Kejari Kotamobagu Bidik Anggaran SKPD dan Dana Desa

Sabtu, 2 April 2022

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kepala Kejaksaan Negri (Kajari) Kotamobagu, Elwin Khahar SH MH

Kepala Kejaksaan Negri (Kajari) Kotamobagu, Elwin Khahar SH MH

SUARAUTARA.COM, Kotamobagu – Kejaksaan Negeri (Kejari) Kotamobagu memberi perhatian khusus pada kasus dugaan korupsi.

Pasalnya, kasus yang merugikan keuangan negara disinyalir marak terjadi di wilayah hukum Kejari Kotamobagu.

Demikian ditegaskan Kepala Kejaksaan Negri (Kajari) Kotamobagu, Elwin Khahar SH MH., dimana ia menegaskan bahwa pihaknya tidak main-main mengungkap dan mengusut tuntas kasus Tindak Pidana Korupsi. Sebab, masalah itu menjadi atensi kejaksaan dalam menjalankan penyelidikan serta penyidikan yang profesional sesuai SOP penanganan perkara.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Ada beberapa kasus Tipikor yang kami tangani saat ini. Kami fokus dan memprioritaskan penanganan kasus korupsi di wilayah hukum Kejari Kotamobagu,”ujar Khahar.

Elwin Khahar menambahkan, selain kasus yang sementara ditangani oleh pihaknya, kami akan segera mengusut sejumlah dugaan korupsi yang terjadi di sejumlah kabupaten yang ada di Bolmong Raya.

 “Kami akan usut setiap laporan masyarakat terkait Tipikor. Dan kami akan bekerja profesional dalam penanganan hingga kasus bisa bergulir di pengadilan,” tegas Khahar.

Dari Informasi diperoleh, Kejari Kotamobagu telah membidik sejumlah dugaan korupsi termasuk dana desa. Sebab, ditengarai dana desa diduga banyak di kebiri untuk kepentingan pribadi atau memperkaya diri sendiri.

Terkait informasi tersebut, Kajari Kotamobagu melalui Kasi Intel Meidi Wensen mengatakan, khusus dana desa pihaknya memberikan perhatian karena dugaan penyimpangan diduga kuat marak terjadi. Kabarnya, wilayah Boltim dan Bolmong rentan dengan dugaan tersebut.

“Memang semua kabupaten di Bolmong Raya mendapat perhatian. Tapi ada dua daerah sebagaimana informasi marak dengan tindakan penyimpangan dana desa. Kami akan segera melakukan penyelidikan dengan langkah awal pengumpulan alat bukti dan keterangan,” pungkas Wensen.

Diketahui, kasus yang kini ditangani Kejari yakni, KPU Boltim dan Dana Desa di wilayah Bolmong. Namun, tak menutup kemungkinan dalam beberapa waktu kedepan ada dugaan korupsi dana desa yang akan dilidik tim Kejari Kotamobagu. (**/Tim)

 

Berita Terkait

Sekretaris Kota Kotamobagu Buka Lomba Inovasi Daerah Dan Caoching Clinic Inovasi 
Walikota Kotamobagu Pimpin Upacara Harganas Ke-33
Wakil Walikota Kotamobagu Dorong Keterlibatan Generasi Muda Dalam  Sektor Pertanian
Sahaya Laksanakan Supervisi Dengan UPTD PPA
Terbatasnya Anggaran, Dinas PUPR Kotamobagu Tetap Bangun Infrastruktur Jalan
Pemkot Kotamobagu Menghimbau Masyarakat Memanfaatkan Posyandu Sebagai 6 SPM
Aksi Kekerasan dan Perusakan Kendaraan Alfa Tora Terancam Hukuman Penjara
Proyek Pembangunan Terbenggalai, Pemerintah Daerah dan Dinas Pertanian di Minta Bertanggung Jawab

Berita Terkait

Selasa, 30 Juni 2026 - 21:57 WITA

Sekretaris Kota Kotamobagu Buka Lomba Inovasi Daerah Dan Caoching Clinic Inovasi 

Senin, 29 Juni 2026 - 19:52 WITA

Walikota Kotamobagu Pimpin Upacara Harganas Ke-33

Senin, 29 Juni 2026 - 17:21 WITA

Wakil Walikota Kotamobagu Dorong Keterlibatan Generasi Muda Dalam  Sektor Pertanian

Senin, 29 Juni 2026 - 17:16 WITA

Sahaya Laksanakan Supervisi Dengan UPTD PPA

Rabu, 24 Juni 2026 - 20:55 WITA

Terbatasnya Anggaran, Dinas PUPR Kotamobagu Tetap Bangun Infrastruktur Jalan

Berita Terbaru