FPK Dukung Gubernur Anwar Hafid Tutup 2 Tambang Galian C di Ulujadi Tipo

Rabu, 11 Juni 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Palu– Penutupan 2 perusahaan tambang galian C di kelurahan Tipo kecamaatan Ulujadi yang berbatasan dengan desa Kalora Kecamatan Kinoparo, Kabupaten Sigi oleh Gubernur Sulawesi Tengah (Sulteng), Anwar Hafid mendapat apresasi dan dukungan penuh dari Front Pemuda Kaili (FPK).

FPK menegaskan mendukung penuh kebijakan Gubernur menegaskan mendukung penuh kebijakan Gubernur Sulteng Anwar Hafid menutup perusahaan tambang galian C yang membahayakan pemukiman masyarakat.

Dukungan itu diutarakan oleh Ketua FPK Sulteng Erwin Lamporo kepada awak media Rabu, (11/6),

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Kami dari FPK mendukung penuh dan membackup kebijakan tegas bapak Gubernur Anwar Hafid untuk melakukan penutupan perusahaan tambang galian C dibawah kewenangan beliau yang ada di daerah ini,”tegas mantan anggota DPRD Sulteng itu dilansir dari deadline,news.

Langkah yang diambil Gubernur Anwar Hafid untuk menutup 2 perusahaan tambang galian C itu usai aksi Damai Jilid 2 yang dilakukan oleh masyarakat Kelurahan Tipo Kecamatan Ulujadi pada Senin, (10/6).

Memang sejak awal masyarakat Tipo menolak keberadaan tambang galian C dibawa bendara PT. Bumi Alpha Mandiri dan PT. Tambang Watu Kalora.

Penegasan moratorim tambang galian C di Kelurahan Tipo kota Palu itu disampaikan Gubernur Anwar Hafid dihadapan ratusan masyarakat Tipo yang disaksikan langsung  Ketua DPRD Sulteng, Muhammad Arus Abdul Karim, Bupati Sigi Muhammad Rijal Intjenai dan Sekretaris pemerintah kota Palu Irmayanti Pattalolo.

Aliansi pemerhati lingkungan, tokoh pemuda, tokoh masyarakat dan masyarakat adat Kelurahan Tipo kec. Ulujadi dengan masyarakat desa Kalora Kec. Kinovaro Sigi menyatu menolak keberadaan tambang galian C itu.

Faisal selaku koordinator lapangan Aliansi gerakan damai jilid 2 menolak keras tambang itu. Kepada Gubernur Anwar Hafid mengatakan bahwa mereka telah melakukan segala hal yang diminta oleh pemprov Sulteng secara administratif, tetapi tak kunjung mendapatkan hasil yang di inginkan.

“Kami aliansi masyarakat yang tergabung dari pemerhati lingkungan dan masyarakat adat kec. Ulujadi – kec. Kinovaro telah melakukan permintaan asisten II untuk melakukan penolakan tambang secara damai, tetapi hingga kini kami tak kunjung mendapatkan keadilan,” ungkap Faisal.

“Dengan hadirnya pak Gubernur Anwar Hafid hari ini, maka kami meminta agar tambang galian c diatas pemukiman kami segera ditutup karena meresahkan masyarakat,” tegasnya.

Ia juga mengatakan bahwa perjuangan mereka selama ini terus melakukan penolakan tambang tersebut, karena selama ini masyarakat sangat dirugikan.

“Kalau memang hari ini tidak ada solusi dan kami tidak diperhatikan lagi oleh pemerintah, maka kami akan terus melakukan perlawanan dan penolakan. Karena masyarakat dari dulu sudah tertindas,” ucap Faisal dengan nada penuh semangat.

“Dan jika tidak diindahkan aduan kami pak Gub, jangan sampai kita pecah kongsi dan terjadi hal-hal yang tidak diinginkan. Maka hari ini, kami aliansi masyarakat menyatakan tutup tambang galian c oleh PT. Bumi Alpha Mandiri dan PT. Tambang Watu Kalora,” paparnya.

