Ibu dan Anak Kompak Kenalkan Pakaian Budaya di HUT “KOSOT” Tempurejo, Raih Door Prize Unik

Selasa, 23 Juni 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Suarautara.com,JEMBER – Semangat melestarikan budaya Jawa dan Madura terpancar dari aksi kompak ibu dan anak saat menghadiri undangan HUT KOSOT Komunitas Sepeda Tua Tempurejo, Minggu 22 Juni 2026.

Dua perempuan asal Desa Tanjung Rejo Krajan Barat itu adalah *Ibu Sri, akrab disapa Jeng Sri, dan putrinya Imelda*. Keduanya tampil serasi mengenakan pakaian adat Jawa dan Madura saat ikut “Ngonthel Bareng” di Pemandian Kajer Asri, Kec. Tempurejo, Jember.

Imelda sendiri hadir mewakili *Klub Bima Onthelis* bersama sekitar 30 anggota lainnya. Dengan balutan kebaya dan beskap bernuansa adat, keduanya sukses mencuri perhatian peserta dari berbagai komunitas sepeda tua yang hadir.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Alhamdulillah, kekompakan dan keunikan kostum mereka berbuah manis. Panitia HUT KOSOT memberikan apresiasi berupa *doorprize kategori Kostum Unik*. Penghargaan ini diberikan setelah menilai penampilan peserta dari beberapa komunitas yang hadir.

“Seneng banget bisa ngonthel bareng sambil kenalin budaya ke dulur-dulur sepedahan. Biar anak muda tahu kalau pakai adat itu keren dan tetap bisa aktif,” ujar Jeng Sri sambil tersenyum.

Aksi Jeng Sri dan Imelda jadi bukti kalau sepeda tua dan budaya bisa jalan bareng. Ngonthel gak cuma sehat, tapi juga jadi panggung buat nguri-uri tradisi Jawa-Madura.
Reporter:  Bambang Sugiharto.

Berita Terkait

Satpolairud Polres Situbondo Bantu Temukan Kapal Nelayan yang Hilang
Dugaan Pelanggaran UU ITE, Konten “Orang Hilang” Bergambar Bupati Buol Masuk Polda Sulteng
Lagi Sengketa Tanah Maahas Berujung Pengaduan Polisi Steven Lianto Laporkan Dugaan Penyerobotan
PWI Pusat dan Provinsi Sulteng  Nyatakan 18 Wartawan Kompeten Sekaligus UKW di Banggai Resmi Berakhir
Dari Pantai Sedulur untuk Masa Depan: TNI Tanam 1.500 Mangrove Bersama Rakyat
Putusan MA Telah Inkracht Ahli Waris Salim Albakar Siapkan Laporan ke PTUN hingga Bareskrim soal Sengketa Lahan Tanjung Sari
Bupati Banggai Amirudin Resmikan Kantor Desa Singkoyo Guna Peningkatan Kualitas Layanan Publik
Gandeng DSLNG Kaban BPBD Banggai Rifai Mahiwa Terus Perkuat Ketangguhan Bencana di Desa Uso ​

Berita Terkait

Jumat, 11 September 2026 - 08:04 WITA

Satpolairud Polres Situbondo Bantu Temukan Kapal Nelayan yang Hilang

Kamis, 10 September 2026 - 16:04 WITA

Dugaan Pelanggaran UU ITE, Konten “Orang Hilang” Bergambar Bupati Buol Masuk Polda Sulteng

Rabu, 9 September 2026 - 19:27 WITA

Lagi Sengketa Tanah Maahas Berujung Pengaduan Polisi Steven Lianto Laporkan Dugaan Penyerobotan

Rabu, 9 September 2026 - 16:56 WITA

PWI Pusat dan Provinsi Sulteng  Nyatakan 18 Wartawan Kompeten Sekaligus UKW di Banggai Resmi Berakhir

Rabu, 9 September 2026 - 12:27 WITA

Dari Pantai Sedulur untuk Masa Depan: TNI Tanam 1.500 Mangrove Bersama Rakyat

Berita Terbaru