Rembuk Stunting, Perkuat Komitmen Bersama Cegah Stunting Sejak Dini

Selasa, 9 Juni 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Suarautara.com,Situbondo – Upaya percepatan penurunan stunting terus dilakukan melalui sinergi berbagai pihak. Salah satunya diwujudkan dalam kegiatan Rembuk Stunting yang dilaksanakan di Balai Desa Sumberejo, Kecamatan Besuki, Kabupaten Situbondo, Selasa (09/06/2026).

Kegiatan yang diikuti sekitar 40 peserta tersebut menjadi forum penting untuk menyatukan langkah dan komitmen seluruh elemen masyarakat dalam mencegah serta menangani stunting secara terpadu. Hadir dalam kegiatan tersebut Camat Besuki Yakub Alaex Susanto, S.T., Kepala Desa Sumberejo Hasanudin, Kepala UPT Puskesmas Widoropayung, Babinsa Desa Sumberejo Serma Rohmadi, Bidan Desa Umy Kulsum, perangkat desa, pendamping desa, serta unsur terkait lainnya.

 

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Acara diawali dengan menyanyikan lagu Indonesia Raya, dilanjutkan pembukaan, sambutan Kepala Desa Sumberejo dan Camat Besuki, serta sosialisasi kesehatan yang disampaikan oleh Kepala Puskesmas Widoropayung, dr. Rizal Ismuryanda. Dalam pemaparannya, dr. Rizal menekankan pentingnya pemenuhan gizi, pola asuh yang baik, serta pemantauan tumbuh kembang anak secara rutin guna mencegah terjadinya stunting.

 

Babinsa Desa Sumberejo Serma Rohmadi menyampaikan bahwa pencegahan stunting merupakan tanggung jawab bersama yang memerlukan peran aktif seluruh lapisan masyarakat. Menurutnya, edukasi dan pendampingan kepada keluarga yang memiliki balita harus terus dilakukan agar anak-anak dapat tumbuh sehat dan berkembang secara optimal.

 

“Melalui kegiatan rembuk stunting ini, diharapkan terbangun kesadaran masyarakat tentang pentingnya menjaga kesehatan ibu dan anak sejak dini. Dengan kerja sama yang baik antara pemerintah desa, tenaga kesehatan, dan masyarakat, upaya percepatan penurunan stunting dapat tercapai secara maksimal,” ujar Serma Rohmadi.

Kegiatan berlangsung dengan tertib dan penuh antusiasme. Melalui forum ini, masyarakat mendapatkan tambahan pengetahuan mengenai pola hidup sehat, pentingnya pelayanan posyandu, serta langkah-langkah pencegahan stunting sebagai investasi untuk menciptakan generasi yang sehat, cerdas, dan berkualitas di masa depan.

Berita Terkait

Mayat Pria Tanpa Identitas Ditemukan Mengapung di Perairan Desa Buon Mandiri Polisi Lakukan Penyelidikan
Diduga Cabuli Anak, Oknum ASN Puskesmas Tombiano Resmi Dilaporkan ke Polres Touna
Lewat Program Jurnalis Masuk Sekolah di SMAN 1 Toili Reza Fauzi Dapat Apresiasi dari Ketua PWI Banggai Abdul Saleh
Bupati Amirudin Lepas Kafilah MTQ Banggai ke Sigi Targetkan Tembus Tiga Besar Sulawesi Tengah
IPTU I Wayan Sukarman Ajak Forkopimcam dan Kades Bersatu Wujudkan Kamtibmas Aman di Lamala
Pengguna Jalan Resah Aktivitas Pergudangan Toko Grosir Lutos dan Cipta Ganggu Lalu Lintas Dimana Petugas
Audiensi Warga Desa Uso Bersama Kejari Banggai Sepakati Pengawalan Penyelesaian Kasus Dugaan Korupsi BUMDes
53 Siswa Kelas VI MIN 1 Banggai Lulus 100 Persen, Hasniar Pesan Terus Raih Prestasi dan Jaga Akhlak

Berita Terkait

Selasa, 9 Juni 2026 - 17:24 WITA

Mayat Pria Tanpa Identitas Ditemukan Mengapung di Perairan Desa Buon Mandiri Polisi Lakukan Penyelidikan

Selasa, 9 Juni 2026 - 17:12 WITA

Rembuk Stunting, Perkuat Komitmen Bersama Cegah Stunting Sejak Dini

Senin, 8 Juni 2026 - 16:37 WITA

Diduga Cabuli Anak, Oknum ASN Puskesmas Tombiano Resmi Dilaporkan ke Polres Touna

Senin, 8 Juni 2026 - 02:22 WITA

Lewat Program Jurnalis Masuk Sekolah di SMAN 1 Toili Reza Fauzi Dapat Apresiasi dari Ketua PWI Banggai Abdul Saleh

Jumat, 5 Juni 2026 - 20:55 WITA

Bupati Amirudin Lepas Kafilah MTQ Banggai ke Sigi Targetkan Tembus Tiga Besar Sulawesi Tengah

Berita Terbaru