Suarautara.com, Banggai – Sejumlah warga menyoroti pelaksanaan visi Bupati Banggai Ir. H. Amirudin, MM dan Wakil Bupati Drs. H. Furqanuddin, MM periode 2025/2030 yang dikenal dengan sebutan Gerakan Banggai Terdepan, Inovatif, Maju, dan Sejahtera (Gerbang Timur).
Menurut salah satu warga, Selasa (16/09/2025), hingga kini masih banyak aparat di tingkat kecamatan, kelurahan, hingga desa yang belum mampu menjelaskan secara rinci makna visi dan misi tersebut kepada masyarakat.
Contoh kecil program Banggai Cerdas, seharusnya aparat kecamatan, kelurahan, dan desa lebih gencar melakukan sosialisasi. Visi-misi tidak cukup hanya tertulis di atas kertas, tapi harus diwujudkan dalam tindakan nyata,” tegas warga yang enggan disebutkan namanya.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Warga juga menilai lemahnya pengawasan dari dinas terkait dalam berbagai persoalan sosial. Misalnya, masih ada kasus anak-anak di bawah umur yang dipekerjakan hingga larut malam, bahkan dijadikan penarik sumbangan untuk masjid atau mushola.
Hal ini dinilai bertentangan dengan semangat perlindungan anak yang menjadi bagian penting dari pembangunan manusia unggul.
Padahal, visi Gerbang Timur telah dijabarkan dalam lima misi utama, yaitu :
1. Membangun sumber daya manusia unggul, berbudaya, dan berdaya saing.
2. Mengembangkan ekonomi daerah yang tangguh dan inklusif berbasis potensi unggulan.
3. Memenuhi sarana dan prasarana berkualitas, merata, dan ramah lingkungan.
4. Melakukan pembangunan kewilayahan yang merata dan berkeadilan.
5. Mewujudkan tata kelola pemerintahan yang baik dan inovatif.
Namun, warga menilai poin-poin tersebut belum sepenuhnya dipahami oleh aparat di lapangan. “Kalau ada masalah di desa atau kelurahan, sering yang disalahkan bupati.
Padahal ada camat, lurah, dan kepala desa yang seharusnya lebih dulu menjelaskan dan mengawasi karena mereka yang paham akan akar permasahalana yang ada di wilayah,” tambahnya.
Warga berharap agar Bupati Amirudin dan Wabup Furqanuddin menekankan pentingnya sosialisasi serta pengawasan di semua level pemerintahan.
Hal itu agar visi besar Gerbang Timur tidak berhenti hanya sebagai slogan, melainkan benar-benar dirasakan manfaatnya oleh masyarakat luas.
Visi Gerbang Timur sendiri dimaknai sebagai cita-cita menjadikan Kabupaten Banggai sebagai pusat pelayanan, pendidikan, kesehatan, perdagangan, industri, pertanian, perikanan, pertambangan, dan pariwisata di kawasan timur Sulawesi Tengah.
Dengan semangat inovatif, maju, dan sejahtera, pembangunan diharapkan menyentuh semua lapisan masyarakat menuju Indonesia Emas 2045.
( AM’oks69 )






















