TOUNA, Dalam lawatannya dibeberapa kabupaten di Sulawesi Tengah, M. Thobahul Aftoni politisi Partai Persatuan Pembangunan (PPP), Calon Anggota Legislatif DPR-RI pemilu 2024 menghadiri Kegiatan syukuran (Mora’a) di pusatkan di lapangan Desa Pancuma Kecamatan Tojo Kabupaten Tojo Una-Una, Minggu 15 Oktober
Kegiatan adat yang diselenggarakan adalah, Motela, Moganci, Montompo dan Kayori.
Politisi PPP ini, menyebutkan Pesta Panen Mora’a atau biasa disebut juga dengan istilah padungku harus terus dilestarikan sehingga akan terus dilakukan dari massa ke massa.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Padungku adalah ungkapan rasa syukur dan kegembiraan para petani, atas hasil panen yang diperoleh perpaduan antara budaya dan agama yan patut dilestarikan.
Ia mengambarkan suasana acara panen raya, yang dilaksanakan oleh kades Pancuma beserta para warga, menurutnya adalah perpaduan yang komplit, ada dimensi olahraga dalam bentuk lomba putar gangsing, dimensi ekonomi, dimensi budaya dan pariwisata dan agama dalam bentuk tarian tradisional yang berisikan ucapan salam dan doa.
“Perpaduan seperti ini harus dijaga dan dilestarikan, karena dari sinilah pondasi persatuan dan kerukunan akan selalu terjaga.”Ujarnya.
Sementara Kadis Parawisata dan Kebudayaan Moh. Arsyad, SE, M.Si pada awak media mengatakan, intinya pelaksanaan perayaan pesta pasca panen masyarakat, Mora’a yg diselenggaran oleh lembaga adat desa pancuma bersama pemerintah Desa.
Kegiatan ini di hadiri oleh pemerintah kabupaten dalam hal ini bupati di wakilkan kepada saya, serta beberapa OPD teknis lainnya juga di hadiri oleh KH. Abdullah bin Moh. Amin Lasawedi serta habib Mohammad Alhabsyi dan anggota DPRD touna serta staf ahli DPR RI termasuk camat Tojo dan Tojo barat.
Pemerintah daerah melalui dinas pariwisata dan kebudayaan kedepan akan lebih memaksimalkan pelaksanaan pesta panen ini.
Sebagai budaya yang harus tetap di jaga dan di lestarikan, bahkan dapat diwariskan pada generasi mendatang.
Olehnya disparbud Tojo Una-Una memiliki agenda utama untuk dapat menjaga, melestarikan dan mewariskan budaya Tojo Una-Una termasuk budaya pesta panen ini akan memperkuat eksistensi kelembagaan adat.
Sebelumnya pembentukan kelembagaan adat dari desa sampai ke kecamatan, sehingga ke depan kelembagaan adat ini yg lebih berperan.
Untuk selalu melaksanakan kegiatan-kegiatan budaya, untuk menjaga dan melestarikannya sehingga bisa diwariskan kepada generasi berikut.Tandas Moh. Arsyad **
























