Culture Fest: Panggung Budaya Lokal dan Dunia

Kamis, 22 Januari 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Luwuk Culture Fest merupakan festival budaya yang menjadi final project dari dua mata kuliah, yaitu Indonesian Culture and Society semester 5 dan Intercultural Communication semester 3. Kegiatan ini menampilkan rangkaian Festival Budaya serta ELC Awards.

Kegiatan Culture Fest dilaksanakan pada hari Rabu (21/01/2026), dengan rangkaian acara pagi hingga malam hari. Pada sesi pagi, Festival Budaya menampilkan beragam budaya dari berbagai negara, antara lain Thailand, Cina, Jepang, Arab, Belanda, India, Korea Selatan, dan Inggris, serta budaya lokal Indonesia seperti Bali, Jawa, Batak, Toraja, Asmat, Sunda, Bugis, Minangkabau, Betawi, dan Dayak.

Setiap kelompok yang mewakili negara maupun budaya lokal Indonesia menampilkan busana dan makanan tradisional, serta memaparkan informasi mengenai destinasi wisata, alat musik tradisional, komunikasi dasar, rumah adat, dan ragam budaya dari masing-masing daerah atau negara yang diangkat.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Pada malam puncak, peserta menampilkan fashion show dengan mengenakan pakaian tradisional dari negara maupun budaya lokal Indonesia yang mereka wakili. Acara kemudian dilanjutkan dengan rangkaian ELC Awards, yaitu pemberian penghargaan kepada mahasiswa yang masuk dalam beberapa nominasi, antara lain Student of the Year, Class of the Year, Best Stand Culture Fest, Inspiring Student, Creative Student, dan Best Student Volunteer. Selain itu, mahasiswa juga menampilkan berbagai pertunjukan seperti tarian, puisi, menyanyi, serta sesi ELC Talk.

Para dosen Bahasa dan Kebudayaan Inggris berharap kegiatan Culture Fest ini dapat diselenggarakan setiap tahun sebagai upaya menumbuhkan kesadaran akan budaya lokal dan budaya global, sekaligus memperkuat dasar percakapan bahasa asing.
Hal senada juga disampaikan oleh Bapak Rektor, yang berharap kegiatan ini dapat menjadi agenda tahunan. Sementara itu, Dekan FKIP memberikan tanggapan bahwa kegiatan ini sangat luar biasa, keren, dan menginspirasi.

Berita Terkait

PWI Pusat dan Provinsi Sulteng  Nyatakan 18 Wartawan Kompeten Sekaligus UKW di Banggai Resmi Berakhir
Putusan MA Telah Inkracht Ahli Waris Salim Albakar Siapkan Laporan ke PTUN hingga Bareskrim soal Sengketa Lahan Tanjung Sari
Bupati Banggai Amirudin Resmikan Kantor Desa Singkoyo Guna Peningkatan Kualitas Layanan Publik
Pentas Silaturahmi Musik Literasi Kota Batu Wisata Sastra Budaya 
62 Personel Polresta Banggai serta Polsek Kota  Amankan Aksi Seribu Lilin Aliansi Untika Melawan
Ketoprak Madura di Tengah Badai Globalisasi
Untuk yang ke Sekian Kalinya, Hosnatun Diundang Menjadi Juri Pada “Festival Musik Tong-tong” se-Madura
Pastikan Pendidikan Anak Berkualitas Bunda PAUD Banggai Syamsuarni Amirudin Monitoring Sekolah di Batui

Berita Terkait

Rabu, 9 September 2026 - 16:56 WITA

PWI Pusat dan Provinsi Sulteng  Nyatakan 18 Wartawan Kompeten Sekaligus UKW di Banggai Resmi Berakhir

Rabu, 9 September 2026 - 10:04 WITA

Putusan MA Telah Inkracht Ahli Waris Salim Albakar Siapkan Laporan ke PTUN hingga Bareskrim soal Sengketa Lahan Tanjung Sari

Rabu, 9 September 2026 - 08:28 WITA

Bupati Banggai Amirudin Resmikan Kantor Desa Singkoyo Guna Peningkatan Kualitas Layanan Publik

Selasa, 8 September 2026 - 05:17 WITA

Pentas Silaturahmi Musik Literasi Kota Batu Wisata Sastra Budaya 

Senin, 7 September 2026 - 21:33 WITA

62 Personel Polresta Banggai serta Polsek Kota  Amankan Aksi Seribu Lilin Aliansi Untika Melawan

Berita Terbaru