Palu, Suarautara.com – Komitmen untuk mewujudkan lembaga pemasyarakatan yang aman dan bebas dari narkoba serta alat komunikasi ilegal terus diperkuat. Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Pemasyarakatan (Kanwil Ditjenpas) Sulawesi Tengah memusnahkan 194 unit handphone sitaan hasil razia dari berbagai lapas dan rutan di wilayah tersebut, pada Kamis (5/6/2025).
Pemusnahan dilakukan sebagai bentuk ketegasan dalam menjaga keamanan dan ketertiban di lingkungan pemasyarakatan. Selain handphone, turut dimusnahkan 75 charger dan 35 headset. Barang-barang tersebut dibakar hingga tidak bisa digunakan lagi.
Kegiatan ini dipimpin langsung oleh Kepala Kanwil Ditjenpas Sulteng, Bagus Kurniawan, dan disaksikan oleh aparat penegak hukum serta pejabat lintas instansi. Hadir pula Kepala BNN Provinsi Sulteng, Brigjen Pol. Ferdinand Maksi Pasule.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Aksi pemusnahan digelar di halaman Lapas Kelas IIA Palu pada 5 Juni 2025.
Menurut Bagus, keberadaan HP di dalam lapas sangat berisiko karena rawan digunakan untuk mengendalikan jaringan kejahatan, termasuk peredaran narkoba, dari balik jeruji. “Pemusnahan ini menjadi bukti nyata komitmen kami dalam mendukung Asta Cita Presiden Prabowo-Gibran dan 13 Akselerasi Menteri Imigrasi dan Pemasyarakatan Agus Andrianto,” jelasnya.
Pemusnahan dilakukan dengan cara pembakaran secara terbuka. Barang-barang bukti merupakan hasil razia rutin sejak November 2024 hingga Mei 2025. Sementara itu, barang bukti narkoba jenis sabu hasil penyelundupan telah diserahkan kepada BNN dan Polres di masing-masing daerah.
Kakanwil menegaskan bahwa sinergi antara pemasyarakatan, aparat penegak hukum, dan masyarakat menjadi kunci utama dalam memutus mata rantai peredaran narkotika.
BNN Provinsi Sulteng menyatakan dukungan penuh terhadap langkah ini. Brigjen Ferdinand mengatakan bahwa kolaborasi dengan Ditjenpas Sulteng akan terus diperkuat demi menutup semua celah penyelundupan narkoba dan alat komunikasi ilegal ke dalam lapas dan rutan.
“Ini bukan hanya soal penindakan, tapi juga pencegahan dan pembinaan,” ujarnya.
( HumasKanwilDitjenpasSulteng/AmrillahMokoagow )