Turut hadir dalam pertemuan itu Ketua DPRD Sulteng, perwakilan Pemerintah Kota Palu, Bupati Sigi, dan seluruh masyarakat adat dan juga Forkopimda Sulteng-Palu.

Menanggapi hal tersebut, Gubernur Anwar Hafid mengatakan bahwa ia telah melakukan koordinasi dengan Bupati sigi dan juga Wali Kota Palu.

“Kami telah berkoordinasi dengan Bupati Sigi dan Wali Kota Palu, mereka mengatakan kalau memang tambang tersebut membahayakan bagi masyarakat, maka perlu penindakan secara tegas,”ungkapnya.

“Maka dengan itu kami menegaskan menutup tambang galian C yang meresahkan, dan mulai hari ini kami menyatakan memoratorium terkait dengan izin pertambangan yang ada di Sulawesi Tengah yang berada dekat pemukiman warga dan membahayakan masyarakat,”tandas Gubernur Anwar Hafid yang disambut pekikan ratusa warga.

Anwar Hafid juga meminta kepada masyarakat untuk mempercayakan masalah ini kepada dirinya.

“Percayakan permasalahan tambang ini kepada saya, kalau gubernur pak Cudy menyatakan ditutup sementara, maka saya menyatakan bahwa tambang tersebut akan di tutup permanen mulai hari ini,” tegas Anwar Hafid.

Tak hanya itu, Gubernur Anwar Hafid juga meminta masyarakat untuk terus mendoakan dirinya dalam mengemban tugas sebagai Pemegang kepentingan.

“Teman-teman semua khususnya masyarakat Tipo, doakan saya dalam menjalankan tugas saya. Untuk masalah ini, itu menjadi urusan saya,” tegas Mantan Bupati morowali 2 Periode itu. ***

Berita Terkait

Pererat Silaturahmi Warga Sulteng di PENAS XVII Ketua KKBT di Gorontalo Suthan Lagalo Usulkan Ambulans Kemanusiaan
Masyarakat Tanah Kaili Sambut Penuh Kehormatan Kapolda Baru Brigjen Pol Nasri Ucapkan Terima Kasih kepada Irjen Pol (Purn) Endi Sutendi
LBH Rakyat Desak Polisi Profesional Usut Dugaan Penghinaan Seorang Jurnalis oleh Pejabat
Syukuran HUT ke 44 Desa Lembah Kramat Berlangsung Meriah Camat Bambang Apresiasi Tingginya Semangat Gotong Royong Warga
NasDem Sulteng Desak Media Tempo Minta Maaf dan Sampaikan Sikap Resmi ke PWI
Wagub Sulteng Lepas Program “Berani Mudik Gratis”, Bantu Warga Pulang Kampung dengan Aman dan Nyaman
Relawan Sahabat Andhika Gelar Sahur On The Road, Hadirkan Senyum bagi Anak Yatim di Palu
Pemprov Sulteng Buka Program Berani Mudik Gratis, Pendaftaran Hingga 11 Maret 2026

Berita Terkait

Selasa, 23 Juni 2026 - 14:26 WITA

Pererat Silaturahmi Warga Sulteng di PENAS XVII Ketua KKBT di Gorontalo Suthan Lagalo Usulkan Ambulans Kemanusiaan

Kamis, 21 Mei 2026 - 12:18 WITA

Masyarakat Tanah Kaili Sambut Penuh Kehormatan Kapolda Baru Brigjen Pol Nasri Ucapkan Terima Kasih kepada Irjen Pol (Purn) Endi Sutendi

Jumat, 15 Mei 2026 - 23:09 WITA

LBH Rakyat Desak Polisi Profesional Usut Dugaan Penghinaan Seorang Jurnalis oleh Pejabat

Senin, 11 Mei 2026 - 08:21 WITA

Syukuran HUT ke 44 Desa Lembah Kramat Berlangsung Meriah Camat Bambang Apresiasi Tingginya Semangat Gotong Royong Warga

Rabu, 15 April 2026 - 15:24 WITA

NasDem Sulteng Desak Media Tempo Minta Maaf dan Sampaikan Sikap Resmi ke PWI

Berita Terbaru