SUARAUTARA.COM, Buol – Kapolres Buol AKBP Handri Wira Suriyana S.I.K menghadiri silahturahmi dan mediasi perdamaian terkait pertikaian yang dipicu oleh dua kelompok pemuda di desa Matinan dan Taat, Kabupaten Buol, Sulteng, berlangsung di Gedung BPU desa Matinan, Kecamatan Gadung, Senin, 24 April 2023 sekitar pukul 10.30 sampai pukul 12.00 Wita Sabtu (22/4/2023).

Pertemuan ini adalah hasil kesepakatan antara kedua desa yang bertikai diwakili masing-masing pemerintah desa serta dimediasi oleh pihak keamanan dala hal ini Polsek Bunobogu.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Kapolres Buol tampak didampingi Kasat Samapta IPDA Jaozi, Amd, Kep, Kapolsek Bunobogu IPTU ZULKIFAR, Plt Camat Gadung Irwan, Babinkamtibmas dan Babinsa serta kades Tamit dan Taat.

Sementara itu Kades Matinan Yusrin NB Said dalam sambutannya menghimbau kepada masyarakat Desa Taat untuk tetap melanjutkan aktifitasnya seperti biasa di wilayah desa Matinan, karna kami menjamin keamanan masyarakat desa Taat.
“saya selaku kepala desa sangat memohon maaf kepada anak-anaku sekalian, mungkin saja masih ada apa yang menjadi kemauan kalian belum kami penuhi selalu sebagai pemerintah, kedepan kami akan rencanakan apa yang membuat saudara-saudara sekalian kesibukan yang positif,”Tutupnya.

Sedangkan Kades Taat Abd Riu, Kami selaku pemerintah dan masyarakat Desa Taat mohon maaf atas kejadian yang terjadi sebelumnya, dan kami juga menjamin keamanan masyarakat desa Matinan yang beraktifitas di desa Taat.
“Saya sebagai kepala desa taat memohon maaf kepada adik-adikku sekalian, bagaimanapun saya juga memiliki keluarga dimatinan, demikian keluarga dimatinan memiliki keluarga ditaat, inilah kenapa kita sangat rlmerugikan diri kita sendiri dalam hal saling mengikut hanya karena mengikuti jiwa muda yang tidak terkontrol”. Tutup bapak yang sering disapa dengan MAN.

Dalam kesempatan itu, Kapolres Buol AKBP Handri Wira Suriyana S.I.K., dalam sambutannya mengatakan bahwa masyarakat desa Matinan dan Taat adalah bersaudara, untuk itu mari saling maaf memaafkan, dan tidak ada lagi saling mencederai. Mari kita mengedepankan kekeluargaan dan ketentraman dalam jiwa pemuda.
“ Mari kita sama sama menjaga situasi tetap damai apalagi masih dalam suasana hari raya Idul Fitri, saya maklumi adik-adik sekalian adalah jiwa-jiwa yang baru tumbuh dan mengenal dunia, olehnya kita mesti berpikir untuk menjadi manusia yang bermanfaat bagi generasi pengambil kebijakan dimasa akan datang,” tutur Kapolres.
Kasihumas Polres Buol, IPDA Ridwan, S. IP kepada awak media mengatakan, hasil yang dicapai pada pertemuan silhaturahmi dan mediasi itu diantaranya Kedua belah pihak saling legowo dan maaf memaafkan dan berjanji untuk tidak mengulangi lagi kejadian sebelumnya.
” hal ini dilakukan sebagai bentuk pencegahan dini, agar tidak meluas dan berkembang, shingga bapak Kapolres melakukan mediasi untuk berdamai dan saling maaf memaafkan antar sesama dan melupakan apa yang sudah terjadi,” tandas Kasihumas Polres Buol, IPDA Ridwan, S. IP, Selasa (25/4/2023).
Kegiatan ini turut dihadiri Plt Camat Gadung Irwan, Bhabinkamtibmas desa Matinan Saleh, Bhabinsa KOPDA Asropil, Kades Matinan Yusrin NB Said, Sekdes Matinan Samai Sai, Ketua BPD Ija Klian, Tokoh masyarakat Ansar Saleh dan tokoh pendidik Mahruf Mustafa, S.Pd, Kades Taat Abd Riu, Ketua BPD Taat Ruslan, Linmas Yusuf Syor, Dau Nupura, Tokoh masyarakat desa Taat IBRAHIM SUGAU, serta turut dihadiri kurang lebih 100 warga desa Taat dan 200 warga desa Matinan.(Tim)

























