Pelita Diri di Puncak Sukses

Rabu, 19 November 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Oleh : Rastono Sumardi

I. Akar yang Menancap, Hati yang Teguh

Di rimba sunyi, jiwa mencari arah,
angin badai menderu, ujian tak kenal lelah.
Namun di dada, keteguhan diam-diam menyala—
bukan baja yang beku, melainkan api yang menjaga.

Ia menjadi jangkar saat gelombang mendaki,
bukan keras kepala, tapi teguh memegang janji.
Hati yang kukuh adalah pondasi diri,
tak runtuh oleh sepi, tak retak oleh caci.
Walau langkah berat, pandangan tetap menyorot depan,
sebab tahu: badai hanyalah jembatan menuju harapan.

II. Memahami Pelita di Jantung Sendiri

Sebelum menempuh jauh, cermin batin harus dijelajah,
mencari peta diri—tempat potensi tumbuh dan bersuara.
Bukan meniru bayangan, bukan mengejar fatamorgana,
tetapi menatap jujur: segala bakat, retak, dan cahaya.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Memahami diri adalah kunci paling rahasia:
mengenali kekuatan, merangkul kelemahan.
Ada permata di dasar hati, tersembunyi dalam lumpur,
menunggu disentuh, diasah, hingga memantulkan masa depan.
Sebab diri adalah semesta, lengkap dengan bintang dan kabut—
dan tiap bagian layak diterima, tanpa takut.

III. Buah Emas dari Pohon Keteguhan

Lihatlah, di ujung perjalanan, sukses menunggu tanpa tergesa—
bukan hadiah yang jatuh dari langit,
bukan warisan yang dibebankan dunia.
Ia adalah mahkota dari hari-hari gigih,
buah matang dari hati yang tak pernah menyerah.

Setiap keringat menjadi pupuk,
setiap jatuh menjadi anak tangga.
Puncak dicapai bukan dengan berlari,
melainkan dengan langkah yang setia.

Sukses sejati bukan sebatas nama dan harta,
melainkan damai di dada
karena telah berjalan sesuai takdir dan asa.

Dan di puncak itu, engkau menoleh pada jejak berliku—
lalu tersenyum, penuh syukur,
sebab setiap luka pernah menjadi pelita yang menuntunmu.

Luwuk, 19/11/2025

Berita Terkait

Puisi Anies Septivirawan: “Indonesia Raya dan Mercusuar Perdamaian Dunia”
Tahap Akhir Seleksi JPTP Banggai Wabup Furqanuddin Dorong Lahirnya Pemimpin Birokrasi Teladan
Mahasiswa IPB Survei Mangrove di Desa Masing Kades Satuwo Andy Tahang Dorong Wisata dan Pelestarian Lingkungan
UNDANGAN DISKUSI: RERASAN SASTRA, Kolaborasi Hangat dari Berbagai Simpul Kreatif
Disdikbid Banggai Bersama PT Panca Amara Utama Perkuat Pendidikan serta Kesehatan dan Pemberdayaan Desa
Hut ke 62 Sulteng Wabup Banggai Furqanuddin Berikan Komitmen Perkuat Sinergi Provinsi dan Daerah
Resmikan Desa Persiapan Mekar Mulya Bupati Amirudin Tekankan Agar Pemerataan Pelayanan
Bupati Banggai Amirudin Langsung Jemput MenDes PDT Yandri Susanto di Bandara SAA

Berita Terkait

Minggu, 26 April 2026 - 20:46 WITA

Puisi Anies Septivirawan: “Indonesia Raya dan Mercusuar Perdamaian Dunia”

Sabtu, 25 April 2026 - 12:28 WITA

Tahap Akhir Seleksi JPTP Banggai Wabup Furqanuddin Dorong Lahirnya Pemimpin Birokrasi Teladan

Jumat, 17 April 2026 - 22:55 WITA

Mahasiswa IPB Survei Mangrove di Desa Masing Kades Satuwo Andy Tahang Dorong Wisata dan Pelestarian Lingkungan

Kamis, 16 April 2026 - 13:51 WITA

UNDANGAN DISKUSI: RERASAN SASTRA, Kolaborasi Hangat dari Berbagai Simpul Kreatif

Senin, 13 April 2026 - 22:02 WITA

Disdikbid Banggai Bersama PT Panca Amara Utama Perkuat Pendidikan serta Kesehatan dan Pemberdayaan Desa

Berita Terbaru