SuaraUtara.com, Banggai -.Sejarah baru di sektor pendidikan Kabupaten Banggai resmi dimulai dengan hadirnya SMP Negeri Mirqan di Kecamatan Luwuk Selatan. Kehadiran sekolah menengah pertama negeri pertama di wilayah tersebut menjadi jawaban atas harapan masyarakat yang selama ini menginginkan akses pendidikan yang lebih dekat, merata, dan berkualitas.
Pendirian SMP Negeri Mirqan merupakan bagian dari komitmen Pemerintah Kabupaten Banggai dalam mendukung program Bupati Banggai Ir. H. Amirudin, S.P., M.M., M.P. bersama Wakil Bupati Drs. H. Furqanuddin Masulili, M.M. pada periode kepemimpinan kedua mereka untuk mewujudkan visi “Banggai Cerdas”.
Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Banggai, Syafrudin Hinelo, menjelaskan bahwa kehadiran SMP Negeri Mirqan dirancang untuk memangkas jarak akses pendidikan bagi masyarakat Luwuk Selatan.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Selain itu, sekolah ini juga dipersiapkan sebagai salah satu motor penggerak peningkatan mutu pendidikan melalui pemanfaatan teknologi digital.
SMP Negeri Mirqan hadir untuk memenuhi kebutuhan daya tampung peserta didik baru. Sekolah ini didukung oleh enam Sekolah Dasar yang berada di wilayah Luwuk Selatan sehingga dapat memperkuat upaya mewujudkan pendidikan yang bermutu dan merata di Kabupaten Banggai,” ujar Syafrudin.
Meski baru berdiri, SMP Negeri Mirqan langsung mengusung konsep Smart School dengan penerapan proses belajar mengajar berbasis digital. Langkah ini menjadi bagian dari transformasi pendidikan yang sejalan dengan perkembangan teknologi dan kebutuhan pembelajaran modern.
Kepala Bidang SMP Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Banggai, Irma Labuan, menyampaikan bahwa seluruh aspek legalitas dan kesiapan operasional sekolah telah terpenuhi.
SMP ini berstatus negeri. Seluruh izin operasional, Data Pokok Pendidikan (Dapodik), hingga Nomor Pokok Sekolah Nasional (NPSN) sudah resmi tersedia. Begitu pula dengan kesiapan pendidik dan tenaga kependidikan, semuanya sudah siap,” jelas Irma, Selasa (9/6/2026).
Kehadiran sekolah baru ini mendapat sambutan positif dari masyarakat. Antusiasme tersebut terlihat dari jumlah pendaftar yang telah mencapai lebih dari 60 calon siswa untuk kelas VII.
Menurut Irma, target awal penerimaan peserta didik baru dibuka untuk tiga rombongan belajar (rombel). Namun, fasilitas yang tersedia memungkinkan sekolah menampung hingga empat rombel dengan tetap memprioritaskan siswa yang berdomisili di wilayah Luwuk Selatan.
Untuk mempermudah proses pendaftaran, panitia telah menyebarkan barcode pendaftaran ke sejumlah Sekolah Dasar di wilayah tersebut.
Sistem penerimaan peserta didik baru juga dilakukan secara transparan melalui empat jalur, yakni Jalur Domisili bagi warga Luwuk Selatan, Jalur Prestasi bagi siswa berprestasi, Jalur Afirmasi untuk keluarga kurang mampu, serta Jalur Mutasi bagi siswa yang mengikuti perpindahan tugas orang tua.
Dengan hadirnya SMP Negeri Mirqan yang mengusung konsep Smart School, Pemerintah Kabupaten Banggai berharap akses pendidikan yang berkualitas semakin merata dan mampu melahirkan generasi unggul yang siap menghadapi tantangan masa depan.(AM’oks69)
























