SUARAUTARA.BMR– Pengawasan pendidikan pada sekolah sangat efektif dan menjadi hal yang sangat menentukan dalam menjaga citra dan kualitas pendidikan di sekolah tersebut agar konsisten dalam menjalankan semua program dan kegiatan yang mengarah pada terwujudnya visi dan misi sekolah.
Seperti halnya Sekolah Madrasah Tsanawiyah Negeri 1 Kotamobagu, Sejak di pimpin Kepala Sekolah yang baru pengawasan ekstra ketat terus di maksimalkan.
Hal ini di sampaikan oleh kepala sekolah Mts Negeri 1 Kotamobagu yang baru yakni Idang Simbala Spd saat bersua awak media di ruang kerjanya, Senin 5/9/2022.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Menurut Idang Simbala sejak dirinya menjabat Plt Kepala Sekolah Mts Negeri 1 Kotamobagu yang pertama di lakukannya adalah melakukan evaluasi secara menyeluruh mulai dari disiplin guru dan murid, Penerapan pola belajar, dan pengawasan ekstra ketat kepada siswa/siswi.
Idang mengatakan hal ini di lakukan untuk menghindari hal hal yang pernah terjadi sebelum dirinya menjabat Plt Kepala Sekolah.
” Saya bertekad agar peristiwa dan kejadian yang pernah terjadi sebelum saya menjabat tidak terulang lagi. Karena faktor keamanan dan kenyamanan anak sekolah itu sangat penting. Sejak menjabat Plt Kepala Sekolah yang pertama melakukan rekrutmen penambahan petugas keamanan (Security) yang sebelumnya hanya satu orang.
Selanjutnya di semua ruang kami pasang CCTV dan jika dana memadai tahun ini pemasangan CCTV kami tambah, artinya kami tak ingin kecolongan, ” Ujar Idang Simbala.
Lebih lanjut Idang Simbala sedikit menyentil peristiwa nahas yang di alami salah satu siswa Mts Negeri 1 Kotamobagu yang terjadi beberapa bulan lalu dan sempat menghebohkan dunia pendidikan di BMR.
“Saat itu saya belum menjabat kepala sekolah, Sehingga Pihak sekolah menyerahkan proses hukum kepada aparat penegak hukum untuk menuntaskan kasus tersebut. Kewajiban kami melakukan pelayanan pendidikan. Intinya kami menunggu hasil dan keputusan proses hukumnya, Apapun keputusannya itu yang akan kami lakukan.
Saat ini kami melakukan pelayanan pendidikan dengan di dampingi pengawasan langsung dinas PPA Kotamobagu, Intinya kami tak ingin mendahului keputusan hukum, ” Terangnya.
Di tempat yang sama salah satu pengurus Komite sekaligus wali murid Dedi Martasen mengatakan bahwa langkah kepala sekolah Mts Negeri 1 Kotamobagu yang baru yakni Idang Simbala Spd sudah tepat dan pantas di apresiasi.
Menurut Dedi Martasen yang juga aktivis ini , Sosok Idang Simbala menjabat kepala sekolah di saat Sekolah Mts Negeri 1 Kotamobagu di hadapkan pada satu peristiwa yang merenggut nyawa salah satu siswa kebanggaan sekolah ini (Alfatihah untuk almarhum), dan selaku wali murid kami bahkan kita semua tak ingin peristiwa itu terjadi lagi.
Langkah sekolah di bawah kepemimpinan kepsek yang baru yakni melakukan pengawasan ekstra ketat di semua sekitar sekolah adalah hal yang positif dan lebih meyakinkan publik bahwa sekolah Mts Negeri 1 Kotamobagu adalah sekolah yang berprestasi, Saya kira Pak Idang Simbala layak jabat Kepsek di sekolah ini ” Ujar Martasen.
Di ketahui Sekolah Mts Negeri 1 Kotamobagu saat ini sedang melakukan pembangunan Enam ruang kelas belajar, dan memiliki 40 guru pengajar dengan jumlah siswa 689.*( Tim)

























