Beniyanto Putra Banggai Dorong Eksekusi Nyata Menuju 100 Persen Energi Terbarukan 2035

Rabu, 16 Juli 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Foto Ir Beniyanto Tamoreka.ST Saat Selesai Rapat dengan Komisi XII bersama Mentri SDM Bahlil

Foto Ir Beniyanto Tamoreka.ST Saat Selesai Rapat dengan Komisi XII bersama Mentri SDM Bahlil

Jakarta, Suarautara.com – Anggota Komisi XII DPR RI dari Fraksi Partai Golkar, Beniyanto Tamoreka, menyampaikan dukungan penuh terhadap target pemerintah untuk mencapai 100 persen bauran energi baru dan terbarukan (EBT) pada tahun 2035. Menurutnya, langkah ini merupakan kebijakan visioner Presiden dalam menghadapi tantangan krisis iklim global dan memperkuat ketahanan energi nasional.

Target ini menunjukkan keberanian dan visi jangka panjang Presiden. Tapi harus diikuti dengan kesiapan infrastruktur, percepatan proyek EBT, dan insentif konkret bagi pelaku usaha,” ungkap Beniyanto saat memberikan keterangan di Jakarta, Selasa (15/7/2025).

Menurut data Kementerian ESDM, bauran EBT nasional per pertengahan 2025 masih berada di angka 14,7 persen. Target jangka pendek 2025 direvisi menjadi 20 persen, sedangkan target jangka menengah 2030 sebesar 23 persen. Guna mendukung percepatan ini, pemerintah telah merilis Rencana Usaha Penyediaan Tenaga Listrik (RUPTL) 2025 – 2035.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Dalam RUPTL tersebut, direncanakan penambahan kapasitas pembangkit sebesar 69,5 GW, dengan 42,6 GW bersumber dari EBT. Rincian kapasitas tersebut meliputi :

Pembangkit Surya : 17,1 GW

Hidro : 11,7 GW

Angin : 7,2 GW

Panas Bumi : 5,2 GW

Bioenergi : 0,9 GW

Nuklir : 0,5 GW

Beniyanto menilai, agar transisi energi berjalan optimal, diperlukan reformasi kebijakan, terutama terkait tarif listrik dan skema Power Purchase Agreement (PPA) agar lebih kompetitif di mata investor.

“Pembangunan pembangkit saja tidak cukup, kita juga harus mempercepat pembangunan jaringan transmisi dan sistem penyimpanan energi. Tanpa itu, EBT tidak akan maksimal,” ujarnya.

Legislator asal Banggai Sulawesi Tengah itu juga menekankan pentingnya sinergi antarlembaga, terutama dalam hal insentif fiskal dan pendanaan hijau. Ia menyebut, program PLTS untuk desa-desa menjadi langkah konkret yang harus segera dieksekusi dalam waktu dekat.

“Komisi XII DPR RI akan terus mengawal dan mendorong sinergi kebijakan agar target ini bisa tercapai secara bertahap dan terukur. 2035 harus jadi momentum kedaulatan energi berbasis EBT,” tutup Beniyanto.

( TimStafKhusus/AmrillahMokoagow )

Berita Terkait

Sekda Bangkep Muh. Aris Sutanto Ucapkan Selamat atas Gelar Doktor Sekretaris Daerah Provinsi Sulawesi Tengah
Wakil Bupati Banggai Furqanuddin Buka Musyawarah Daerah BKPRMI
Perhutani Bondowoso Salurkan Ribuan Paket Sembako Kepada Para Pekerja Lapangan
Peringati Nuzulul Qur’an, Sekda Buol Pimpin Tim Safari Ramadhan di Masjid Istiqomah Lakea 1
Program BelidA Polda Sumsel Perbaiki 25 Titik Jalan Berlubang di Lubuklinggau dan Muara Enim
Bazar Barang Layak Pakai Gratis, Warga Serbu Kantor PKK OKU Timur
Pertamina EP Donggi Matindok Field Mengadakan Kegiatan Bukber Jalin Silahturahmi dengan PWI Banggai
Program Polantas Menyapa Oleh Satlantas Polres Jember

Berita Terkait

Sabtu, 7 Maret 2026 - 03:47 WITA

Sekda Bangkep Muh. Aris Sutanto Ucapkan Selamat atas Gelar Doktor Sekretaris Daerah Provinsi Sulawesi Tengah

Sabtu, 7 Maret 2026 - 02:30 WITA

Wakil Bupati Banggai Furqanuddin Buka Musyawarah Daerah BKPRMI

Sabtu, 7 Maret 2026 - 00:42 WITA

Perhutani Bondowoso Salurkan Ribuan Paket Sembako Kepada Para Pekerja Lapangan

Jumat, 6 Maret 2026 - 23:47 WITA

Peringati Nuzulul Qur’an, Sekda Buol Pimpin Tim Safari Ramadhan di Masjid Istiqomah Lakea 1

Jumat, 6 Maret 2026 - 22:52 WITA

Program BelidA Polda Sumsel Perbaiki 25 Titik Jalan Berlubang di Lubuklinggau dan Muara Enim

Berita Terbaru