SUARAUTARA.COM, PALU – Jika tak ada aral melintang, dipastikan Pengurus Badko HMI Sulwesi Tengah (Sulteng) bakal menggelar Latihan Kader (LK) III (Advance Training) tingkat nasional dengan mengangkat tema “Geostrategi Indonesia dalam Dinamika Politik Global”.
Kota Luwuk Banggai menjadi tuan rumah pelaksanaan Advance Training tingkat nasional yang dijadwalkan pada tanggal 19 – 28 April 2024 mendatang.
“Geostrategi Indonesia dalam Dinamika Politik Global” menajdi tema yang diangkat oleh pengurus Badko HMI Sulteng sebagai upaya untuk mewujudkan tujuan HMI. Geostrategi merupakan masalah penting bagi setiap bangsa baik pada masa lampau, kini, maupun mendatang. Geostrategi menjadi sangat penting karena setiap bangsa yang telah menegara membutuhkan strategi dalam memanfaatkan wilayah negara sebagai ruang hidup nasional untuk menentukan kebijakan, sarana dan sasaran perwujudan kepentingan dan tujuan nasional melalui pembangunan sehingga bangsa itu tetap eksis dalam arti ideologis, politis, ekonomis, sosial budaya dan Hankam.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Geostrategi bagi Indonesia diartikan sebagai suatu rencana atau cara yang dijalani dengan mewujudkan cita-cita proklamasi untuk menganalisa negara dengan memanfaatkan segenap geografi di Indonesia sebagai negara berkepulauan untuk menuju masa depan yang lebih baik, lebih aman, lebih damai, dan sejahtera dalam mencapai tujuan seluruh bangsa Indonesia berdasarkan asas kemanusiaan dan keadilan sosial.
Pembukaan UUD 1945 memberikan amanat kepada para penyelenggara negara agar dalam hidup berbangsa dan negara dalam lingkup nasional diarahkan untuk mewujudkan upaya melindungi segenap bangsa Indonesia dan seluruh tumpah darah Indonesia,memajukan kesejahteraan umum, mencerdaskan kehidupan bangsa dan ikut serta melaksanakan ketertiban dunia berdasarkan kemerdekaan, perdamaian abadi dan keadilan sosial.
Dalam menghadapi dinamika dan dilema keterlibatan politik, saatnya bagi Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) untuk merenung. Refleksi mendalam dan reorientasi nilai-nilai perjuangan akan menjadi kunci. Mampukah HMI mempertahankan kritisisme sambil tetap terhubung dengan realitas politik yang semakin kompleks?
Harapan itu tentu terletak pada kemampuan HMI untuk tetap menjadi penjaga api perjuangan, menjunjung tinggi nilai-nilai keislaman sambil bergerak dengan bijak dalam dinamika politik. Tantangan mengikuti setiap langkah, tetapi dalam dilema terdapat panggilan untuk terus bertransformasi. Dengan kritisisme dan intelektualitasnya HMI diharapkan tetap menjadi pionir moral dalam politik, membawa cahaya ke dalam kegelapan dilema yang mengitari.
Menurut ketua BADKO HMI Sulteng, Alief veraldhi tujuan dari kegiatan ini yakni terbinanya kader pemimpin yang mampu menerjemahkan dan mentransformasikan konsepsional secara profesional dalam gerakan perubahan sosial.
“Semoga kegiatan Latihan Kader 3 Badko HMI Sulteng yang akan di gelar di kota luwuk ini nantinya bermanfaat demi kemashlahatan umat dan bangsa”, tutup Alief veraldhi Ketua Umum Badko HMI Sulteng.
Diketahui pelaksanaan LK III ini menggunakan metode Training sebagai berikut:
- Screening : ( BTQ, NDP, DOKTRIN DAN PERADABAN ISLAM, WAWASAN NUSANTARA, WAWASAN INTERNASIONAL, EKONOMI POLITIK, IDEOPOLSTRATAK, KMO DAN JURNAL
- Stadium General
- Presentasi Jurnal
- Ceramah dan Dialog
- Diskusi Kelompok
- Penugasan
- Penutup

























