Jembatan Penghubung Tiga Desa di Buol Putus, Akses Warga Lumpuh Total

Selasa, 7 Oktober 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Jembatan Penghubung Tiga Desa di Buol Putus, Akses Warga Lumpuh Total

Jembatan Penghubung Tiga Desa di Buol Putus, Akses Warga Lumpuh Total

BUOL, Suarautara.com – Hujan deras yang mengguyur wilayah Kabupaten Buol, Sulawesi Tengah, pada Senin (6/10/2025) siang sekitar pukul 13.00 WITA, menyebabkan jembatan penghubung tiga desa di Kecamatan Bukal putus total.

Jembatan yang berada di Desa Bengkudu mengalami kerusakan parah di kedua sisinya akibat derasnya arus sungai dan luapan air. Akibatnya, jalur transportasi vital penghubung Desa Bengkudu, Desa Kodolagon, dan Desa Butukan tidak dapat dilalui oleh kendaraan roda dua (R2), roda empat (R4), maupun roda enam (R6).

Kapolsek Bokat IPTU Meydi Taroreh mengatakan, personel Polsek Bokat segera meninjau lokasi kejadian pada pukul 13.30 WITA dan berkoordinasi dengan Pemerintah Desa Bengkudu untuk langkah penanganan awal.

“Sampai dengan saat ini, jembatan penghubung antara Desa Bengkudu, Desa Kodolagon, dan Desa Butukan belum diperbaiki sehingga belum bisa digunakan oleh masyarakat,” jelas IPTU Meydi Taroreh dalam laporannya kepada Kapolres Buol dan Kasat Intelkam Polres Buol.

Meski akses jalan terputus, Kapolsek memastikan situasi keamanan dan ketertiban masyarakat (Kamtibmas) tetap aman dan terkendali. Pihak kepolisian juga terus berkoordinasi dengan instansi terkait guna percepatan perbaikan akses jalan.

Sementara itu, warga setempat mengaku kesulitan melakukan aktivitas harian sejak jembatan tersebut putus.

“Biasanya kami lewat jembatan itu untuk ke kebun dan membawa hasil panen ke pasar. Sekarang mau lewat susah, air sungai juga masih tinggi,” ujar Suharto, warga Desa Kodolagon.

“Anak-anak sekolah juga tidak bisa berangkat. Kami berharap pemerintah cepat memperbaiki jembatan ini karena kami benar-benar terisolasi,” tambah Fatmawati, warga Desa Bengkudu.

Warga berharap pemerintah daerah segera mengambil langkah darurat, seperti pembangunan jembatan darurat atau alternatif jalan sementara, agar mobilitas masyarakat dan roda ekonomi di tiga desa tersebut bisa kembali berjalan normal.*

Berita Terkait

Lebih dari 100 Titik Api di Buol, Bupati Tekankan Penanganan Tak Boleh Seremonial
Pemda Buol Ungkap Penyebab Antrean BBM di SPBU Kampung Bugis dan Kali
Bupati Buol Buka Pelatihan Vokasi, Peserta Diminta Fokus dan Kuasai Skill
Motif Batik Buol Diperkuat Hak Cipta, Bupati: Ini Identitas dan Kekayaan Budaya
Kekeringan dan Karhutla Mengancam, Pemkab Buol Mulai Siapkan Langkah Antisipasi
Kini Tak Perlu Bingung Cari Internet, WiFi Gratis Kominfo Hadir di Titik Pelayanan Buol
23 Jadi 18 Cabor, KONI Buol Perketat Persiapan Menuju Porprov X Sulteng
Pemkab Buol Tegaskan Bahaya Sebar Hoaks, Warga Diminta Tabayyun Sebelum Posting

Berita Terkait

Kamis, 17 September 2026 - 18:12 WITA

Lebih dari 100 Titik Api di Buol, Bupati Tekankan Penanganan Tak Boleh Seremonial

Rabu, 16 September 2026 - 22:46 WITA

Pemda Buol Ungkap Penyebab Antrean BBM di SPBU Kampung Bugis dan Kali

Rabu, 16 September 2026 - 21:11 WITA

Bupati Buol Buka Pelatihan Vokasi, Peserta Diminta Fokus dan Kuasai Skill

Rabu, 16 September 2026 - 15:25 WITA

Motif Batik Buol Diperkuat Hak Cipta, Bupati: Ini Identitas dan Kekayaan Budaya

Rabu, 16 September 2026 - 00:25 WITA

Kekeringan dan Karhutla Mengancam, Pemkab Buol Mulai Siapkan Langkah Antisipasi

Berita Terbaru