Suarautara.com,TOUNA– Kepala Satuan Pelayanan Program Gizi (SPPG) Dapur Tombo 1, Abdurahman, S.Pd., membantah keras tudingan bahwa menu Makan Bergizi Gratis (MBG) yang disajikan di SMA 1 Ampana Kota dalam kondisi mentah atau tidak matang.
Bantahan tersebut disampaikan langsung oleh Abdurahman dalam keterangan pers pada Jumat (29/5/2026), guna mengklarifikasi keluhan yang sempat beredar di lingkungan sekolah.
Sebelumnya, seorang guru SMAN 1 Ampana Kota berinisial SL sempat menyatakan kepada awak media bahwa menu makanan yang dibagikan pada Jumat siang itu belum matang sempurna. Menurut SL, kondisi tersebut membuat banyak siswa enggan menyantap jatah makan mereka. Bahkan, beberapa siswa memilih membungkus makanan tersebut untuk dibawa pulang agar bisa dikukus kembali di rumah.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Menanggapi laporan tersebut, pihak SPPG Dapur Tombo 1 segera memberikan penjelasan. Abdurahman berdalih bahwa menu bernama ‘GIMSUN’ tersebut sebenarnya sudah matang, namun memiliki cita rasa yang mungkin masih asing bagi para siswa.
“Menu GIMSUN tersebut terasa mentah karena lidah masyarakat belum peka terhadap menu yang disajikan,” ujar Abdurahman memberikan klarifikasi.
Meski membantah adanya kelalaian dalam proses memasak, pihak SPPG Tombo 1 berjanji akan melakukan evaluasi total terhadap jenis hidangan yang disediakan. Hal ini dilakukan demi menjaga kenyamanan dan kesehatan para siswa.
“Ke depannya kami tidak akan menyajikan menu seperti ini lagi karena berisiko menimbulkan masalah bagi siswa di sekolah,” pungkasnya.
(Agung)
























