TOLITOLI, SUARAUTARA– Bupati Tolitoli Hi. Amran Hi. Yahya bersama Ketua DPRD kabupaten Tolitoli Hj. Sriyanti Dg. Parebba dan didampingi Sekretaris Daerah Kabupaten Tolitoli Moh. Asrul Bantilan, S.Sos menerima kunjungan menteri pelindungan pekerja migran Indonesia/BP2MI bapak H. Abdul Kadir Karding, S. PI.,M. Si bertempat di Aula Gorong-Royong kediaman Bupati Tolitoli desa Soni kecamatan dampal selatan, Senin, (30/12/2024).
Kunjungan menteri pelindungan pekerja migran Indonesia/BP2MI di kabupaten Tolitoli tersebut turut mendampingi Direktur Pengembangan Produk Unggulan Desa dan Daerah Tertinggal Kementerian Desa M. Fachri, Plt. Pelindungan I Ketut Suardana, Kepala Biro Sumber Daya Manusia dan Organisasi Bapak Riswan, Kepala Biro Keuangan bapak Ramadhan, Kepala Biro Humas bapak Hengky Pramono serta ayahanda bapak menteri bapak Hi. Karding.
Bupati Tolitoli dalam sambutannya menyampaikan,” Ucapan selamat datang kepada menteri beserta rombongan, kehadiran bapak menteri adalah momen berharga untuk menggali inspirasi serta menjadi harapan titik awal dari berbagai inisiatif baru. Mari kita jadikan momen ini sebagai wahana untuk memperkuat kolaborasi antara pemerintah pusat dan daerah semoga kegiatan hari ini berjalan lancar dan menghasilkan langkah -langkah strategis khususnya para pekerja migran asal kabupaten Tolitoli,” kata Bupati Tolitoli Amran.Hi Yahya.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Selanjutnya menteri BP2MI dalam sambutan atau arahannya menyampaikan,” Bahwa kementerian BP2MI ini adalah kementerian baru di zaman bapak presiden Prabowo karena bapak presiden Prabowo adalah orang yang sangat konsen terhadap pekerja migran di Indonesia dan kepercayaan pertama yang diberikan oleh presiden kepada saya sebagai menterinya.
Pekerja migran harus prosedural jangan an prosedural atau sendiri -sendiri agar pekerja migran mendapatkan perlindungan dari negara agar pekerja -pekerja kita itu tidak diperlakukan tidak adil seperti dipaksa bekerja, tidak dibayar sepenuhnya bahkan ada yang diperdagangkan.
Kenapa orang banyak masalah di dalam negeri itu karena tidak punya skill, kemampuan kerja serta keterampilan kerja betul -betul hanya modal nekad, kita ingin melibatkan pemerintah provinsi , kabupaten, kecamatan dan desa berkolaborasi untuk mencari pekerja migran, setiap tahun kita kirim 10 orang saja setiap desa berapa anak -anak yang kita tuntaskan tidak menganggur atau terancam pengangguran, karena pekerja migran di luar negeri dapat menumbuhkan ekonomi di daerah karena 68% uangnya pasti dikirim kepada keluarga yang ada di kampung dan dapat mengurangi jumlah pengangguran dan kemiskinan,” jelas Menteri BP2MI H Abd.Kadir Karding.
Diakhir kunjungan tersebut dilaksanakan pemberian cinderamata dari Bupati Tolitoli dan ketua DPRD kabupaten Tolitoli kepada bapak menteri yang merupakan hasil dari UMKM masyarakat kabupaten Tolitoli serta cinderamata dari bapak menteri kepada bupati Tolitoli dan pemberian cinderamata dari para unsur forkopimda kabupaten Tolitoli kepada bapak menteri.
Turut hadir para unsur Forkopimda kabupaten Tolitoli beserta para istri, Asisten dan Staf ahli bupati, para pimpinan perangkat daerah, para kepala bagian,para camat dan kepala desa, tokoh masyarakat, tokoh agama, serta undangan lainnya.* Why/Rani *






















