Kapolda Sumsel Pastikan Pengamanan Mudik Humanis, Teknologi dan Personel Dioptimalkan

Kamis, 19 Maret 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

PALEMBANG — Kapolda Sumatera Selatan Irjen Pol Dr. Sandi Nugroho memimpin langsung Analisa dan Evaluasi (Anev) Konsolidasi Operasi Ketupat Musi 2026 sebagai bagian dari pengendalian pengamanan arus mudik nasional. Memasuki hari keenam pelaksanaan operasi, Kapolda menegaskan bahwa seluruh Pos Pengamanan (Pospam) harus berfungsi sebagai pusat solusi dan pelayanan masyarakat, bukan sekadar titik penjagaan.

Kapolda Sumsel mengarahkan seluruh jajaran untuk mengedepankan pendekatan humanis dalam setiap pelaksanaan tugas di lapangan. Ia menekankan bahwa kehadiran Polri harus dirasakan langsung manfaatnya oleh masyarakat, khususnya para pemudik yang melintasi wilayah Sumatera Selatan.

Lebih lanjut, Kapolda mengingatkan agar setiap personel tidak hanya menjalankan rutinitas pengamanan, tetapi juga memiliki kepekaan terhadap kebutuhan masyarakat. Menurutnya, Pospam harus menjadi pusat informasi, bantuan, serta solusi bagi pemudik yang menghadapi kendala selama perjalanan.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Pos Pengamanan bukan hanya untuk mengatur lalu lintas di depannya, tetapi harus memberikan layanan informasi dan solusi. Jangan sampai hanya menjadi simbol tanpa manfaat nyata bagi masyarakat,” tegas Kapolda.

Seiring meningkatnya volume kendaraan pada arus mudik, Kapolda memberikan penekanan strategis kepada seluruh jajaran agar memastikan pergerakan kendaraan tetap berjalan. Ia menegaskan bahwa kepadatan arus merupakan hal yang wajar, namun kondisi berhenti total harus diantisipasi secara maksimal.

“Kepadatan arus saat mudik adalah hal yang biasa, tetapi yang harus kita cegah adalah kondisi berhenti total. Selama kendaraan masih bergerak, situasi masih terkendali,” ujarnya.

Untuk mendukung pengamanan, Polda Sumsel telah mengerahkan sebanyak 2.361 personel yang didukung teknologi pemantauan modern. Kapolda menginstruksikan pemanfaatan drone serta sistem overlay peta kerawanan guna memantau titik-titik rawan secara presisi.

Selain itu, Kapolda menekankan pentingnya langkah antisipatif. Ia meminta seluruh jajaran hadir lebih awal di titik-titik rawan, termasuk kawasan pasar tumpah, sehingga potensi perlambatan arus dapat diurai sebelum berkembang menjadi kepadatan panjang.

Dalam arahannya, Kapolda juga menyoroti pentingnya menjaga harmoni sosial di tengah momentum mudik yang berdekatan dengan perayaan keagamaan lainnya.

“Kami mengedepankan empati dan toleransi. Pastikan saudara-saudara kita yang melaksanakan ibadah dapat menjalankan kegiatan dengan aman dan nyaman,” tegasnya.

Hal ini menunjukkan bahwa pengamanan Operasi Ketupat tidak hanya berfokus pada lalu lintas, tetapi juga pada stabilitas sosial dan kerukunan masyarakat secara luas.

Kapolda memastikan bahwa sistem pengendalian operasi berjalan optimal melalui pemantauan berkelanjutan. Polda Sumsel juga mengantisipasi kendala komunikasi di lapangan dengan menyiapkan dukungan teknologi, termasuk internet satelit di wilayah blank spot.

Langkah ini bertujuan menjaga koordinasi antar personel tetap solid dan respons terhadap dinamika lapangan dapat dilakukan secara cepat dan terintegrasi hingga periode arus balik.

Kapolda Sumsel menegaskan bahwa Operasi Ketupat Musi 2026 harus dijalankan secara profesional, humanis, dan berorientasi pada pelayanan masyarakat. Polda Sumatera Selatan berkomitmen memastikan setiap pemudik mendapatkan rasa aman, nyaman, dan pelayanan terbaik sebagai bagian dari pengamanan mudik nasional hingga seluruh rangkaian Lebaran selesai***

Berita Terkait

Diduga Tanpa Ijin, Satreskrim Polres OKU Timur Amankan Sembilan Unit Angkutan Batu Bara
Warga Desa Karang Negara Keluhkan Akses Jalan, Berharap Pemerintah Segera Bangun Jembatan
Polsek Madang Suku I Ungkap Kasus Pencurian Motor, 2 Pelaku Diamankan
Polres OKU Timur Salurkan Bantuan Sosial kepada Insan Pers saat Jelang HUT Bhayangkara ke 80
Jelang HUT Bhayangkara ke 80, Kapolres OKU Timur Ziarah ke TMP Jurai Komering Sakti, Kenang Jasa Pahlawan
Sambut HUT Bhayangkara ke-80, Polsek Belitang III Tanam Ribuan Bibit Pohon Untuk Kelestarian Lingkungan
Penyelesaian Tapal Batas OKU Timur dan OKI Masuki Babak Baru, Segera Gelar Survei Lapangan Bersama
Dukung Program Ketahanan Pangan, Polsek Belitang I Tanam Jagung Bersama Forkopicam

Berita Terkait

Senin, 13 Juli 2026 - 16:11 WITA

Diduga Tanpa Ijin, Satreskrim Polres OKU Timur Amankan Sembilan Unit Angkutan Batu Bara

Jumat, 10 Juli 2026 - 07:04 WITA

Warga Desa Karang Negara Keluhkan Akses Jalan, Berharap Pemerintah Segera Bangun Jembatan

Minggu, 5 Juli 2026 - 05:07 WITA

Polsek Madang Suku I Ungkap Kasus Pencurian Motor, 2 Pelaku Diamankan

Senin, 29 Juni 2026 - 19:31 WITA

Polres OKU Timur Salurkan Bantuan Sosial kepada Insan Pers saat Jelang HUT Bhayangkara ke 80

Senin, 29 Juni 2026 - 19:24 WITA

Jelang HUT Bhayangkara ke 80, Kapolres OKU Timur Ziarah ke TMP Jurai Komering Sakti, Kenang Jasa Pahlawan

Berita Terbaru

OKU

Misteri di Balik Pembangunan SDN 10 OKU Semidang Aji

Jumat, 11 Sep 2026 - 18:45 WITA