SUARAUTARA, Buol – Pemerintah kabupaten Muara Enim dalam hal ini Dinas PUPR dan DPRD melakukan peninjauan langsung jebolnya Panggul di ataran Saawe kute, Sumende Darat Ulu (SDU).
Dua legislator yakni Yusran Effendi bersama M.Candra dan didampingi oleh dinas PUPR meninjau langsung jebolnya panggul di ataran Sawa Kute, itu berdasarkan atas laporan masyarakat dan pemerintah desa.
Kehadiran dua anggota DPRD Muara Enim bersama dinas terkait guna memastikan adanya kerusakan fasilitas kebutuhan warga dan masyarakat petani di desa itu.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Yusran Effendi merupakan politisi Golkar sekaligus mewakili Fraksi dan M. Chandra dari Fraksi PKB merupakan anleg dari dapil tersebut, sehingga mereka memiliki keterpanggilan untuk peduli nasib para petani akibat jebolnya tanggul antaran Sawa Kute.
Selain kedua anleg diatas, dinas PUPR Muara Enim, Bapedda, Dinas BPBD, Camat Semende Darat Ulu, Pemdes serta ketua Irigasi Kute ikut mendampingi kunjungan dan peninjauan tersebut.
Herli selaku Kades Fajar Bulan mengungkapkan, atas tindak lanjut dari hasil tinjauan ke lokasi, akan dilakukan perbaikan yang didanai dengan anggaran BTT atau biaya tak terduga, shingga dijamin air dapat mengalir untuk persawahan, petani bisa menggarap sawah.
” Insa Allah pada awal tahun 2023, kami akan masukana dalam anggaran APBD untuk perbaikan permanen Babakan tersebut,” kata Herli.
Ia menambakan Pemdes Fajar Bulan berterima kasih kepada Pemkab Muara Enim dan dinas terkait, karena telah menanggapi keluhan masyarakat,” tutupnya kepada media ini.
Di tempat yang sama Mardan selaku ketua Irigasi Kute juga menambakan sebagai masyarakat dirinya sangat senang adanya perhatian dari pemkab serta pihak DPRD Muara Enim
” Setidaknya masyarakat petani Sawah ada harapan bisa membajak sawa lagi, sebab dengan jebolnya panggul irigasi beberapa bulan yang lalu, kami sempat putus harapan dan rupanya keluhan kami ini cepat di tanggapi pemerintah kabupaten,” ujar Mardan.
Laporan : Zulhadi
























