KABUPATEN BUOL I suarautara.com – Kebakaran salah satu rumah warga di desa Tayadun Kecamatan Bokat Kabupaten Buol Sulawesi Tengah (Sulteng) terjadi Senin (16/1/2023)., pagi tadi sekitar pukul 07.30 sempat membuat panik pemilik dan warga sekitar.

Diketahui rumah warga yang menjadi lahapan si jago merah itu, adalah milik dari Ibu Ramla Suleman tak lain warga desa Tayadun yang bermukin di kompleks SD Tayadun.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Menurut penuturan saksi dilokasi kejadian kebakaran itu mengatakan warga sekitar tidak dapat memberikan pertolongan lebih, karena kobaran api terus membesar dan begitu cepat.
Menurut kesaksian warga lainnya bahwa mereka turut membantu memadamkan api, kebakaran terjadi berasal dari korsleting listrik sebuah kulkas yang kemudian menjalar di bagian dapur dan mengakibatkan ledakan besar.
Kebakaran yang dilaporkan terjadi sekitar pukul 07.30 itu langsung dikabarkan kepada pihak Pemadam Kebakaran (Damkar) Buol dan Badan Penanggulangan Bencana Daerah Buol (BPBD) untuk segera ditangani.
Jarak dari kantor Damkar Buol menuju lokasi kebakaran yang cukup jauh yaitu sekitar 22 km cukup memakan waktu, saat petugas tiba, keseluruhan rumah telah dalam keadaan terbakar cukup parah dengan kondisi atap rumah yang telah roboh.
Berdasarkan laporan Tim Respons Cepat (TRC) BPPD Buol, sumber api penyebab kebakaran dipastikan karena korsleting listrik dari sebuah kulkas bagian dapur rumah.
Tidak ada korban jiwa dari kejadian ini, namun diporkan pihak BPBD Buol, korban Ramla Suleman, ibu rumah tangga berusia 59 tahun ini bersama 3 orang cucunya harus mengungsi ke rumah kerabatnya.
Selain itu karena kebakaran yang terjadi sangat cepat tidak ada barang berharga yang berhasil di selamatkan oleh sang Ibu, di laporkan barang-barang penting yang ikut terbakar antara lain uang tunai Rp 3 Juta, KTP, ATM, sertifikat tanah dan surat penting lainnya.
Atas kejadian ini, total kerugian keseluruhan termasuk kerusakan rumah milik Ramla Suleman diperkirakan sekitar Rp 250 juta, selain itu dilaporkan oleh TRC BPBD Buol, saat ini situasi telah terkendai namun para korban membutuhkan bantuan mendesak berupa logistik.**
Editor : uchan






















