Audit Stunting Dinkes PP&KB di Mulat Temukan Rendahnya Kunjungan Ibu dan Bayi ke Posyandu

Rabu, 27 September 2023

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Buol – Program pengentasan stunting di wilayah Kabupaten Buol terus menjadi perhatian serius dari pemerintah daerah, melalui Dinas Kesehatan PP & KB saat ini melakukan audit Stunting. Desa Mulat Kecamatan Bukal menjadi lokasi giat audit, pada  Selasa, 26 September 2023.

Kegiatan Audit ini dilaksanakan dengan mengunjungi tiap rumah warga yang terdapat kasus stunting maupun beresiko stunting berdasarkan data ePPGBM.

Dari audit stunting ini, didapatkan beberapa temuan seperti rendahnya kunjungan Balita ke Posyandu.

Seperti yang dikatakan Kabid Keluarga Berencana Dinkes PP&KB, Wahida, penting untuk mengetahui keberadaan balita yang tidak terdeteksi untuk mencegah stunting. Olehnya ia berharap kepada Kader Posyandu dan perangkat Desa agar mengajak warganya untuk datang di Posyandu.

Temuan selanjutnya, ada satu ibu hamil yang enggan datang ke posyandu meskipun sudah diingatkan berulang kali. Terkait hal ini, Kabid Wahida mengatakan agar melakukan pendekatan khusus untuk memastikan kesehatan ibu dan bayi yang dikandungnya.

Kemudian, seorang ibu memiliki empat anak, satu diantaranya terindikasi stunting dan masuk dalam data ePPGBM dengan kategori gizi kurang. Balita yang berusia 2 tahun ini dalam kesehariannya hanya mengonsumsi nasi dan sayur. Disarankan Kabid Wahida agar dapat memperhatikan asupan gizi tambahan serta melakukan pendampingan terhadap ibu dan balita ini.

Tak hanya itu, pada giat audit stunting ini ditemukan juga bahwa balita ini sering sakit dan disarankan agar membawa balita tersebut ke posyandu untuk pemantauan kesehatan lebih lanjut.

Selain itu, pada keluarga yang berbeda, ditemukan pemandangan yang memprihatinkan, sebut seorang Ibu berusia 30 tahun dan memiliki 6 orang anak. Satu diantara anak tersebut, setelah dilakukan pengukuran tinggi dan berat badan serta analisis gizinya, disimpulkan bahwa balita 2 tahun 10 bulan itu terindikasi stunting. Kemudian satu anak lainnya itu masih berumur 5 hari, dengan kondisi lahir prematur, BBLR dan persalinan dilakukan secara non medis.

Terkait dengan perekonomian, adapun mata pencaharian kepala keluarga ini adalah sebagai pencari kayu bakar. Kondisi rumah sangat kumuh, tidak memiliki MCK yang memadai. Berdasarkan penelusuran mendalam, keluarga ini juga seringkali kekurangan makanan pokok (beras). Dari audit ini pula diketahui bahwa keluarga ini belum pernah tersentuh bantuan sosial apapun. Kabid Wahida langsung menindaklanjuti hal ini dengan menghubungi dinas-dinas terkait untuk penanganan secepatnya. Kabid Wahida juga meminta kepada perangkat desa untuk membantu memfasilitasi pengurusan dokumen kependudukannya untuk melengkapi data-data yang diperlukan.

Selain itu, keluarga ini memiliki sejumlah anak dengan jarak yang relatif sangat dekat. Kabid Wahida telah melakukan pendekatan dan akan mengawal ibu ini untuk menggunakan alat kontrasepsi.

Hasil dari audit ini nantinya akan dijadikan sebagai dasar untuk mengembangkan program-program pencegahan stunting yang lebih efektif dan berkelanjutan. Audit kasus stunting ini mencerminkan komitmen serius Pemerintah Kabupaten Buol dalam memerangi masalah kesehatan yang menghambat pertumbuhan anak-anak.

Bersama tim Dinas Kesehatan turut hadir tim dari Dinas Kominfo selain melakukan peliputan kegiatan audit kasus stunting juga melakukan analisa terhadap kasus yang ada guna memberikan masukan kepada stakeholder sebagai dasar pengambilan kebijakan.

 

#Tim Humas Diskominfo/editor : uchan

 

Berita Terkait

Kadinsos Banggai Haryadi Bola Terus Perkuat Pengelolaan DTSEN dan SIKS NG di Tiga Kecamatan Balantak
Babinsa Lamala Dukung Kontingen Pramuka Masama Ikuti Kemah Prestasi IV
Program Kamis Bersih di Kelurahan Karaton Babinsa Bersama Warga Gotong Royong Sambut HUT ke 81 TNI
Syafruddin Hinelo Jadi Narasumber Kuliah Umum S2 Pedagogi Unismuh Luwuk Dorong Guru Profesional di Era Digital
Kekerasan di SDN 6 Luwuk Mencuat Kadisdikbud Banggai Safrudin Hinelo Akan Panggil ( BL) Kepala Sekolah
Menata Luwuk Tak Cukup Lewat Perda Bupati Menguji Keberanian Bawahan Mewujudkan Ketertiban Kota
Selamat Putra Sulteng Kembali Mengabdi AKBP Putu Hendra Binangkari Jabat Dirreskrimsus Polda Sulteng
DPMPTSP Banggai Genjot Pelayanan Perizinan Yunus Ajak Warga Manfaatkan MPP Yang Nyaman

Berita Terkait

Sabtu, 26 September 2026 - 16:47 WITA

Kadinsos Banggai Haryadi Bola Terus Perkuat Pengelolaan DTSEN dan SIKS NG di Tiga Kecamatan Balantak

Sabtu, 26 September 2026 - 14:19 WITA

Babinsa Lamala Dukung Kontingen Pramuka Masama Ikuti Kemah Prestasi IV

Sabtu, 26 September 2026 - 13:37 WITA

Program Kamis Bersih di Kelurahan Karaton Babinsa Bersama Warga Gotong Royong Sambut HUT ke 81 TNI

Jumat, 25 September 2026 - 23:32 WITA

Syafruddin Hinelo Jadi Narasumber Kuliah Umum S2 Pedagogi Unismuh Luwuk Dorong Guru Profesional di Era Digital

Jumat, 25 September 2026 - 20:23 WITA

Kekerasan di SDN 6 Luwuk Mencuat Kadisdikbud Banggai Safrudin Hinelo Akan Panggil ( BL) Kepala Sekolah

Berita Terbaru

Topik Utama

Happy Jokers Casino Bonus Mechanics Alternative Positionierung

Senin, 28 Sep 2026 - 04:04 WITA

Nasional

NU, GUS DUR, DAN BROMOCORAH POLITIK

Minggu, 27 Sep 2026 - 19:39 WITA

OPINI

Masyarakat Mendambakan Pemimpin Yang Amanah

Minggu, 27 Sep 2026 - 14:49 WITA