Alamsyah Palenga : Bukan Hanya Gonggongan Anjing, Rumah Waletpun Jika Tidak Toleran, Bisa Mengganggu Kenyamanan

Kamis, 24 Februari 2022

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

ketua GP Ansor Sulteng, Ir. Alamsyah Palenga, ST., M.Eng.

ketua GP Ansor Sulteng, Ir. Alamsyah Palenga, ST., M.Eng.

SUARAUTARA.COM, PALU – Meluruskan berbagai tanggapan miring elemen masyarakat terkait pernyataan Menteri Agama (Menag) Yaqut Cholil Qoumas soal aturan pengeras suara atau Toa di Masjid dan Musalah yang kini dipolemikan, kembali diluruskan oleh ketua GP Ansor Sulteng, Ir. Alamsyah Palenga, ST., M.Eng.

Apa yang menjadi inti dan isi penyampaian Menag hari ini sebenarnya tidak perlu dipersempit maknanya dan dipolemikkan.

“Sebenarnya Menag hanya ingin mengatakan bahwa, gangguan suara itu bisa berasal dari mana saja, tidak hanya dari toa masjid. Jika seorang muslim katakanlah tinggal di suatu daerah sebagai minoritas di daerah tertentu, dimana masyarakatnya banyak memelihara anjing, pasti akan terganggu jika tetangganya yang memelihara anjing itu tidak toleran,” tukas Alamsyah Palenga.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Tambah Alamsyah Palenga, jika anjing-anjing itu menggonggong di tengah malam saat orang lagi tidur, kan itu juga mengganggu kenyaman yang ada,” imbuhnya.

“Bukan hanya gonggongan anjing, rumah waletpun, yang dibangun di tengah pemukiman warga, kalau tidak toleran, suaranya bisa mengganggu kenyamanan tetangga”, tutupnya. (can)

Berita Terkait

Dugaan Pelanggaran UU ITE, Konten “Orang Hilang” Bergambar Bupati Buol Masuk Polda Sulteng
Terpental, Rapat Formatur Pertama penyusunan Pengurus PBNU Melahirkan Kekecewaan yang Disikapi debgan Fitnah: PKB COME BACK
Penyaluran Bantuan Pangan (Bapang) Beras di Situbondo Alokasi Juli – September 2026 di Desa Paowan 
Terbitkan SE Nomor 20 Tahun 2026, Kemendikdasmen Lindungi Siswa Terdampak Karhutla
Radio Mutiara 103,7 FM, Media Massa Konvensional yang “Bertarung” dengan Media Online di Angkasa
Lagi Sengketa Tanah Maahas Berujung Pengaduan Polisi Steven Lianto Laporkan Dugaan Penyerobotan
PWI Pusat dan Provinsi Sulteng  Nyatakan 18 Wartawan Kompeten Sekaligus UKW di Banggai Resmi Berakhir
Sudah Tiga Hari BBM di Situbondo Langka, Harga Pertamax di Kios Tembus Rp 30 Ribu per Botol 

Berita Terkait

Kamis, 10 September 2026 - 16:04 WITA

Dugaan Pelanggaran UU ITE, Konten “Orang Hilang” Bergambar Bupati Buol Masuk Polda Sulteng

Kamis, 10 September 2026 - 12:34 WITA

Terpental, Rapat Formatur Pertama penyusunan Pengurus PBNU Melahirkan Kekecewaan yang Disikapi debgan Fitnah: PKB COME BACK

Kamis, 10 September 2026 - 11:27 WITA

Penyaluran Bantuan Pangan (Bapang) Beras di Situbondo Alokasi Juli – September 2026 di Desa Paowan 

Kamis, 10 September 2026 - 05:40 WITA

Terbitkan SE Nomor 20 Tahun 2026, Kemendikdasmen Lindungi Siswa Terdampak Karhutla

Rabu, 9 September 2026 - 23:32 WITA

Radio Mutiara 103,7 FM, Media Massa Konvensional yang “Bertarung” dengan Media Online di Angkasa

Berita Terbaru