Sinkronisasi RTRW Diperkuat, Minahasa Tancap Gas Susun Rencana Tata Ruang 20 Tahun ke Depan

Selasa, 24 Juni 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SUARAUTARA.COM,TONDANO-Pemerintah Kabupaten Minahasa mengambil langkah strategis dalam percepatan penataan ruang wilayah dengan mengikuti Rapat Evaluasi Ranperda Rencana Tata Ruang Wilayah (RTRW) Kabupaten Minahasa Tahun 2025–2044. Kegiatan ini digelar dalam Forum Penataan Ruang Provinsi Sulawesi Utara di Hotel Rogers, Manado, Selasa (24/6/2025).

Sekretaris Daerah Kabupaten Minahasa, Dr. Lynda Watania, MM, M.Si, menyampaikan bahwa RTRW merupakan dokumen fundamental dalam pengendalian arah pembangunan wilayah. RTRW dirancang sebagai panduan pembangunan jangka panjang yang menjamin keseimbangan antara pertumbuhan ekonomi, perlindungan lingkungan, dan penguatan sosial masyarakat.

“RTRW ini bukan sekadar peta tata ruang. Ini adalah instrumen kebijakan yang akan mengatur pola pemanfaatan lahan dan mencegah konflik ruang ke depan,” ujar Watania.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Ia menyebut sejumlah aspek strategis yang tercantum dalam dokumen tersebut, seperti perlindungan kawasan perdesaan prioritas, pemetaan destinasi wisata unggulan, serta pengintegrasian proyek strategis nasional seperti Bendungan Sawangan ke dalam sistem tata ruang daerah.

Watania juga menegaskan pentingnya penetapan RTRW Kabupaten Minahasa sebelum RTRW Provinsi Sulawesi Utara. Menurutnya, hal ini merupakan langkah inisiatif untuk menciptakan kepastian hukum dan mempercepat pelaksanaan program pembangunan di tingkat kabupaten.

“Langkah ini menunjukkan keseriusan Minahasa dalam memastikan pembangunan berjalan terarah dan terukur sesuai prinsip keberlanjutan,” tambahnya.

Lebih lanjut, RTRW juga diharapkan mampu menarik minat investor yang sejalan dengan visi pembangunan hijau dan inklusif, serta membuka lapangan kerja baru bagi masyarakat lokal.

Rapat evaluasi tersebut juga menjadi ajang konsolidasi antara pemerintah kabupaten dan provinsi dalam mewujudkan keselarasan rencana tata ruang yang mendukung pembangunan Sulawesi Utara secara keseluruhan.

“Komitmen ini menjadi dasar kuat untuk membangun Minahasa yang lebih teratur, maju, dan berkelanjutan,” tutup Watania.(ara)

Berita Terkait

Dipimpin Sekretaris Fahri Al Amri, Yayasan Sahabat Hijrah Rutin Gelar Jumat Berkah di Lapas Ampana
Disporapar Buol Serahkan Pengelolaan Wisata Alam Kumaligon kepada Pokdarwis
Cegah Penyelundupan BBM, Gas dan Narkoba, Satpolairud Polres Situbondo Perketat Pengawasan Pelabuhan Panarukan
Mahasiswa IPB Survei Mangrove di Desa Masing Kades Satuwo Andy Tahang Dorong Wisata dan Pelestarian Lingkungan
Ketua KTNA Tolitoli Buka Pintu Air Musim Tanam di Desa Tinigi, Tekankan Penyerapan Beras Lokal
Babinsa Kendit Bersama Warga Laksanakan Kerja Bakti Bersihkan Material Tanah di Badan Jalan
Kejaksaan Negeri dan Pemkab OKU Timur Resmi Jalin Kerja Sama Hukum Perdata dan Tata Usaha Negara
100 KPM Terima Penyaluran Bantuan KIP Jawara dari Dinas Sosial Propinsi Jawa Timur

Berita Terkait

Sabtu, 18 April 2026 - 18:37 WITA

Dipimpin Sekretaris Fahri Al Amri, Yayasan Sahabat Hijrah Rutin Gelar Jumat Berkah di Lapas Ampana

Sabtu, 18 April 2026 - 18:25 WITA

Disporapar Buol Serahkan Pengelolaan Wisata Alam Kumaligon kepada Pokdarwis

Sabtu, 18 April 2026 - 14:40 WITA

Cegah Penyelundupan BBM, Gas dan Narkoba, Satpolairud Polres Situbondo Perketat Pengawasan Pelabuhan Panarukan

Jumat, 17 April 2026 - 22:55 WITA

Mahasiswa IPB Survei Mangrove di Desa Masing Kades Satuwo Andy Tahang Dorong Wisata dan Pelestarian Lingkungan

Jumat, 17 April 2026 - 22:14 WITA

Ketua KTNA Tolitoli Buka Pintu Air Musim Tanam di Desa Tinigi, Tekankan Penyerapan Beras Lokal

Berita Terbaru