Ratusan Sertifikat Tanah Ditarik Kembali, Warga Desa Tojo Protes Transparansi BPN Touna

Sabtu, 23 Mei 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Suarautara.com,TOUNA– Ratusan warga Desa Tojo mempertanyakan transparansi Badan Pertanahan Nasional (BPN)/ATR Tojo Una-Una (Touna) setelah ratusan sertifikat tanah yang telah dibagikan kepada masyarakat tiba-tiba ditarik kembali.

Langkah penarikan sepihak ini memicu protes keras dari warga setempat yang menggelar konferensi pers pada Jumat, 22 Mei 2026, karena menilai kebijakan tersebut menambah ketidakpastian hukum atas lahan yang telah mereka kelola secara turun-temurun.

Pihak otoritas menarik kembali sertifikat tersebut dengan alasan adanya kekeliruan pada hasil pengukuran lahan, di mana tanah yang sudah disertifikatkan itu diklaim masuk dalam kawasan hutan produksi milik PT Wana Rindang Lestari (WRL).

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Kondisi ini sontak memicu kecurigaan warga terhadap kredibilitas proses pengukuran awal yang dilakukan oleh instansi terkait, yang awalnya dinilai sebagai wujud kepastian agraria namun kini justru memicu konflik baru.

“Kami sudah dapat sertifikat, kok tiba-tiba ditarik dengan alasan masuk hutan produksi WRL. Ini berarti ada tumpang tindih sejak awal. Siapa yang salah ukur?” ujar salah satu perwakilan warga, ABR, saat memberikan keterangan di kediamannya yang turut dibenarkan oleh puluhan warga peserta konferensi pers.

Atas ketidakjelasan tersebut, masyarakat Desa Tojo mendesak BPN/ATR Touna untuk segera membuka data hasil pengukuran beserta peta batas yang digunakan secara transparan.

Selain itu, warga juga meminta Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Tojo Una-Una untuk segera memfasilitasi Rapat Dengar Pendapat (RDP) dengan memanggil pihak BPN, Dinas Kehutanan, dan manajemen PT WRL guna mencegah berlarutnya konflik agraria di wilayah tersebut.

(Agung)

 

Berita Terkait

Sat Lantas Polres OKU TIMUR Gelar Baksos Rutin, Jadi Bagian Rangkaian HUT Bhayangkara ke-80  
Kasat Lantas Polres OKU TIMUR Imbau Masyarakat: Tertib Berlalu Lintas Demi Keselamatan Bersama 
Antrean Panjang di SPBU Kawasan Belitang, Bupati dan Kadisperindag OKU Timur Cek ke Lokasi, Pasokan pun Lancar
13 ABK Selamat, Satpolairud Polres Situbondo Gerak Cepat Tangani Kapal Nelayan Tenggelam di Perairan Agel
Perhutani KPH Bondowoso Sosialisasikan Pembayaran Sharing Agroforestry Sistem Cashless Bersama BRI dan Kejari
Tingkatkan Kesiapsiagaan Bencana, 48 Mahasiswa Poltekkes Kemenkes Palu Gelar Praktik Krisis Kesehatan di Buol
Kepala Desa Kamarora B Tingkatkan SDM Lewat Pendidikan dan Pengabdian Masyarakat
Pemkab Buol dan ESDM Evaluasi Rencana Investasi Pasir Kuarsa di Kecamatan Gadung

Berita Terkait

Sabtu, 23 Mei 2026 - 23:33 WITA

Ratusan Sertifikat Tanah Ditarik Kembali, Warga Desa Tojo Protes Transparansi BPN Touna

Sabtu, 23 Mei 2026 - 21:34 WITA

Sat Lantas Polres OKU TIMUR Gelar Baksos Rutin, Jadi Bagian Rangkaian HUT Bhayangkara ke-80  

Sabtu, 23 Mei 2026 - 21:19 WITA

Kasat Lantas Polres OKU TIMUR Imbau Masyarakat: Tertib Berlalu Lintas Demi Keselamatan Bersama 

Sabtu, 23 Mei 2026 - 21:10 WITA

Antrean Panjang di SPBU Kawasan Belitang, Bupati dan Kadisperindag OKU Timur Cek ke Lokasi, Pasokan pun Lancar

Sabtu, 23 Mei 2026 - 16:10 WITA

13 ABK Selamat, Satpolairud Polres Situbondo Gerak Cepat Tangani Kapal Nelayan Tenggelam di Perairan Agel

Berita Terbaru