Telan Anggaran 1,9 M, Kapal Motor Wisata Belum Sepenuhnya Diserahkan Ke BUMDes

Jumat, 14 Januari 2022

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SUARAUTARA.COM, Buol – Meski sudah diserahkan dan diresmikan penggunaannya oleh Bupati Amirudin Rauf, pada Kamis, 13 Januari 2022, bertempat di Galangan Kapal Kelurahan Kumaligon Kec. Biau, Kapal Motor Viber Wisata pemkab Buol belum sepenuhnya dimanfaatkan oleh Badan Usaha Milik Desa (BUMDdes).

Hal itu berdasarkan penyampaian laporan oleh Kadis Perhubungan,  Moh.Yamin Rahim dalam laporanya dimana menyebutkan bahwa Sumber dana dari Kegiatan ini berasal dari dana Alokasi Khusus (DAK) tahun 2021 yang menelan anggaran sebesar kurang lebih Rp. 1.9 Milyar sebagai kapal Pengawasan dan Untuk wisata.

Menurut Moh Yamin bahwa, Untuk sementara kapal ini setelah diterima masih dalam pengawasan Dinas Perhubungan Kabupaten Buol yang selanjutnya akan dikelolah oleh Bumdes.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

” Akan tetapi jika Bumdes yang nantinya akan mengelolah perlu kesiapan karena disamping biaya operasional yang tinggi juga setiap Kapal harus ada nakoda, ABK 2 orang untuk dapat mengoperasionalkanya “. Tuturnya .

Sementara itu, Bupati dalam sambutannya menyebutkan bahwa suatu kesyukuran bagi kita semua bahwa Kabupaten kita sudah memiliki Kapal Wisata, pengadaan 2 (dua) unit kapal ini nantinya akan di peruntukan kepada Badan Usaha Milik Desa atau Bumdes sebagai alat transportasi antar pulau maupun terkait wisata bagi tamu tamu daerah.

” Namun tentunya saat ini kita harus bisa melihat skala kebutuhan awal bagi kapal ini. Kalau melihat bentuknya dari Viber dan fasiilitas yang ada sangat lengkap maka kapal ini tidak bisa diperlakukan sembarangan untuk dapat menjaga kelayakan penggunaanya “. Ujar Bupati

” Jadi kita akan lakukan evaluasi pengelolaanya, dimana biaya operasionalnya cukup tinggi seperti yang saya jelaskan tadi, sehingga membutuhkan Bumdes dan peran Desa yang dapat untuk mengelolanya,” ungkapnya.

” Selain sesuai fungsinya Kapal ini akan kita gunakan sebagai alat transportasi antar pulau bagi masyarakat yang ada dipesisir termasuk kelancaran program pemerintah. Namun untuk sementara kapal ini akan di tangani oleh Pemerintah Kabupaten Buol sembari menunggu evaluasi tehnis Bumdes mana yang siap terkait pengelolaanya “. Tutupnya.

Untuk di ketahui bahwa dua unit kapal laut tersebut masing-masing berkapasitas di bawah 7 Gross Tonnage itu di lengkapi dua mesin tempel merek Yamaha masing-masing 85 PK setiap satu unit mesin di lengkapi dengan fasilitas komunikasi dan alat penyelamat.[can]

 

 

Berita Terkait

Dugaan Pelanggaran UU ITE, Konten “Orang Hilang” Bergambar Bupati Buol Masuk Polda Sulteng
Penyaluran Bantuan Pangan (Bapang) Beras di Situbondo Alokasi Juli – September 2026 di Desa Paowan 
Lagi Sengketa Tanah Maahas Berujung Pengaduan Polisi Steven Lianto Laporkan Dugaan Penyerobotan
PWI Pusat dan Provinsi Sulteng  Nyatakan 18 Wartawan Kompeten Sekaligus UKW di Banggai Resmi Berakhir
Dari Pantai Sedulur untuk Masa Depan: TNI Tanam 1.500 Mangrove Bersama Rakyat
Putusan MA Telah Inkracht Ahli Waris Salim Albakar Siapkan Laporan ke PTUN hingga Bareskrim soal Sengketa Lahan Tanjung Sari
Bupati Banggai Amirudin Resmikan Kantor Desa Singkoyo Guna Peningkatan Kualitas Layanan Publik
Gandeng DSLNG Kaban BPBD Banggai Rifai Mahiwa Terus Perkuat Ketangguhan Bencana di Desa Uso ​

Berita Terkait

Kamis, 10 September 2026 - 16:04 WITA

Dugaan Pelanggaran UU ITE, Konten “Orang Hilang” Bergambar Bupati Buol Masuk Polda Sulteng

Kamis, 10 September 2026 - 11:27 WITA

Penyaluran Bantuan Pangan (Bapang) Beras di Situbondo Alokasi Juli – September 2026 di Desa Paowan 

Rabu, 9 September 2026 - 19:27 WITA

Lagi Sengketa Tanah Maahas Berujung Pengaduan Polisi Steven Lianto Laporkan Dugaan Penyerobotan

Rabu, 9 September 2026 - 16:56 WITA

PWI Pusat dan Provinsi Sulteng  Nyatakan 18 Wartawan Kompeten Sekaligus UKW di Banggai Resmi Berakhir

Rabu, 9 September 2026 - 12:27 WITA

Dari Pantai Sedulur untuk Masa Depan: TNI Tanam 1.500 Mangrove Bersama Rakyat

Berita Terbaru