SUARAUTARA.COM, Boltim – Dua perangkat Desa Bangunan Wuwuk Timur, Kecamatan Modayag Barat, Kabupaten Bolaang Mongondow Timur (Boltim), Diduga diberhentikan secara tidak wajar oleh Kepala desa, Sebagaimana yang disampaikan Tony L salah satu eks aparat desa yang keluarkan kepala desa, Saat bersua media ini, Jumat (14/1/2022).
Katanya, adanya pemberhentian ini harus mengacu dalam undangan – undang bukan main pecat saja,” Kalau berdasarkan Pemendagri nomor 67 Tahun 2017 perangkat desa diberhentikan karena 3 sebab yakni meninggal dunia, permintaan sendiri dan melanggar fungsi dan wewenang, ” katanya
Ucapnya lagi, Sampai hari kami tidak tau apa menjadi alasan kami di keluarkan dari kepala dusun,” Artinya kami bukan mau jabatan, tapi kami butuh penjelasan kesalahan kami apa dan sebelum diberikan surat pemberhentian kepada kami tidak ada surat peringatan atau biasa di sebut SP 1, SP 2, Dan Sp 3, Atau teguran kepada kami, tiba – tiba langsung ada surat pemberhentian ( Pemecatan) kepada kami kan ane,” Tegasnya
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Ia berharap, Pihak pemerintah kabupaten Bolaang Mongondow timur harus menindak lanjuti ini.
” Khusus Bupati dan Wakil bupati Boltim kami tidak tau apa salah kami langsung ada pemberhentian kepada kami oleh kepala desa Bangunan wuwuk Timur,dan kami berharap Pemda harus menindaklanjuti ini,” katanya
Selain itu , ketua Badan permusyawaratan Desa, Heppy L, Mengatakan, Untuk masalah pemberhentian aparat desa bangunan wuwuk Timur,kami tidak tau apa alasan pemerintah desa memberhentikan mereka.” Sampai sekarang masalah pemberhentian pala Tony dan kaur pemerintahan Roky Ponto,Tidak ada pemberitahuan kepada Bpd Sampai saat ini, dan apa alasan – alasan pemerintah desa sampai mereka di berhentikan,” Tutupnya
Terpisah, Sekertaris desa Bangunan Wuwuk Timur Saat di sambangi media ini Menyampaikan, Adanya pemberhentian dua perangkat desa itu sesuai SK Sangadi,” Sangadi yang keluarkan SK,jadi tanya saja sama Sangadi selanjutnya.” Ungkapnya
Sayangnya kepala desa saat di sambangi media ini Dikantor desa Sampai kediamannya serta melalui via seluler belum ada tanggapan di berikan hingga berita ini turun.
Muklas Mamonto






















