Sikapi Situasi Daerah, Pemkab Buol Gelar Rapat Bersama Forkompimda, Tokmas dan Tokoh Agama

Jumat, 3 Juni 2022

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SUARAUTARA, Buol – Bupati Amirudin Rauf memimpin langsung pertemuan antara Pemerintah Daerah Kabupaten Buol dengan FORKOMPIDA, Tokoh Agama, Tokoh Adat, Tokoh Wanita, serta Tokoh Masyarakat di Aula lantai 2 Kantor Bupati Buol, Kamis (2/6/2022).

Pertemuan yang dilaksanakan adalah untuk menyikapi situasi daerah oleh segelintir orang mengatasnamakan rakyat Buol  digambarkan dalam keadaan kacau.

Sehingga dengan pertemuan yang mengusung tema “ Menjaga stabilitas keamanan ketertiban dan kedamaian di Kabupaten Buol“ dimaksudkan untuk memberikan informasi yang benar terkait situasi  di daerah ini baik-baik saja.  Bahkan oleh beberapa daerah lain Buol dijadikan rujukan untuk belajar tentang pencapaian WTP 6 (enam) kali berturut-turut, tentang Program One Man One Cow dan lain sebagainya.

Bupati Buol didampingi Wakil Bupati Buol H Abdullah Batalipu dan Ketua DPRD Kabupaten Buol Srikandi, S.Sos,M.AP, dalam arahannya menyampaikan bahwa sebagai Pimpinan Daerah dirinya tidak mengkhawatirkan adanya demo atau unjuk rasa terhadap kepemimpinannya yang akan berakhir beberapa bulan ke depan, karena pihaknya yakin dengan capaian-capaian prestasi selama dua periode kepemimpinannya bersama Hi Abdullah Batalipu Buol sudah jauh lebih maju jika dibandingkan dengan sebelumnya.

Sikap yang diambil Pemerintah juga untuk menghindari terjadinya kembali tragedi Ramadhan Berdarah sebagaimana terjadi di tahun 2010 silam, karena jika itu terjadi yang rugi adalah masyarakat justru tidak paham dan hanya diprovokasi oleh oknum yang tidak bertanggung jawab.

Pada pertemuan itu juga ditampilkan visualisasi aksi demo yang berlangsung pada 30 dan 31 Mei 2022.

Dari visualisasi tersebut, Bupati menyampaikan bahwa ada kata-kata yang tidak pantas untuk dilontarkan oleh para demonstran dan sudah keluar dari koridor kepatutan serta mempertontonkan kebrutalan dan dikhawatirkan akan menimbulkan perpecahan ditengah masyarakat Buol.

Atas situasi tersebut, Bupati meminta masukan dari segenap peserta pertemuan apa yang sebaiknya dilakukan demi menjaga stabilitas keamanan dalam bingkai persatuan dan perdamaian.

Pada kesempatan berikutnya Wakil Bupati menyampaikan bahwa hal-hal yang dituduhkan kepada Pemerintah terlebih kepada dirinya pribadi oleh pengunjuk rasa adalah  pemutarbalikan fakta karena keinginan untuk berkuasa.

Haji Boy sapaan akrabnya berharap dengan pertemuan ini akan ada informasi berimbang sehingga masyarakat tau yang sebenarnya apa yang terjadi.

Sementara itu Ketua DPRD Buol Srikandi Batalipu dalam sambutannya memberikan statemen bahwa ada 8 Fraksi di DPRD Buol tetap solid untuk mendukung Pemerintahan Beramal hingga diakhir jabatan.

Kegiatan ini dibuka untuk peserta agar memberikan masukan dan saran dari Tokoh Masyarakat yang secara representative mewakili semua elemen masyarakat Buol.

Pada kesempatan itu mayoritas peserta menyarankan untuk melakukan dialog atau musyawarah seperti yang disampaikan Bapak Drs Ibrahim Timumun, ada juga yang menyarankan untuk melibatkan Camat dan Kades untuk mensosialisasikan kepada masyarakat untuk tidak mudah terprovokasi saran Bapak Drs. Masrul DayHasyim.

Selebihnya adalah penguatan ataupun support kepada pemerintahan saat ini bahwa masyarakat masih sangat percaya dan tidak terpengaruh.

Atas masukan dan saran tersebut Bupati menyampaikan jika dialog atau musyawarah sebaiknya di inisiasi oleh Tokoh Masyarakat atau Lembaga adat karena jika diinisisasi oleh Pemerintah sudah berulangkali di undang tetapi tidak pernah hadir.

Mengakhiri pertemuan tersebut, Bupati menegaskan sama sekali tidak khawatir hingga akhir kepemimpinannya  kekhawatiran beliau justru setelah Buol diperintah oleh PLT yang secara hukum benar memiliki legitimasi karena ditetapkan oleh Gubernur namun legitimasi dari rakyat berupa dukungan yang masih jadi tanda tanya.

Oleh karenanya elemen-elemen yang ada di masyarakat yang harus berperan untuk memenangkan hati rakyat agar tidak mudah terprovokasi dan dimanfaatkan sekelompok kecil orang-orang yang hanya ingin memuaskan syahwat berkuasa.

 

 

 

 

[kominfo/editor : Ruslan Panigoro]

Berita Terkait

Operasi Patuh Tinombala 2026, Satlantas Touna dan Dishub Pasang Cermin Tikung
Dinas PUPR Banggai Kelurakan SP 1 Lurah Bungin Timur Awasi Pembangunan di Jalan Imam Bonjol
Bukan Sekadar Seremonial Lurah Soho Wismoyo Jadikan Hari Kamis Momentum Bersih Bersih Bersama
Perketat Pengamanan Waspel Gabungan TNI – Polri Gagalkan Pengiriman Miras Cap Tikus Lintas Provinsi
Batas Wilayah Soho Jadi Perhatian Pemuda ASOKA Thamin Nasir Minta Pemda Telusuri Jejak Sejarah Kampung Asam
Dinsos Banggai Bergerak Cepat Hariadi Bola Salurkan Bantuan bagi Korban Kebakaran di Lamala
Resmi Dilantik, KORMI Buol Punya Misi Besar: Sehatkan Masyarakat dan Jaga Budaya Lokal
Dampak Kekeringan Dandim 1308/LB Cepi Kartiwa Buat Pembangunan Sumur Bor Untuk  Masyarakat di Desa Kayoa
Tag :

Berita Terkait

Kamis, 29 Oktober 2026 - 02:10 WITA

Operasi Patuh Tinombala 2026, Satlantas Touna dan Dishub Pasang Cermin Tikung

Kamis, 29 Oktober 2026 - 00:26 WITA

Dinas PUPR Banggai Kelurakan SP 1 Lurah Bungin Timur Awasi Pembangunan di Jalan Imam Bonjol

Rabu, 28 Oktober 2026 - 15:40 WITA

Bukan Sekadar Seremonial Lurah Soho Wismoyo Jadikan Hari Kamis Momentum Bersih Bersih Bersama

Rabu, 28 Oktober 2026 - 14:30 WITA

Perketat Pengamanan Waspel Gabungan TNI – Polri Gagalkan Pengiriman Miras Cap Tikus Lintas Provinsi

Selasa, 27 Oktober 2026 - 16:23 WITA

Batas Wilayah Soho Jadi Perhatian Pemuda ASOKA Thamin Nasir Minta Pemda Telusuri Jejak Sejarah Kampung Asam

Berita Terbaru