SUARAUTARA, (Buol) – Kepala Dinas Komunikasi, Informatika, Persandian dan Statistik Provinsi Sulawesi Tengah (Sulteng) Dra. Novalina, MM membuka secara resmi sosialisasi keterbukaan informasi Publik di Kabupaten Buol. bertempat di Aula Kelurahan Leok II Kabupaten Buol Kamis, (9/6/2022).

Dalam laporanya, Kepala Dinas Komunikasi Informatika Statistik dan Persandian Kabupaten Buol Suondo D Sanua, S Sos menyampaikan bahwa tujuan dilaksanakannya sosialisasi ini adalah untuk meningkatkan pelayanan informasi publik dilingkungan pemerintahan dan masyarakat agar menghasilkan layanan informasi publik yang berkualitas serta menjamin hak warga negara untuk memperoleh akses informasi dalam rangka partisipasi dan akuntabilitas.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Adapun yang menjadi narasumber dalam sosialisasi ini adalah Kadis Kominfo Dra. Novalina, MM, Kadis Kesehatan Kabupaten Buol Moh. Rizal Naukoko, S. Si Apt. M. Kes, dan Kadis Kominfo Kabupaten Buol Suondo D Sanua, S Sos.
Materi tentang Migrasi Tv Analog ke TV Digital disampaikan oleh Kadis Kominfo Novalina dengan menuturkan bahwa peralihan siaran Tv Analog ke Tv Digital akan dilaksanakan pada tanggal 2 November 2022.
“ Jadi per tanggal 22 November 2022 siaran TV Analog akan hilang untuk bisa mengakses siaran televisi kembali masyarakat harus beralih ke siaran TV digital dengan cara menambahkan atau memasang alat yang dinamakan Set Top Box atau STB”.
Alat STB ini masyarakat bisa peroleh di toko elektronik dengan kisaran harga 200 an ribu rupiah, sedangkan untuk masyarakat atau Rumah Tangga Miskin Pemerintah memberikan bantuan STB secara gratis dengan syarat masuk pada Data Terpadu Kesejahteraan Sosial atau DTKS Kementerian Sosial.
Pemateri berikutnya Kadis Kesehatan Kab. Buol membawakan materi Menuju Desa Bebas Stunting. Catatan penting pada materi ini bahwa penanganan stunting harus secara terintegrasi dan melibatkan semua stakeholder atau pemangku kepentingan karena persoalan stunting adalah persoalan multidimensi. Stunting itu sendiri merupakan kondisi gagal tumbuh pada anak Balita akibat dari kekurangan gizi kronis.
Materi terakhir yang disampaikan oleh Kadis Kominfo Kab. Buol Suondo Sanua,S.Sos tentang Pembinaan kelompok Informasi Masyarakat (KIM) di Kabupaten Buol.
Suondo menegaskan keberadaan KIM sebagai mitra Pemerintah dalam penyebarluasan informasi harus memberdayakan dirinya tentu saja dengan dukungan sepenuhnya dari Pemerintah secara berjenjang dari Desa dan Kelurahan Pemerintah Kecamatan dan Pemerintah daerah.
Melihat peserta yang hadir yang terdiri dari Pengurus KIM perwakilan 11 (sebelas) kecamatan serta 7 (tujuh) Kelurahan, Beliau sangat yakin KIM ke depannya bisa lebih maju dan mandiri.
“ Rata-rata yang hadir ini adalah kawan-kawan saya yang terlibat aktif pada kegiatan kemasyarakatan di desa dan Kelurahan oleh karenanya saya sangat yakin dalam hal penyebarliuasan informasi mereka sudah sangat menguasai perannya,” demikian beliau mengakhiri penjelasannya sekaligus menutup secara resmi kegiatan.
#dikominfobBuol/Ruslan






















