tetapi tetap kuliah. Jangan ikut-ikutan gaya orang yang tidak terdidik,” tegasnya saat menghadiri kegiatan

perpisahan bagi siswa kelas XII, Senin, (5/05/2025).
Sementara itu, Kepala SMAN 1 Biau, Dodi Supardi S.Pd, M.P.Kim menitipkan pesan kepada para siswa lulusan untuk jangan terlalu eforia untuk merayakannya kelulusan, karena ujian setelah ini akan lebih berat ke depannya.
Senada, Wakasek Kesiswaan, Ahmad S. Ajun, S.Pd menambahkan, pihaknya akan melaksanakan kegiatan penandatangan Kesepakatan bersama dengan Perwakilan Siswa Siswi yang telah Lulus untuk tidak Melakukan Konvoi atau Coret -ceret Baju saat pengumuman kelulusan dan akan memberikan sangsi tegas jika memang terdapat siswa atau siswi SMA 1 Biau yang berkonvoi dan melakukan aksi corat – coret.
“Tentunya akan ada administratif dari SMA 1 Buau yang akan diberikan meskipun sudah pengumuman kelulusan sebagai alumni ,” ucapnya.**
























