Jelang Akhir Pekan, Pendaki Wisata Gunung Ambang Boltim Membludak

Sabtu, 19 Februari 2022

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SUARAUTARA.COM, BOLTIM – Animo para pendaki di kawasan wisata Gunung Ambang terletak di Kecamatan Mooat Kabupaten Bolaang Mongondow Timur (Boltim) sebulan terakhir ini semakin tinggi, terlebih di akhir pekan dan hari-hari besar.

Keindahan pemandangan alam dari ketinggian puncak gunung Ambang begitu memesona, apalagi para pendaki ini akan disuguhkan dengan pemandangan indah danau Mooat yang berpapasan langsung dengan Gunung tertinggi di Bolaang Mongondow Raya itu.

suasana di Puncak kawasan wisata Gunung Ambang Boltim (Foto : Rvan Papalan)

 

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Trend kenaikan angka kunjungan wisatawan itu, berdasarkan data yang dikantongi pemerintah desa Bongkudai Baru, Kecamatan Mooat, dimana, Dimana, dari data yang dimiliki pemerintah desa Bongkudai Baru menyatakan tren angka kenaikan atas kunjungan para pendaki atau wisatawan yang melakukan pendakian menuju puncak gunung Ambang sangat tinggi tercatat satu bulan terakhir ini.

Untuk pengunjung Gunung Ambang selama sebulan bisa mencapai 500 atau 1000 orang pendaki, ini berdasarkan laporan setiap kepala dusun, karena para wisatawan jika ingin mendaki, maka harus melapor dulu ke pemerintah desa setempat, “ kata Jerol Kamu Kepala desa Bongkudai Baru saat bersua dengan suarautara.com, Sabtu (19/02/22).

Lanjut Jerol, bahwa jumlah wisatawan menuju kawasan gunung Ambang membludak terutama pada akhir pekan atau hari – hari besar seperti 17 Agustus dan hari besar lainnya.

Jumlah pendaki membludak bahkan tidak sedikit calon pengunjung masuk dalam daftar tunggu, ketika hari – hari besar.” jelasnya.

Ia juga menyembutkan, dengan meningkatkannya kunjungan pendaki, maka pihaknya harus disertai dengan melakukan pengawasan penuh, jangan sampai meningkatnya kunjungan pendaki malah berdampak buruk untuk keselamatan.

Pendaki dilarang membuang sampah, dan tidak boleh merusak lingkungan seperti melakukan aksi vandalisme. Kami imbau juga mereka tidak boleh melakukan hal-hal yang tidak terpuji,” tutupnya.

 

 

 

 

 

 

 

 

 

Muklas Mamonto/Can

Berita Terkait

TNI Perkuat Sinergi Warga dan Tenaga Kesehatan dalam Upaya Cegah Stunting
Resmikan Tiga Ruangan Baru di Kejari Touna, Kajati Sulteng Dorong Percepatan Digitalisasi
Klarifikasi Akun Fery Tap Terkait Laporan Camat Ampana Tete: Ada Kesalahpahaman Pesan
Regu Fahmil Qur’an Buol Lolos ke Final MTQ Sulteng 2026 Usai Tekuk Morut dan Toli-Toli
Mayat Pria Tanpa Identitas Ditemukan Mengapung di Perairan Desa Buon Mandiri Polisi Lakukan Penyelidikan
Rembuk Stunting, Perkuat Komitmen Bersama Cegah Stunting Sejak Dini
Diduga Cemarkan Nama Baik di Medsos, Akun Facebook Fery Tap Dilaporkan Camat Ampana Tete
53 Siswa MIN 1 Banggai Lulus 100 Persen Kemenag Suardi Khanjai Pesan Jaga Akhlak dan Adab

Berita Terkait

Rabu, 10 Juni 2026 - 11:45 WITA

TNI Perkuat Sinergi Warga dan Tenaga Kesehatan dalam Upaya Cegah Stunting

Selasa, 9 Juni 2026 - 22:12 WITA

Resmikan Tiga Ruangan Baru di Kejari Touna, Kajati Sulteng Dorong Percepatan Digitalisasi

Selasa, 9 Juni 2026 - 21:57 WITA

Klarifikasi Akun Fery Tap Terkait Laporan Camat Ampana Tete: Ada Kesalahpahaman Pesan

Selasa, 9 Juni 2026 - 17:25 WITA

Regu Fahmil Qur’an Buol Lolos ke Final MTQ Sulteng 2026 Usai Tekuk Morut dan Toli-Toli

Selasa, 9 Juni 2026 - 17:24 WITA

Mayat Pria Tanpa Identitas Ditemukan Mengapung di Perairan Desa Buon Mandiri Polisi Lakukan Penyelidikan

Berita Terbaru