Pelayanan Air Tak Lancar, Warga Luwuk Desak Tiga Direksi PDAM Banggai Tunjukkan Kinerja

Kamis, 15 Mei 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Foto Situasi Kantor PDAM dan Beberapa Pipa PDAM yang menghambat sampah

Foto Situasi Kantor PDAM dan Beberapa Pipa PDAM yang menghambat sampah

BANGGAI, SUARAUTARA.COM – Warga Luwuk kembali menyoroti buruknya pelayanan Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) Banggai, terutama soal distribusi air bersih yang kerap tidak lancar.

Mereka mendesak tiga Direktur PDAM, Bidang Pelayanan, Teknik, dan Keuangan. untuk menunjukkan kinerja maksimal atau dievaluasi karena dinilai tidak menjalankan tugas secara optimal meski menerima gaji besar.

Masalah ini mencuat setelah insiden penyegelan kantor PDAM yang dilakukan beberapa waktu lalu oleh sejumlah karyawan nya sendiri sebagai bentuk protes terhadap manajemen perusahaan. Kini, pelayanan di kantor PDAM mulai kembali berjalan normal, terlihat dari masyarakat yang mulai memadati kantor untuk melakukan pembayaran tagihan air, Rabu (14/05).

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Direktur Utama PDAM Banggai, Bacharuddin Amir, menegaskan bahwa pihaknya telah mengambil langkah cepat dengan mengambil alih sementara tugas tiga direktur bidang guna memastikan operasional dan pembayaran gaji pegawai tidak terhambat.

“Kami berkomitmen memastikan pelayanan tetap berjalan, termasuk urusan keuangan pegawai,” ujar Bacharuddin melalui sambungan seluler.

Foto Situasi Kantor PDAM dan Beberapa Pipa PDAM yang menghambat sampah

Meskipun demikian, Direktur Bidang Pelayanan, Romi Batutihe, tidak tampak saat wartawan menyambangi kantor PDAM. Salah satu pegawai menyebutkan Romi kemungkinan sedang berada di luar kantor.

Keluhan dari masyarakat terus bermunculan. Seorang warga mengungkapkan bahwa air PDAM di wilayahnya sering mati dua hari dan baru mengalir satu hari, sehingga menyulitkan aktivitas rumah tangga. Warga berharap Direktur Pelayanan mendengarkan keluhan ini dan segera mengambil langkah konkret.

Selain pelayanan, warga juga menyoroti kondisi teknis di lapangan. Pipa-pipa PDAM yang berserakan di drainase dinilai memperparah banjir karena menyumbat aliran air.

Direktur Teknik, Ferdy Saajad, didesak segera menata ulang jaringan pipa agar tidak menambah persoalan lingkungan.

Sementara itu, Direktur Keuangan, Muh Rifay Karim, diharapkan lebih aktif dalam menjamin ketertiban pembayaran gaji karyawan serta mendukung koordinasi bersama bendahara dan Dirut Utama.

Sebagai solusi, masyarakat mendesak PDAM Banggai untuk menggelar rapat internal yang dipimpin langsung oleh Direktur Utama guna memperkuat koordinasi antar direktur bidang.

Warga percaya bahwa dengan sinergi yang baik, PDAM akan mampu memberikan pelayanan air bersih secara profesional.

“Kinerja ketiga direktur ini belum maksimal, alias jalan di tempat,” ujar salah satu warga usai membayar tagihan air sebelum meninggalkan kantor PDAM.

( TimRedaksi/AmrillahMokoagow )

Berita Terkait

Pria Asal Luwuk Timur Ditemukan Meninggal di Kamar Hotel Polisi Lakukan Penyelidikan
Polres Tangkap Terduga Pelaku Kekerasan Seksual Terhadap Anak di Banyuputih
Korban Penganiayaan, Kades Bongka Koy Serahkan Bukti Tambahan ke Polres Touna
Nelayan Situbondo yang Hilang Ditemukan Selamat di Pulau Giliyang, 2 Hari Bertahan di Tengah Laut
Pupuk Phonska Melimpah di Bondowoso
Tingkatkan Kualitas SDM, BLK Buol Hebat Raih 5 Paket Pelatihan Vokasi dari BBPVP Makassar
Kapolsek Luwuk Sita 173 Botol Miras Berbagai Merek Dari MA Diamankan Kos kosan nya
Kadis DPMD Banggai Hasan Baswan Sosialisasikan SayaPeDesa Hadirkan Narasumber Rastono Sumardi Digitalisasi Kunci Pelayanan Desa Cepat dan Transparan

Berita Terkait

Sabtu, 25 Juli 2026 - 17:51 WITA

Pria Asal Luwuk Timur Ditemukan Meninggal di Kamar Hotel Polisi Lakukan Penyelidikan

Sabtu, 25 Juli 2026 - 05:39 WITA

Polres Tangkap Terduga Pelaku Kekerasan Seksual Terhadap Anak di Banyuputih

Jumat, 24 Juli 2026 - 19:44 WITA

Korban Penganiayaan, Kades Bongka Koy Serahkan Bukti Tambahan ke Polres Touna

Jumat, 24 Juli 2026 - 19:32 WITA

Nelayan Situbondo yang Hilang Ditemukan Selamat di Pulau Giliyang, 2 Hari Bertahan di Tengah Laut

Jumat, 24 Juli 2026 - 19:20 WITA

Pupuk Phonska Melimpah di Bondowoso

Berita Terbaru

Daerah

Pupuk Phonska Melimpah di Bondowoso

Jumat, 24 Jul 2026 - 19:20 WITA