SUARAUTARA.COM, BOLMONG – Polres Bolaang Mongondow (Bolmong) menggelar apel pasukan operasi patuh Samrat 2024, bertempat di lapangan Mako Polres Bolmong, Senin 15 Juli 2024.
Diketahui bertindak selaku inspektur upacara Wakapolres Kompol Muh. Ali Tahir, SH Bertindak sebagai Perwira Upacara Kabag OPS Kompol Suharno, Bertindak sebagai Komandan Upacara Kasat Lantas IPTU Sofyan Moniaga.
Peserta upacara, TNI, Yon Armed 19 Tarik Bogani, Satuan Lantas, Staf Polres, Petugas dinas perhubungan, Sat Pol PP, dan tenaga kesehatan.
Wakapolres Kompol Muh.Ali Tahir dalam amanatnya menyampaikan apel pasukan yang dilaksanakan pada saat ini secara serentak Polda dan satuan kewilayahan se-Indonesia. Kata dia, apel pasukan ini digelar untuk memastikan bahwa Polri dan instansi yang terkait turut dilibatkan ketika nanti turun dilapangan dalam melakukan operasi Samrat tahun 2024. Apalagi momen operasi patuh tahun ini, juga bersamaan dengan penyelenggaraan pemilu yang dalam tahap penyelesaian dan pilkada secara serentak tahun 2024 akhir tahun ini.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
“Dengan momentum itu semua kekuatan TNI dan polri untuk mensukseskan dan mengamankan pesta demokrasi supaya sejuk, aman, dan nyaman bagi masyarakat,” katanya.
Dengan menciptakan rasa aman itu, Polres Bolmong akan menggelar operasi patuh Samrat tahun 2024.
“Operasi patuh ini akan dimulai pada tanggal 15 – 28 Juli 2024 selama 14 hari kedepan, difokuskan pada bidang lalu lintas, dengan mengedepankan kegiatan preventif dan penegakan hukum secara proporsional,” terang Wakapolres.
Diakhir amanatnya, Wakapolres menekankan beberapa hal diantaranya:
1. Lakukan penggelaran kekuatan secara tepat pada setiap titik rawan macet, rawan kecelakaan lalu lintas serta kriminalitas, melalui koordinasi dan kerjasama yang efektif dengan instansi terkait dan seluruh komponen masyarakat;
2. Tingkatkan kewaspadaan diri dan kesatuan terhadap kemungkinan terjadinya aksi teror,yang memanfaatkan momen operasi maupun aktivitas masyarakat lainnya;
3. Optimalkan penggunaan peralatan dan sarana prasarana yang dimiliki, dalam rangka mendukung keberhasilan pelaksanaan operasi;
4. Lakukan terobosan kreatif yang dapat dipertanggungjawabkan secara hukum, untuk mewujudkan kamtibmas dan Kamseltibcar lintas yang aman, nyaman dan kondusif selama pelaksanaan operasi;
5. Lakukan tindakan tegas namun humanis terhadap setiap pelanggaran yang berpotensi menimbulkan gangguan kamtibmas maupun Kamseltibcar lantas selama pelaksanaan operasi.
6. Sebelum mengakhiri amanat ini, saya menyampaikan ucapan terima kasih atas partisipasi segenap pihak dalam penyelenggaraan apel gelar pasukan ini dan mengikuti arahan presiden dalam upacara hut Bhayangkara ke-78 tahun “pelaksanaan tugas polri sangat berpengaruh terhadap ketahanan bangsa dalam menghadapi beragam tantangan serta daya saing kita di tengah kompetisi global sehingga ke depan polri harus semakin lincah, harus semakin adaptif, dan memiliki cara pandang strategis, harus menjadi cooling system dan perekat
6. Kebhinekaan, harus profesional dan tidak tebang pilih dalam penegakan hukum, serta harus memiliki kemampuan teknis yang lebih unggul dard pelaku-pelaku kejahatan, apalagi dalam menghadapi kejahatan transnasional yang semakin kompleks dan canggih. Polri juga harus mampu mengikuti perkembangan iptek dan menjalin kerja sama untuk memperkuat keamanan negeri kita.






















