DPC PJS Touna Gelar Muscab I dan Seminar, Bahas Fenomena Wartawan Gadungan

Jumat, 5 September 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Touna, suarautara.com – Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Pro Jurnalis Media Siber (PJS) Kabupaten Tojo Una-Una akan menggelar Musyawarah Cabang (Muscab) I sekaligus Seminar pada September 2025 mendatang.

Kegiatan ini dijadwalkan akan dihadiri langsung oleh Ketua Umum PJS, Mahmud Marhaba, yang juga akan tampil sebagai pemateri utama. Selain itu, pengurus Dewan Pimpinan Daerah (DPD) PJS Sulawesi Tengah juga dipastikan hadir untuk memberikan dukungan penuh terhadap pelaksanaan kegiatan tersebut.

Muscab I DPC PJS Touna tidak hanya berfokus pada agenda seminar, tetapi juga akan menjadi forum demokratis bagi anggota dalam memilih ketua baru yang akan memimpin organisasi di tingkat kabupaten.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Adapun seminar kali ini mengangkat tema “Penguatan Kapasitas Aparatur Pemerintah Menghadapi Wartawan Gadungan.” Tema tersebut dipilih karena dinilai sangat relevan dengan fenomena yang kerap terjadi di lapangan, khususnya di wilayah Tojo Una-Una.

Dari informasi yang dihimpun suarautara.com, tidak sedikit aparatur pemerintah, khususnya di tingkat desa, merasa resah akibat ulah oknum yang mengaku wartawan tanpa memiliki kompetensi, legalitas, maupun etika jurnalistik. Para oknum tersebut kerap melakukan tekanan, bahkan ada yang meminta uang dengan dalih pemberitaan atau mengancam akan menyebarkan isu negatif.

“Fenomena wartawan gadungan ini cukup meresahkan. Banyak aparatur desa yang menjadi korban, terutama karena masih minim pemahaman terkait aturan kerja jurnalistik dan regulasi pers,” ujar salah satu pejabat pemerintah daerah.

Melalui Muscab dan Seminar ini, DPC PJS Touna berharap para aparatur pemerintah dapat lebih memahami Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 tentang Pers, kode etik jurnalistik, serta ciri-ciri wartawan profesional. Dengan begitu, aparatur tidak lagi mudah terintimidasi dan mampu membedakan antara wartawan resmi dengan oknum yang hanya mengatasnamakan profesi pers.

Ketua DPC PJS Touna juga menegaskan bahwa kegiatan ini diharapkan menjadi momentum penguatan sinergi antara pemerintah dan insan pers yang sah, sehingga tercipta hubungan kerja sama yang sehat, konstruktif, dan saling menghargai peran masing-masing.

“Kami ingin membangun pemahaman bersama bahwa pers adalah mitra strategis pemerintah. Melalui Muscab dan Seminar ini, kami berharap terwujud kerja sama yang lebih baik dalam mendukung pembangunan daerah sekaligus menjaga marwah profesi jurnalis,” ujarnya.*** Agung

Berita Terkait

Kasus Dana Hibah KPU Touna Naik ke Penyidikan, Praktisi Hukum Desak Transparansi
Revitalisasi Bahasa Daerah, Staf Ahli Bupati Touna Buka Bimtek Pengajar Utama Tunas Bahasa Ibu
Wabup Touna Buka Musrenbang RKPD 2027, Tekankan Program Harus Tepat Sasaran
Wabup Surya Lapasiri Hadiri Evaluasi Program Makan Bergizi Gratis di Poso
TKKSD Tojo Una-Una Matangkan Draft Kerja Sama Daerah untuk Tingkatkan Pelayanan Publik
Mewakili Bupati Buol, Sekda Hadiri Halal Bihalal DLH, Tekankan Sinergi Lintas Sektor di RTH
Bahas LKPJ Bupati 2025, Komisi III DPRD Touna Evaluasi Capaian OPD Sektor Ekonomi
15 Desa di Touna Terima Bantuan Keuangan Rp1,035 Miliar dari Program Berani Berdering

Berita Terkait

Kamis, 16 April 2026 - 18:22 WITA

Kasus Dana Hibah KPU Touna Naik ke Penyidikan, Praktisi Hukum Desak Transparansi

Kamis, 16 April 2026 - 18:12 WITA

Revitalisasi Bahasa Daerah, Staf Ahli Bupati Touna Buka Bimtek Pengajar Utama Tunas Bahasa Ibu

Kamis, 16 April 2026 - 16:30 WITA

Wabup Touna Buka Musrenbang RKPD 2027, Tekankan Program Harus Tepat Sasaran

Rabu, 15 April 2026 - 18:14 WITA

Wabup Surya Lapasiri Hadiri Evaluasi Program Makan Bergizi Gratis di Poso

Rabu, 15 April 2026 - 18:05 WITA

TKKSD Tojo Una-Una Matangkan Draft Kerja Sama Daerah untuk Tingkatkan Pelayanan Publik

Berita Terbaru