Menulis adalah Menanam: Refleksi dari Kemenangan di Festival Puisi Esai 2025

Rabu, 11 Februari 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Oleh: Akaha Taufan Aminudin

Bagi banyak orang, menulis mungkin hanyalah aktivitas memindahkan isi kepala ke atas kertas. Namun, bagi saya, menulis adalah cara paling sunyi sekaligus paling lantang untuk mencintai dunia.

Ketika saya mendengar tema Festival Puisi Esai ke-3 tahun ini—“Cintai Bumi Kembali Setelah Sumatra Menangis”—ada sesuatu yang bergetar di dalam dada. Dari dinginnya udara Kota Batu, saya seolah bisa merasakan panasnya api dan perihnya asap yang menyelimuti saudara-saudara kita di Sumatra.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Kemenangan sebagai Juara Harapan 7 tingkat Nasional dari 1.212 karya bukanlah sekadar tentang piala atau piagam. Lebih dari itu, ini adalah validasi bahwa suara-suara kecil dari kaki gunung pun bisa menggema hingga ke panggung nasional jika disampaikan dengan kejujuran nurani.

*Mengapa Puisi Esai?*

Genre ini memberikan ruang yang unik bagi saya. Dalam puisi esai, kita tidak hanya bermain dengan metafora yang indah, tetapi juga berpijak pada fakta yang nyata. Melalui catatan kaki, saya bisa menunjukkan kepada pembaca bahwa “tangisan” bumi yang saya tulis bukanlah imajinasi belaka, melainkan realitas sejarah dan sosial yang sedang terjadi. Inilah yang disebut dengan sastra yang membumi; sastra yang tidak hanya melangit di awan khayal, tapi menjejak pada tanah yang kita pijak.

*Sebuah Tanggung Jawab Moral*

Prestasi ini membawa tanggung jawab baru. Ketika nama saya diumumkan di antara ribuan penulis hebat lainnya, saya menyadari bahwa kata-kata saya kini telah menjadi saksi.

Tanggung jawab saya bukan lagi hanya menulis tentang keindahan, tetapi juga tentang luka, tentang pemulihan, dan tentang harapan. Sumatra yang menangis adalah pengingat bahwa kita sering kali lupa bersyukur pada alam yang telah memberi segalanya.

Kemenangan ini saya persembahkan untuk Kota Batu, kota yang selalu memberikan ketenangan bagi pena saya untuk menari. Saya ingin mengajak rekan-rekan penulis dan pegiat literasi lainnya untuk tidak pernah berhenti bergerak. Kita harus percaya bahwa setiap kata yang kita tanam hari ini, suatu saat akan tumbuh menjadi pohon kesadaran yang meneduhkan bagi generasi mendatang.

*Penutup: Terus Melejit*

Ke depan, semangat “Kompak Kebersamaan” harus terus kita jaga. Dunia literasi Indonesia membutuhkan lebih banyak penulis yang berani menyuarakan kebenaran. Mari kita terus bergerak pesat, merawat ingatan, dan menjaga nurani. Sebab, selama pena masih digenggam dan nurani masih terjaga, harapan untuk bumi yang lebih baik tidak akan pernah padam.

*Teruslah berkarya, teruslah melejit!*

Rabu 11 Februari 2026
Akaha Taufan Aminudin
*Sisir Gemilang Kampung Baru Literasi SIKAB Himpunan Penulis Pengarang Penyair Nusantara HP3N Kota Batu Wisata Sastra Budaya SATUPENA JAWA TIMUR*

Berita Terkait

Putusan MA Final Tanjung Sari Pasti Digusur..? Peran dan Kewenangan Satgas PKA Dipertanyakan
Kontrak Politik dan Putusan MA Jadi Dilema Gubernur Sulteng Nasib Warga Tanjung Sari Disorot Publik
Rapat Persiapan MTQ XXIII Bangkep TNI Siap Dukung Pengamanan Pelaksanaan di Totikum Selatan
Kodim 1308/LB Gelar UKT Pencak Silat Militer Asah Kemampuan dan Profesionalisme Prajurit
Dugaan Mahar Alsintan Rp150 Juta Mencuat Mentan Amran Minta Kapolresta Banggai Usut Tuntas
PWI Pusat dan Provinsi Sulteng  Nyatakan 18 Wartawan Kompeten Sekaligus UKW di Banggai Resmi Berakhir
Putusan MA Telah Inkracht Ahli Waris Salim Albakar Siapkan Laporan ke PTUN hingga Bareskrim soal Sengketa Lahan Tanjung Sari
Bupati Banggai Amirudin Resmikan Kantor Desa Singkoyo Guna Peningkatan Kualitas Layanan Publik

Berita Terkait

Selasa, 15 September 2026 - 13:29 WITA

Putusan MA Final Tanjung Sari Pasti Digusur..? Peran dan Kewenangan Satgas PKA Dipertanyakan

Selasa, 15 September 2026 - 12:55 WITA

Kontrak Politik dan Putusan MA Jadi Dilema Gubernur Sulteng Nasib Warga Tanjung Sari Disorot Publik

Senin, 14 September 2026 - 20:15 WITA

Rapat Persiapan MTQ XXIII Bangkep TNI Siap Dukung Pengamanan Pelaksanaan di Totikum Selatan

Senin, 14 September 2026 - 12:17 WITA

Kodim 1308/LB Gelar UKT Pencak Silat Militer Asah Kemampuan dan Profesionalisme Prajurit

Sabtu, 12 September 2026 - 00:32 WITA

Dugaan Mahar Alsintan Rp150 Juta Mencuat Mentan Amran Minta Kapolresta Banggai Usut Tuntas

Berita Terbaru

Daerah

SPPG Kembang Tegaskan Komitmen Penuhi Standar BGN

Selasa, 15 Sep 2026 - 07:57 WITA