IBU PULANG DALAM KEHENINGAN (LAGU)

Sabtu, 13 Desember 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Oleh Rastono Sumardi

Dengarlah kisah hujan murka
Air bah datang membawa duka
Sumatra menangis dalam senyap
Ribuan nama hilang lenyap

Angka dibaca tanpa suara
Delapan ratus jiwa sirna
Negeri terdiam memeluk luka
Langit runtuh bersama doa

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Hutan tergadai, gunung meratap
Tanah pun runtuh menagih sebab
Namun di balik berita pilu
Ada tangis paling sendu

Bu… dengarlah langkahku pulang
Dalam lumpur dan reruntuhan
Jika suaramu tak lagi datang
Cintamu tetap kutemukan

Air bah boleh merenggut segalanya
Namun tak mampu merampas iman
Ibu pulang dalam keheningan
Tenang di pangkuan Tuhan

Seorang anak bernama Erik
Meniti duka dengan lirih
Mencari ibu di antara puing
Dengan doa yang tak kering

Kabar tiba bagai petir senja
Rumah itu telah sirna
Namun langkah takkan menyerah
Antara harap dan pasrah

Hari pertama dunia menjauh
Hari kedua harapan runtuh
Hari ketiga hujan kembali
Hati anak tetap berdiri

Bu… aku menggali namamu
Dengan tangan yang berdarah
Jika maut harus menjemputku
Biarlah aku lebih dahulu

Air bah boleh merenggut nyawa
Namun tak kuasa mencuri iman
Ibu pulang dalam keheningan
Dalam pelukan Yang Maha Rahman

Tanah terbuka menguak kenang
Ibu di dapur, subuh menjelang
Doa-doa yang tak pernah usang
Kini terbaring dalam terang

Kain putih basah berlumpur
Mukena suci jadi saksi jujur
Tempat sujudmu yang terakhir
Kini memanggil namaku lirih

Bu… aku datang meski terlambat
Air mataku jadi sujud
Cintamu tak pernah tersesat
Menuntunku menuju langit

Air bah boleh merenggut nyawa
Namun tak mampu menundukkan iman
Ibuku pulang dalam doa
Tenang… di rumah keabadian

Ini bukan kisah legenda
Bukan dongeng istana kuasa
Ini cinta anak biasa
Yang menang atas air dan duka

Di Palembayan sujud terpatri
Bukan batu, bukan prasasti
Melainkan cinta sejati
Yang hidup meski mati.

Berita Terkait

PWI Pusat dan Provinsi Sulteng  Nyatakan 18 Wartawan Kompeten Sekaligus UKW di Banggai Resmi Berakhir
Putusan MA Telah Inkracht Ahli Waris Salim Albakar Siapkan Laporan ke PTUN hingga Bareskrim soal Sengketa Lahan Tanjung Sari
Bupati Banggai Amirudin Resmikan Kantor Desa Singkoyo Guna Peningkatan Kualitas Layanan Publik
Pentas Silaturahmi Musik Literasi Kota Batu Wisata Sastra Budaya 
62 Personel Polresta Banggai serta Polsek Kota  Amankan Aksi Seribu Lilin Aliansi Untika Melawan
Ketoprak Madura di Tengah Badai Globalisasi
Untuk yang ke Sekian Kalinya, Hosnatun Diundang Menjadi Juri Pada “Festival Musik Tong-tong” se-Madura
Pastikan Pendidikan Anak Berkualitas Bunda PAUD Banggai Syamsuarni Amirudin Monitoring Sekolah di Batui

Berita Terkait

Rabu, 9 September 2026 - 16:56 WITA

PWI Pusat dan Provinsi Sulteng  Nyatakan 18 Wartawan Kompeten Sekaligus UKW di Banggai Resmi Berakhir

Rabu, 9 September 2026 - 10:04 WITA

Putusan MA Telah Inkracht Ahli Waris Salim Albakar Siapkan Laporan ke PTUN hingga Bareskrim soal Sengketa Lahan Tanjung Sari

Rabu, 9 September 2026 - 08:28 WITA

Bupati Banggai Amirudin Resmikan Kantor Desa Singkoyo Guna Peningkatan Kualitas Layanan Publik

Selasa, 8 September 2026 - 05:17 WITA

Pentas Silaturahmi Musik Literasi Kota Batu Wisata Sastra Budaya 

Senin, 7 September 2026 - 21:33 WITA

62 Personel Polresta Banggai serta Polsek Kota  Amankan Aksi Seribu Lilin Aliansi Untika Melawan

Berita Terbaru